TANGERANG, WT – Berakhirnya panggung kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026 menjadi momentum evaluasi besar-besaran bagi manajemen Persita Tangerang. Klub berjuluk Pendekar Cisadane ini secara resmi mengumumkan perpisahan dengan belasan penggawa mereka, baik legiun asing maupun talenta lokal, seiring dengan habisnya masa kontrak kerja.
Langkah radikal diambil manajemen dengan tidak memperpanjang masa bakti empat pemain asing yang mengisi pos krusial musim lalu. Mereka adalah gelandang penyeimbang asal Korea Selatan, Bae Sin Yeong; striker asal Brasil, Matheus Alves; bek jangkung Dejan Racic (Montenegro); serta motor serangan Ramon Bueno (Spanyol).
Tidak hanya merombak komposisi pemain asing, cuci gudang juga menyasar lini pemain lokal. Kejutan terbesar datang dari sang kapten sekaligus bek sayap ikonik, Muhammad Toha, yang dipastikan menyudahi kebersamaannya bersama publik Tangerang.
Selain Toha, sembilan nama lokal lainnya juga masuk dalam daftar pelepasan resmi klub. Mereka adalah Andrean Benyamin, Ahmad Fahd, Badrian Ilham, Rafi Pamungkas, Fairuz Ohorella, Cois Artomoro, Tegar Infantrie, serta gelandang muda Jack Brown.
Manajemen Persita menegaskan bahwa perombakan skuad ini merupakan bagian penting dari strategi penyegaran tim. Evaluasi total sengaja dilakukan demi membangun komposisi tim yang lebih kompetitif dan siap tempur.
Pendekar Cisadane kini berpacu dengan waktu untuk berburu amunisi baru di bursa transfer. Pasalnya, persiapan matang harus segera digenjot sebelum kick-off kompetisi musim baru 2026/2027 yang rencananya akan mulai bergulir pada September mendatang. (RIZ)
















Discussion about this post