• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 20 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Banten

UMK Tinggi, Banyak Pabrik Hengkang

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 7 November 2018 / 12:25 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG-Pengangguran di Banten tertinggi di Indonesia. Ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menilai tingginya angka pengangguran terbuka (TPT) dipengaruhi hengkangnya pelaku industri ke daerah yang lebih kecil upah minimum kabupaten/kota (UMK).

READ ALSO

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0

Pengusaha yang semula berbisnis di Banten, memilih pindah ke daerah-daerah di Jawa Tengah. “Pabrik itu kan perlu tenaga (kerja) yang besar. Dan sekarang itu sudah mulai pindah ke daerah Jawa Tengah. Makanya angka pengangguran di sana berkurang,” ujar WH saat ditemui di Pendopo Lama Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa (6/11).

Menurut WH, faktor lain tingginya TPT yakni Banten masih menjadi tujuan para pencari kerja dari luar daerah. Hal itu dipicu tingginya nilai UMK di Banten yang mencapai Rp3,6 juta. “Banten dan Jawa Barat jadi perhatian masyarakat. Mereka berlomba-lomba ke sini. Coba di Jateng, contohnya pabrik kaus kaki, karena di sana UMK nya rendah itu sebesar Rp1,8 juta. Nah kita Rp3,6 juta. Makanya mereka (pelaku industri) cari yang paling murah, semua pindah ke sana,” katanya.

Di sisi lain, WH juga menilai ironis. Di Banten, ada 14 ribu industri. Namun TPT di masih tinggi. Bahkan menduduki peringkat satu secara nasional. “Ironis memang. Malah Nusa Tenggara Timur (NTT) posisinya lebih baik dari kita. Padahal ekonomi kita sedang naik, angka inflasi sudah mendekati deflasi. Tapi pengangguran masih tinggi,” jelasnya.

Dari data yang didapat, lulusan SMK mendominasi angka pengangguran di Banten yakni sebanyak 60 persen. Sedangkan sisanya lulusan SMA, SMP dan SD bahkan ada juga lulusan strata 1 (S1). Mantan Walikota Tangerang itu mengungkapkan industri sangat mempengaruhi ekonomi makro di Banten. Ia menilai, bursa kerja hanya membuka lowongan untuk pekerja minimarket.

“Nggak seberapa dibandingkan kesempatan kerja yang dibutuhkan masyarakat. Beda dengan tahun 89 industri banyak tapi pengangguran sedikit,” jelasnya. Ia mengaku, Pemprov Banten terus mencari solusi demi mengatasi angka pengangguran terbuka di Banten. Salah satunya adalah membuat kurikulum yang sesuai dengan lapangan pekerjaan. Mengenai survei Badan Pusat Statistik (BPS), WH menjelaskan hal itu dilakukan saat siswa SMA/SMK baru lulus ujian.

“Yang di Banten cari kerja. Yang dari luar datang juga cari kerja di sini. Kalau lihat survei misalkan bapaknya pengusaha, anaknya cari kerja itu tercatat pengangguran, lalu orang tuanya pegawai pemda anaknya lulusan kimia tapi belum kerja, itu masuk pengangguran,” jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya mempunyai indikator terkait perusahaan pindah ke daerah lain, yaitu perusahaan tutup atau ekspansi. “Kalau apa yang disampaikan Pak Gubernur itu ekspansi, ada benarnya. Potensi itu selalu ada. Tapi sampai saat ini kita tetap melakukan pembinaan terhadap perusahaan yang ada di Banten, salah satunya dengan melakukan hubungan industrial yang harmonis,” kata Al Hamidi saat dihubungi melalui telepon, kemarin.

Ia mengakui, saat ini ada perusahaan di Banten yang sudah melakukan ekspansi. Namun jumlahnya belum terdata. “Yang disampaikan Pak WH kan ekspansi. Misalkan ke Jabar atau daerah lainnya. Tapi otomatis induknya ada di sini (Banten). Kita tetap berusaha agar industrinya nggak pindah,” ujarnya. Ia mengungkapkan, pihaknya banyak membuat terobosan melalui program-program supaya perusahaan tidak tutup,melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan berpindah. “Saat ini ekspansi yang banyak. Tapi kalau tutup harus lapor ke Disnaker. Kalau untuk jumlah perusahaan di Banten itu ada 15 ribuan. Kalau yang disampaikan Pak Gub sampai puluhan ribu itu kaya CV atau PT yang memang belum terdata sama kita,” sambungnya.

Program Disnaker selanjutnya, kata Al Hamidi, adalah mengusulkan daerah industri ramah lingkungan di setiap exit Tol Serang-Panimbang. Hal itu dilakukan untuk mengurangi disparitas antara utara dan selatan. ”Jadi nggak usah ke mana-mana cukup di Lebak dan Pandeglang bangun industri. Apalagi dengan adanya tol, aksesnya bisa lebih cepat,” katanya.

Diketahui sebelumnya, BPS mencatat sampai Agustus 2018 tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia sebesar 5,34 persen atau setara 7, juta orang dari 131,01 juta orang angkatan kerja. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, provinsi dengan angka pengangguran total sebesar 5,34 persen paling banyak berada di Banten. “TPT tertinggi tercatat di Provinsi Banten sebesar 8,52 persen,” kata Suhariyanto. Sedangkan yang paling rendah, kata Suhariyanto terjadi di Provinsi Bali sebesar 1,37 persen. Untuk wilayah besar seperti Provinsi DKI Jakarta sebesar 6,24 persen. Jawa Timur sebesar 3,99 persen, Jawa Tengah sebesar 4,51 persen. “TPT terendah di Provinsi Bali sebesar 1,37 persen,” ujar dia. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia sebanyak 194,78 juta orang. Dengan rincian 131,01 juta merupakan angkatan kerja dan 63,77 juta orang bukan angkatan kerja. Dari 131,01 juta orang, yang bekerja sebanyak 124,01 juta orang, sedangkan 7,001 juta orang merupakan pegangguran.

Menurut tingkat pedidikan, lulusan SMK paling mendominasi TPT di Indonesia. TPT yang berasal dari pendidikan SMK sebesar 11,24 persen, lulusan SMA sebesar 7,95 persen, lulusan diploma I/II/III sebesar 6,02 persen, lulusan universitas sebesar 5,89 persen, lulusan SMP sebesar 4,80 persen, dan lulusan SD sebesar 2,43 persen. (tb/ang/bha)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Edukasi Masyarakat dengan Sapa Sehat

Next Post

Wali Kota Semarang Tertarik Adopsi Aplikasi Tangerang LIVE

Related Posts

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan
Banten

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Oleh: Rizki
Rabu, 10 Juni 2026 / 16:43 WIB
Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0
Banten

Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0

Oleh: Rizki
Minggu, 7 Juni 2026 / 21:28 WIB
Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan
Banten

Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan

Oleh: Rizki
Selasa, 2 Juni 2026 / 21:20 WIB
Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung
Banten

Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung

Oleh: Rizki
Jumat, 22 Mei 2026 / 21:00 WIB
Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik
Banten

Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:25 WIB
HUT ke-27 Kota Cilegon, Eka Hospital Wakafkan 1.000 Al-Qur’an untuk Masyarakat
Banten

HUT ke-27 Kota Cilegon, Eka Hospital Wakafkan 1.000 Al-Qur’an untuk Masyarakat

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 19:28 WIB
Next Post
Wali Kota Semarang Tertarik Adopsi Aplikasi Tangerang LIVE

Wali Kota Semarang Tertarik Adopsi Aplikasi Tangerang LIVE

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Rumor Transfer: Persita Bidik Striker Persijap

Rumor Transfer: Persita Bidik Striker Persijap

Kamis, 18 Juni 2026 / 12:35 WIB
Main Imbang Dikandang Borneo FC, Persita Bawa Pulang Satu Poin

Persita Cuci Gudang Pemain Asing dan Lokal Jelang Musim Baru

Kamis, 18 Juni 2026 / 12:26 WIB
Orang Tua Tak Perlu Cemas, Pemkot Tangerang Siapkan Sekolah Swasta Gratis

Orang Tua Tak Perlu Cemas, Pemkot Tangerang Siapkan Sekolah Swasta Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 / 12:08 WIB
Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Senin, 15 Juni 2026 / 20:43 WIB
Sachrudin: Festival Al-A’zhom Jadi Wadah Syiar Islam, Pembinaan Generasi Muda, dan Penggerak Ekonomi

Sachrudin: Festival Al-A’zhom Jadi Wadah Syiar Islam, Pembinaan Generasi Muda, dan Penggerak Ekonomi

Senin, 15 Juni 2026 / 19:20 WIB
Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 / 20:51 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:23 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang