• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 16 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Mengenal Efek Samping Metformin, Obat yang Umum Diresepkan untuk Diabetes

Oleh: Sofia
Sabtu, 26 September 2020 / 12:20 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Ada beberapa jenis obat diabetes yang dapat digunakan untuk mengontrol kadar gula darah pada diabetes tipe 2. Salah satu obat yang paling sering direkomendasikan dokter adalah metformin. Obat ini bekerja dengan mengurangi kadar gula yang disalurkan hati ke aliran darah dan membuat tubuh lebih peka terhadap insulin. Namun, sama seperti dengan jenis obat lainnya, metformin memilki efek samping dalam penggunaannya, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Apa saja efek samping metformin?

Efek samping metformin jangka panjang

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah. Tujuan pengobatan diabetes melalui konsumsi obat adalah untuk membantu menurunkan kadar gula. Dengan begitu, gula darah bisa tetap stabil dalam keadaan normal.

READ ALSO

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Meskipun termasuk obat diabetes yang paling diandalkan, ternyata metformin tidak selalu bekerja efektif untuk setiap penderita diabetes tipe 2. Salah satu penyebabnya adalah efek samping dari obat ini yang justru melemahkan kondisi kesehatan diabetesi (penderita diabetes).

Berikut adalah jenis-jenis efek samping metformin yang berpotensi terjadi:

1. Asidosis laktat

Meski jarang terjadi, asidosis laktat berpotensi menjadi efek samping metformin yang paling serius. Asidosis laktat adalah penumpukan asam laktat dalam tubuh yang dapat berakibat fatal.

Asidosis laktat terjadi karena metformin mampu menghasilkan asam laktat dalam jumlah besar. Asam laktat sendiri adalah produk hasil metabolisme anaerob (tanpa oksigen) yang akan membuat pH darah lebih asam. Bila kadarnya sangat tinggi maka bisa menyebabkan kerusakan atau gagalnya fungsi berbagai organ tubuh.

Asidosis laktat sebagai efek samping metformin jangka panjang dapat meyebabkan gejala, seperti:

  • Nyeri otot atau merasa lemas
  • Mati rasa atau perasaan dingin di tangan dan kaki
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa pusing, kepala berputar, lelah, dan sangat lemas
  • Sakit perut, mual disertai muntah
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur

Asidosis

2. Kekurangan vitamin B12

Mengonsumsi metformin dalam jangka panjang menyebabkan menurunnya kadar vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 dapat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan karena vitamin ini penting untuk menjalankan fungsi DNA, produksi sel darah merah, dan fungsi biokimia lain di dalam tubuh.

Berkurangnya vitamin B12 dalam darah juga dapat menyebabkan anemia megoblastik di mana sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel darah merah secara memadai. Meskipun terbilang langka, kondisi ini bisa terjadi jika Anda kekurangan vitamin B12 sebagai efek samping penggunaan obat diabetes ini dalam jangka panjang.

Berikut adalah gejala dari efek samping metformin yang menyebabkan kekurangan vitamin B12:

  • Perubahan warna kulit
  • Peradangan di lidah
  • Refleks tubuh berkurang
  • Merasa gelisah dan tidak tenang
  • Kemampuan mencium bau berkurang
  • Kerusakan saraf-saraf
  • Kesulitan berjalan
  • Gangguan saraf tepi tubuh seperti kesemutan pada jari, kelelahan, nyeri otot, dan cepat lupa.

3. Hipoglikemia

Hipoglikemia adalah kondisi kadar gula darah yang lebih rendah dari biasanya. Jika gula darah turun drastis, hal ini berisiko menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. Kondisi ini juga terkadang dijumpai sebagai efek samping dari konsumsi metformin pada penderita diabetes.

Efek samping penggunaan metformin jangka panjang yang mengakibatkan hipoglikemia akan memunculkan gejala seperti:

  • Tubuh lemas dan lelah
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Kepala terasa ringan atau melayang
  • Detak jantung melambat atau semakin cepat

Efek samping metformin lainnya

Selain efek jangka panjang yang telah disebutkan yang telah disebutkan, terdapat juga efek samping yang bisa muncul dalam waktu singkat dari penggunaan obat ini.

Menurut laporan dari University of Louisiana Monroe sekitar 30% orang mengeluhkan efek samping lain dari pengunaan metformin, seperti:

  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Penurunan nafsu makan
  • Nyeri otot dan kram
  • Sakit perut
  • Pilek
  • Sakit perut
  • Tubuh melemah
  • Batuk dan suara serak
  • Diare
  • Lemas dan mengantuk

Dokter biasanya akan meresepkan metformin dalam dosis rendah dalam tahap awal pengoabatan diabetes guna menghindari efek samping ini.

Faktor-faktor risiko pemicu efek samping metformin

Selain perubahan dosis, terdapat pula beberapa faktor yang membuat seseorang jadi lebih berisiko mengalami efek samping metformin, seperti:

1. Menjalani operasi

Operasi dan radiologi dapat memperlambat pembuangan metformin dari tubuh Anda. Akibatnya, hal tersebut dapat meningkatkan risiko Anda mengalami efek samping berupa asidosis laktat.

Jika Anda berencana menjalani prosedur operasi atau radiologi, Anda harus berhenti minum metformin 48 jam sebelum menjalani prosedur tersebut.

2. Minum alkohol secara berlebihan

Minum alkohol ketika sedang minum metformin bisa meningkatkan risiko Anda mengalami hipoglikemia. Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebihan juga berpotensi memicu terjadinya asidosis laktat. Hal ini dikarenakan alkohol meningkatkan kadar asam laktat di tubuh Anda.

Anda tidak diperbolehkan minum alkohol secara berlebihan saat minum obat ini. Jika perlu, sebaiknya Anda tidak minum alkohol sama sekali agar Anda dapat terhindar dari risiko terkena efek samping metformin.

3. Gangguan ginjal

Ginjal Anda membuang sisa metformin dari tubuh. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, akan terlalu banyak metformin di dalam tubuh Anda yang bisa membuat Anda berisiko mengalami asidosis laktat.

Apabila Anda menderita masalah ginjal yang tergolong ringan dan sedang, dokter mungkin akan meresepkan metformin dalam dosis yang rendah.

Namun, jika masalah ginjal yang Anda derita cukup parah dan sudah memasuki usia 80 tahun ke atas, dokter tidak akan meresepkan metformin untuk mengatasi diabetes Anda.

4. Menderita masalah jantung dan hati

Anda tidak disarankan minum metformin apabila Anda menderita penyakit gagal jantung akut atau baru saja mengalami serangan jantung.

Jantung yang bermasalah mungkin tidak dapat menyuplai darah yang cukup ke ginjal. Kondisi ini menyebabkan ginjal tidak mampu membuang metformin dengan baik sehingga risiko terkena asidosis laktat pun tinggi.

Anda juga tidak boleh menjalani pengobatan dengan metformin jika hati Anda bermasalah. Salah satu fungsi hati Anda adalah membuang asam laktat dari tubuh.

Jadi, jika hati tidak berfungsi dengan baik, asam laktat akan menumpuk dalam tubuh. Kondisi ini yang dapat meningkatkan risiko terjadinya asidosis laktat.

Tubuh setiap orang berbeda, sehingga respons terhadap obat metformin juga akan berbeda-beda. Dengan kata lain, berbagai efek samping yang telah disebutkan di atas tidak selalu muncul pada setiap orang.

Dokter Anda akan mempertimbangkan risiko mana yang lebih besar, risiko efek samping metformin atau risiko komplikasi diabetes yang berbahaya. Oleh karena itu, selalu konsultasikan kondisi Anda dan perubahan apa pun yang Anda rasakan setelah minum obat ini pada dokter.

The post Mengenal Efek Samping Metformin, Obat yang Umum Diresepkan untuk Diabetes appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Kesehatan Rakyat dan Keselamatan Umat Menjadi Prioritas di Masa Pandemi

Next Post

Langgar PSBB, Cafe di Tangsel Digerebek Satpol PP

Related Posts

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Next Post
Langgar PSBB, Cafe di Tangsel Digerebek Satpol PP

Langgar PSBB, Cafe di Tangsel Digerebek Satpol PP

Discussion about this post

WARTA TERKINI

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 15 September 2026 / 15:51 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Pertanahan, Ada Dirjen ATR/BPN dan Kepala Kantah Tangerang

Selasa, 15 September 2026 / 12:19 WIB
KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

Selasa, 15 September 2026 / 12:05 WIB
Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Selasa, 15 September 2026 / 11:57 WIB
Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Selasa, 15 September 2026 / 11:49 WIB
Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Selasa, 15 September 2026 / 11:42 WIB
Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Selasa, 15 September 2026 / 11:27 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang