• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 21 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Makna Mendalam Dibalik Pembuatan Bunga Tangan untuk Paus Fransiskus 

Oleh: Rizki
Rabu, 4 September 2024 / 16:24 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WT – Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, dua anak Indonesia, Mary Lourdes Wicaksono Atmojo dan Irfan Wael, menyerahkan rangkaian bunga tangan yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat simbolisme kepada Paus Fransiskus.

Di balik bunga tangan itu, berdiri seorang seniman berpengalaman, Ivan Linggar, yang menerima tantangan untuk membuat kreasi spesial yang dipersembahkan untuk pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.

READ ALSO

Arah Baru Komunikasi Bakom RI Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad

Ivan, yang dikenal sebagai desainer sekaligus arsitek, tidak asing dengan dunia seni. Lulusan SMU Gonzaga Jakarta dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini sering terlibat dalam berbagai kegiatan gereja. Ketika Uskup Bandung, Mgr Anton Subiyanto OSC, mendadak meminta Ivan untuk menyiapkan bunga tangan bagi Paus, tantangan itu diterima dengan penuh semangat.

Mgr Anton menginginkan sebuah rangkaian bunga yang mewakili keindonesiaan, sebuah pesan yang harus disampaikan dengan jelas dan mendalam melalui setiap helai daun dan kelopak yang dipilih.

Rangkaian bunga tangan tersebut kemudian mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, sebagaimana dijelaskan dalam keterangan resmi panitia kunjungan Paus Fransiskus: “Bhinneka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda namun tetap satu.”

Ivan memilih berbagai jenis tanaman asli Indonesia, mulai dari sayur, buah, hingga rempah-rempah, untuk mewakili keragaman budaya dan adat di Indonesia.

“Kami memilih sayur dan buah karena mereka mencerminkan bahwa Indonesia adalah negara agraris,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, rangkaian bunga ini dibungkus oleh anyaman daun kelapa yang melambangkan Indonesia sebagai negara maritim. Di tengah rangkaian, terdapat padi, bunga kapas, dan daun beringin—semua mewakili simbol Pancasila, dasar negara Indonesia.

Pita merah putih yang menghiasi bagian bawah rangkaian ini menjadi simbol ikatan persatuan yang kokoh, mengingatkan pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tetap relevan dalam kehidupan berbangsa.

Namun, tugas Ivan tidak hanya sebatas menciptakan karya yang indah. Mengikuti ajaran Laudato Si’, ensiklik yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus, Ivan memastikan bahwa bunga tangan tersebut dibuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan.

“Tidak ada bunga potong dalam rangkaian ini, seperti yang biasa digunakan dalam dekorasi bunga. Semua bahan bisa digunakan kembali dan didaur ulang,” jelas Ivan.

Tantangan terbesar bagi Ivan adalah bagaimana membuat rangkaian tanpa bunga potong.

“Saya harus berpikir kreatif dan menemukan alternatif yang tetap memancarkan keindahan, tanpa melanggar prinsip keberlanjutan yang diajarkan oleh Paus dalam Laudato Si’,” katanya.

Proses pembuatan bunga tangan ini penuh dengan eksperimen, bongkar pasang hingga akhirnya menemukan komposisi yang sempurna.

“Proses kreatif ini benar-benar menantang. Dari mencari material hingga menyusun rangkaian, semuanya memerlukan kesabaran dan pengujian,” terang Ivan.

Simbol-simbol seperti daun kelapa yang mewakili laut Indonesia, begitu juga, kapas, rempah, dan aneka sayuran yang cantik, menjadi elemen penting yang Ivan sertakan dalam karyanya.

Ketika momen puncak tiba dan bunga tangan itu diserahkan kepada Paus Fransiskus oleh dua anak Indonesia, Ivan merasa seluruh perjuangannya terbayar lunas.

“Melihat bunga tangan saya diterima oleh Paus adalah pengalaman yang sangat mengharukan. Saya merasa diberkati bisa memberikan sesuatu yang spesial dalam momen bersejarah ini,” kata Ivan dengan senyum bangga.

Pengalaman ini sendiri sudah menjadi penghargaan yang tidak ternilai baginya.

“Kreasi ini adalah bentuk rasa cinta saya pada Indonesia dan kekayaannya. Saya berharap, melalui karya ini, semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menghargai keragaman budaya dan alam kita,” tutup Ivan.

Karya Ivan Linggar ini tidak hanya memperkaya perjalanan kariernya, tetapi juga menjadi contoh bagaimana seni dapat menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan cinta terhadap lingkungan. Dengan mengikuti ajaran Laudato Si’, Ivan berhasil menyatukan keindonesiaan dan keberlanjutan dalam satu rangkaian bunga tangan yang unik dan penuh makna. (RLS)

Tags: Bunga Tangan Paus FransiskusPaus FransiskusPaus Fransiskus di IndonesiaPembuat Bunga Tangan Paus FransiskusWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Presiden Jokowi dan Paus Fransiskus Serukan Toleransi dan Perdamaian dalam Kunjungan Bersejarah di Indonesia

Next Post

Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Related Posts

Arah Baru Komunikasi Bakom RI Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif
Nasional

Arah Baru Komunikasi Bakom RI Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 19 Oktober 2026 / 07:50 WIB
Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad
Nasional

Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad

Oleh: Rizki
Selasa, 6 Oktober 2026 / 22:56 WIB
Lokasi Nobar Myanmar vs Timnas Indonesia di Tangerang: Catat Alamatnya!
Nasional

Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Tempat Nobar di Tangerang Raya

Oleh: Rizki
Minggu, 4 Oktober 2026 / 21:45 WIB
Dorong Investasi Hijau Rp3,3 Triliun, Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 Perkuat Ketahanan Energi ASEAN
Nasional

Dorong Investasi Hijau Rp3,3 Triliun, Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 Perkuat Ketahanan Energi ASEAN

Oleh: Rizki
Kamis, 1 Oktober 2026 / 08:33 WIB
Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia
Nasional

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Oleh: Rizki
Rabu, 23 September 2026 / 19:44 WIB
Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI
Nasional

Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:43 WIB
Next Post
Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Dewa United Banten Tekuk Persijap 2-0, Nick Kuipers dan Pedro Augusto Jadi Penentu

Dewa United Banten Tekuk Persijap 2-0, Nick Kuipers dan Pedro Augusto Jadi Penentu

Selasa, 20 Oktober 2026 / 21:13 WIB
Bukan Sekadar Administrasi, PBG Jadi Kunci Bangunan Aman dan Sesuai Standar

Bukan Sekadar Administrasi, PBG Jadi Kunci Bangunan Aman dan Sesuai Standar

Selasa, 20 Oktober 2026 / 20:42 WIB
Muprov VII Kadin Banten, Amal Jayabaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2031

Muprov VII Kadin Banten, Amal Jayabaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2031

Selasa, 20 Oktober 2026 / 17:03 WIB
Semarak HUT ke-26 Provinsi Banten, 80 Tim Terbaik Tampil di Grand Final Festival Baris

Semarak HUT ke-26 Provinsi Banten, 80 Tim Terbaik Tampil di Grand Final Festival Baris

Selasa, 20 Oktober 2026 / 16:59 WIB
Arah Baru Komunikasi Bakom RI Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Arah Baru Komunikasi Bakom RI Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Senin, 19 Oktober 2026 / 07:50 WIB
Carsthetic Night Market Vol. 2 Hampton Square Padukan Otomotif dan Gaya Hidup

Carsthetic Night Market Vol. 2 Hampton Square Padukan Otomotif dan Gaya Hidup

Minggu, 18 Oktober 2026 / 12:34 WIB
Derby Panas di Indomilk Arena, Persita Bidik Poin Penuh Lawan Persija

Pendekar Cisadane Tumbangkan Persija 3-2, Rekor Tak Terkalahkan Persita Berlanjut

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:43 WIB
Jean-Paul van Gastel Korban Pertama Kerasnya Persaingan BRI Super League

Jean-Paul van Gastel Korban Pertama Kerasnya Persaingan BRI Super League

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:35 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang