• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 20 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

4 Pola Pikir Salah yang Sering Dilakukan Oleh Si Pecandu Kerja

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 6 Juni 2018 / 16:20 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Pola berpikir yang salah merupakan penyebab kenapa banyak orang terjebak dalam kebiasaan gila kerja ketika mereka ingin mencoba untuk rehat sejenak dari pekerjaanya. Lantas, pola pikir seperti apa yang membuat banyak orang jadi gila kerja (workaholic) dan bagaimana cara mengatasinya? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

READ ALSO

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Pola pikir salah yang membuat orang jadi gila kerja

Meski kerja secara berlebihan sering dianggap baik dan bahkan dihargai, namun orang yang bekerja di luar batas normal akan menimbulkan berbagai masalah. Berikut ini beberapa pola pikir yang membuat banyak orang jadi gila kerja:

1. Selalu menunggu “waktu yang tepat”

Kebanyakan orang yang gila kerja sering menunggu waktu tepat untuk mengambil cuti kantor atau sekadar beristirahat dari setumpukan tugas yang mencekik. Sayangnya, waktu yang tepat tersebut tak pernah datang. Alih-alih mendapatkan waktu yang pas, Anda justru selalu mendapatkan proyek atau tugas tambahan yang mendorong untuk terus bekerja lebih lama.

Solusi: Daripada berharap waktu yang tepat datang menghampiri, cobalah untuk berani bersikap. Beberapa orang percaya bahwa beristirahat justru akan semakin menumpuk pekerjaanya. Sementara beberapa orang lainnya, takut untuk kehilangan kesempatan emas ketika mereka berhenti bekerja.

Jika Anda tipe yang takut kehilangan kesempatan emas saat berhenti bekerja, cobalah berpikir bahwa melewatkan beberapa peluang bukanlah sebuah kesalahan yang fatal. Tidak apa mundur satu langkah untuk lompatan yang lebih jauh. Ingatlah selalu bahwa ketika Anda mundur, Anda akan melompat pada peluang yang sangat besar untuk posisi yang lebih baik.

Sedangkan jika selama ini Anda terus bekerja karena takut pekerjaan semakin menumpuk, maka sebaiknya cari tahu dulu apa yang benar-benar ingin Anda kejar. Jadi, beban kerja dan ekspektasi Anda akan lebih masuk akal. Pertimbangkan selalu bahwa apa yang selama ini Anda kerjakan harus sepadan dengan apa yang Anda dapatkan. Ketahuilah asal Anda bisa mengatur waktu, istirahat tidak selalu akan membuat pekerjaan Anda bertambah banyak.

2. Jika tidak bekerja, karir saya akan hancur

efek kerja shift malam

Bagi orang yang dengan sindrom imposter, gila kerja merupakan satu-satunya cara mereka untuk melindungi karirnya dari kehancuran. Sindrom imposter sendiri adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tidak pantas meraih kesuksesan yang telah dicapainya.

Kebanyakan orang dengan sindrom ini justru merasa waswas, seolah suatu hari orang-orang akan tahu bahwa dirinya hanyalah seorang penipu yang tidak berhak mengakui segala prestasi dan keberhasilannya. Itu sebabnya, banyak orang dengan sindrom ini bekerja lebih keras supaya tidak dianggap penipu.

Solusi: Agar dapat mempertahankan kesuksesan karir, Anda memang dituntut untuk bekerja keras. Namun, gila kerja yang membuat Anda terlalu keras dalam bekerja sampai-sampai lupa dengan segalanya Anda adalah pemikiran yang salah.

Pikirkan lagi baik-baik, apa yang membuat Anda jadi gila kerja. Pasalnya, terlalu banyak bekerja sering diartikan sebagai tanda ketidakmampuan seseorang untuk mengatur waktu.

Selain itu, terlalu banyak bekerja juga bisa jadi tanda Anda memiliki keterampilan organisasi yang buruk sehingga tidak mampu membedakan antara yang mana hal yang harus diutamakan mana yang tidak.

3. Percaya bisa lebih produktif dengan mengambil lebih banyak pekerjan

gila kerja

Ketika melakukan sesuatu yang berbahaya, banyak orang berpikiran bahwa mereka adalah orang pilihan yang hebat. Contohnya ketika Anda nyetir sambil main telepon genggam. Ketika bisa main telepon genggam sambil berkendara, beberapa orang menganggap dirinya hebat karena tidak semua orang bisa dan berani melakukannya. Dengan pemikiran yang sama, orang-orang yang gila kerja berpikir bahwa mereka bisa tetap bekerja produktif meski pekerjaannya benar-benar menumpuk.

Solusi: ingatlah bahwa Anda sama dengan manusia pada umumnya. Bekerja terlalu lama akan membuat stamina menurun, yang pada akhirnya dapat memengaruhi produktivitas  dalam bekerja. Bukannya mendapatkan hasil yang optimal, hasil pekerjaan Anda yang dilakukan dengan susah payah itu justru tak jarang berakhir sia-sia. Pasalnya Anda tidak maksimal ketika bekerja.

4. Merasa cemas ketika tidak bekerja

jam kerja terlalu lama

Terbiasa dengan pekerjaan yang banyak, orang yang gila kerja biasanya akan merasa aneh ketika suatu waktu ia tidak bekerja. Tak jarang, orang yang gila kerja dirundung rasa cemas yang berlebihan. Sayangnya, kebanyakan dari mereka mengartikan rasa cemas ini sebagai tanda bahwa mereka harus terus bekerja. Padahal ini adalah pemikiran yang salah.

Solusi: ketahuilah bahwa rasa cemas yang muncul ketika Anda sedang tidak bekerja sifatnya sementara dan ini adalah hal yang normal terjadi. Ya, perubahan perilaku dari yang semula terlalu banyak bekerja menjadi berhenti bekerja untuk sementara waktu membuat tubuh Anda memunculkan sinyal rasa cemas.

Jadi, rasa cemas ini bukan sebagai tanda Anda membuat pilihan yang salah dan membuat Anda harus bekerja lebih banyak lagi. Berpegang teguhlah pada rencana awal Anda dan biarkan emosi Anda membaik dengan sendirinya.

The post 4 Pola Pikir Salah yang Sering Dilakukan Oleh Si Pecandu Kerja appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Hindari Sengketa, Presiden Jokowi Akan Terus Bagikan Sertifikat Tanah Wakaf

Next Post

Benarkah Susu Rendah Lemak Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes

Related Posts

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster
Gaya Hidup

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Oleh: Rizki
Senin, 15 Juni 2026 / 20:43 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau
Gaya Hidup

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Oleh: Rizki
Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure

Oleh: Rizki
Sabtu, 13 Juni 2026 / 16:53 WIB
Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis
Gaya Hidup

Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Juni 2026 / 13:30 WIB
Nikmati Hidangan Ramadan dengan Alunan Musik dan Dekorasi Timur Tengah di ARYADUTA Lippo Village
Gaya Hidup

Promo HOT DEALS Juni 2026, Nikmati Staycation Nyaman di ARYADUTA Lippo Village dengan Harga Spesial

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Juni 2026 / 13:19 WIB
Ramada by Wyndham Serpong Perkuat Kemitraan Bisnis Lewat Corporate Gathering “Confidence is The New Beauty”
Gaya Hidup

Ramada by Wyndham Serpong Perkuat Kemitraan Bisnis Lewat Corporate Gathering “Confidence is The New Beauty”

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Juni 2026 / 13:15 WIB
Next Post
Benarkah Susu Rendah Lemak Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes

Benarkah Susu Rendah Lemak Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Rumor Transfer: Persita Bidik Striker Persijap

Rumor Transfer: Persita Bidik Striker Persijap

Kamis, 18 Juni 2026 / 12:35 WIB
Main Imbang Dikandang Borneo FC, Persita Bawa Pulang Satu Poin

Persita Cuci Gudang Pemain Asing dan Lokal Jelang Musim Baru

Kamis, 18 Juni 2026 / 12:26 WIB
Orang Tua Tak Perlu Cemas, Pemkot Tangerang Siapkan Sekolah Swasta Gratis

Orang Tua Tak Perlu Cemas, Pemkot Tangerang Siapkan Sekolah Swasta Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 / 12:08 WIB
Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Senin, 15 Juni 2026 / 20:43 WIB
Sachrudin: Festival Al-A’zhom Jadi Wadah Syiar Islam, Pembinaan Generasi Muda, dan Penggerak Ekonomi

Sachrudin: Festival Al-A’zhom Jadi Wadah Syiar Islam, Pembinaan Generasi Muda, dan Penggerak Ekonomi

Senin, 15 Juni 2026 / 19:20 WIB
Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 / 20:51 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:23 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang