• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 31 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Makna Mendalam Dibalik Pembuatan Bunga Tangan untuk Paus Fransiskus 

Oleh: Rizki
Rabu, 4 September 2024 / 16:24 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WT – Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, dua anak Indonesia, Mary Lourdes Wicaksono Atmojo dan Irfan Wael, menyerahkan rangkaian bunga tangan yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat simbolisme kepada Paus Fransiskus.

Di balik bunga tangan itu, berdiri seorang seniman berpengalaman, Ivan Linggar, yang menerima tantangan untuk membuat kreasi spesial yang dipersembahkan untuk pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.

READ ALSO

Sinar Mas Land Tebar 482 Hewan Kurban dan Gaungkan Kurban Tanpa Sampah Plastik

Lima Unit Usaha APP Group Sabet Penghargaan Top CSR Awards 2026, Salah Satunya Indah Kiat Tangerang

Ivan, yang dikenal sebagai desainer sekaligus arsitek, tidak asing dengan dunia seni. Lulusan SMU Gonzaga Jakarta dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini sering terlibat dalam berbagai kegiatan gereja. Ketika Uskup Bandung, Mgr Anton Subiyanto OSC, mendadak meminta Ivan untuk menyiapkan bunga tangan bagi Paus, tantangan itu diterima dengan penuh semangat.

Mgr Anton menginginkan sebuah rangkaian bunga yang mewakili keindonesiaan, sebuah pesan yang harus disampaikan dengan jelas dan mendalam melalui setiap helai daun dan kelopak yang dipilih.

Rangkaian bunga tangan tersebut kemudian mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, sebagaimana dijelaskan dalam keterangan resmi panitia kunjungan Paus Fransiskus: “Bhinneka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda namun tetap satu.”

Ivan memilih berbagai jenis tanaman asli Indonesia, mulai dari sayur, buah, hingga rempah-rempah, untuk mewakili keragaman budaya dan adat di Indonesia.

“Kami memilih sayur dan buah karena mereka mencerminkan bahwa Indonesia adalah negara agraris,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, rangkaian bunga ini dibungkus oleh anyaman daun kelapa yang melambangkan Indonesia sebagai negara maritim. Di tengah rangkaian, terdapat padi, bunga kapas, dan daun beringin—semua mewakili simbol Pancasila, dasar negara Indonesia.

Pita merah putih yang menghiasi bagian bawah rangkaian ini menjadi simbol ikatan persatuan yang kokoh, mengingatkan pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tetap relevan dalam kehidupan berbangsa.

Namun, tugas Ivan tidak hanya sebatas menciptakan karya yang indah. Mengikuti ajaran Laudato Si’, ensiklik yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus, Ivan memastikan bahwa bunga tangan tersebut dibuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan.

“Tidak ada bunga potong dalam rangkaian ini, seperti yang biasa digunakan dalam dekorasi bunga. Semua bahan bisa digunakan kembali dan didaur ulang,” jelas Ivan.

Tantangan terbesar bagi Ivan adalah bagaimana membuat rangkaian tanpa bunga potong.

“Saya harus berpikir kreatif dan menemukan alternatif yang tetap memancarkan keindahan, tanpa melanggar prinsip keberlanjutan yang diajarkan oleh Paus dalam Laudato Si’,” katanya.

Proses pembuatan bunga tangan ini penuh dengan eksperimen, bongkar pasang hingga akhirnya menemukan komposisi yang sempurna.

“Proses kreatif ini benar-benar menantang. Dari mencari material hingga menyusun rangkaian, semuanya memerlukan kesabaran dan pengujian,” terang Ivan.

Simbol-simbol seperti daun kelapa yang mewakili laut Indonesia, begitu juga, kapas, rempah, dan aneka sayuran yang cantik, menjadi elemen penting yang Ivan sertakan dalam karyanya.

Ketika momen puncak tiba dan bunga tangan itu diserahkan kepada Paus Fransiskus oleh dua anak Indonesia, Ivan merasa seluruh perjuangannya terbayar lunas.

“Melihat bunga tangan saya diterima oleh Paus adalah pengalaman yang sangat mengharukan. Saya merasa diberkati bisa memberikan sesuatu yang spesial dalam momen bersejarah ini,” kata Ivan dengan senyum bangga.

Pengalaman ini sendiri sudah menjadi penghargaan yang tidak ternilai baginya.

“Kreasi ini adalah bentuk rasa cinta saya pada Indonesia dan kekayaannya. Saya berharap, melalui karya ini, semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menghargai keragaman budaya dan alam kita,” tutup Ivan.

Karya Ivan Linggar ini tidak hanya memperkaya perjalanan kariernya, tetapi juga menjadi contoh bagaimana seni dapat menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan cinta terhadap lingkungan. Dengan mengikuti ajaran Laudato Si’, Ivan berhasil menyatukan keindonesiaan dan keberlanjutan dalam satu rangkaian bunga tangan yang unik dan penuh makna. (RLS)

Tags: Bunga Tangan Paus FransiskusPaus FransiskusPaus Fransiskus di IndonesiaPembuat Bunga Tangan Paus FransiskusWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Presiden Jokowi dan Paus Fransiskus Serukan Toleransi dan Perdamaian dalam Kunjungan Bersejarah di Indonesia

Next Post

Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Related Posts

Sinar Mas Land Tebar 482 Hewan Kurban dan Gaungkan Kurban Tanpa Sampah Plastik
Nasional

Sinar Mas Land Tebar 482 Hewan Kurban dan Gaungkan Kurban Tanpa Sampah Plastik

Oleh: Rizki
Kamis, 28 Mei 2026 / 20:15 WIB
Lima Unit Usaha APP Group Sabet Penghargaan Top CSR Awards 2026, Salah Satunya Indah Kiat Tangerang
Nasional

Lima Unit Usaha APP Group Sabet Penghargaan Top CSR Awards 2026, Salah Satunya Indah Kiat Tangerang

Oleh: Rizki
Selasa, 26 Mei 2026 / 08:20 WIB
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI dan Keuangan Digital
Nasional

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI dan Keuangan Digital

Oleh: Rizki
Minggu, 24 Mei 2026 / 22:11 WIB
Tanpa Guru Asing, MAN IC Serpong Raih Pengakuan Dunia International Baccalaureate dalam 1 Tahun
Nasional

Tanpa Guru Asing, MAN IC Serpong Raih Pengakuan Dunia International Baccalaureate dalam 1 Tahun

Oleh: Rizki
Jumat, 22 Mei 2026 / 20:55 WIB
Rektor UIN Jakarta: Hari Kebangkitan Nasional 2026 Harus Jadi Titik Refleksi Arah Perjalanan Indonesia
Nasional

Rektor UIN Jakarta: Hari Kebangkitan Nasional 2026 Harus Jadi Titik Refleksi Arah Perjalanan Indonesia

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 20 Mei 2026 / 16:58 WIB
Dewa United Banten vs Bali United dan Persita vs Persis Warnai Pekan Penutup BRI Super League 2025/26
Nasional

Dewa United Banten vs Bali United dan Persita vs Persis Warnai Pekan Penutup BRI Super League 2025/26

Oleh: Rizki
Selasa, 19 Mei 2026 / 17:01 WIB
Next Post
Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Bethsaida Hospital Hadirkan Layanan Bedah Jantung Minimal Invasif

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Gantikan Fabio Lefundes sebagai Pelatih Baru Musim 2026/2027

Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Gantikan Fabio Lefundes sebagai Pelatih Baru Musim 2026/2027

Kamis, 28 Mei 2026 / 20:46 WIB
Sinar Mas Land Tebar 482 Hewan Kurban dan Gaungkan Kurban Tanpa Sampah Plastik

Sinar Mas Land Tebar 482 Hewan Kurban dan Gaungkan Kurban Tanpa Sampah Plastik

Kamis, 28 Mei 2026 / 20:15 WIB
Satresnarkoba Polresta Tangerang Amankan Empat Pengedar Narkotika Sintetis dengan Modus Unik

Satresnarkoba Polresta Tangerang Amankan Empat Pengedar Narkotika Sintetis dengan Modus Unik

Kamis, 28 Mei 2026 / 20:12 WIB
Sebar Puluhan Kambing, Paramount Land Siapkan Besek Ramah Lingkungan untuk Distribusi Daging Hewan Kurban

Sebar Puluhan Kambing, Paramount Land Siapkan Besek Ramah Lingkungan untuk Distribusi Daging Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 / 20:09 WIB
PP 28/2024 Dibaca Setengah

PP 28/2024 Dibaca Setengah

Kamis, 28 Mei 2026 / 11:16 WIB
Persib Siap Tebus Kekalahan, Targetkan Kemenangan atas Persik Kediri

Juara BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Tunjuk Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak

Selasa, 26 Mei 2026 / 23:54 WIB
Persita Belajar dari Kekalahan di Biak, Carlos Pena: Harus Tampil 100 Persen

Evaluasi BRI Super League 2025/26: Carlos Pena Soroti Rapuhnya Lini Depan Persita

Selasa, 26 Mei 2026 / 23:46 WIB
Cetak Rekor! Pemkot Tangerang Raih Opini WTP 19 Kali Berturut-turut dari BPK Banten

Cetak Rekor! Pemkot Tangerang Raih Opini WTP 19 Kali Berturut-turut dari BPK Banten

Selasa, 26 Mei 2026 / 23:40 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang