SERANG, WT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup lima keluarga jurnalis yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Sri Damayanti/Ari Basuki, Desi Purnama Sari/M. Bagus Khoirunas, Rhodiyah Nasution/Yudistiro Pranoto, Astrid Puspita/Firdaus Wajidi, serta Sri Wahyuningsih/Donal. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit sembari menunggu perkembangan operasi pencarian.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengatakan pihaknya berupaya memberikan dukungan kepada keluarga para jurnalis selama proses pencarian masih berlangsung. Bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.
“BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga para jurnalis yang sedang menghadapi situasi sulit. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama proses pencarian berlangsung,” ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Selain memberikan bantuan kepada keluarga, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga terlibat dalam operasi pencarian bersama tim SAR gabungan. Tim BTB telah bergabung sejak awal operasi dan turut melakukan penyisiran di kawasan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Dukungan BAZNAS tidak hanya berupa personel. Sodik menyebut pihaknya turut menyiapkan kebutuhan operasional berupa kendaraan rescue dan ambulans yang dapat digunakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan.
Menurut Sodik, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan respons kemanusiaan ketika terjadi situasi kebencanaan. Pihaknya juga terus memantau perkembangan operasi pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan.
“BAZNAS akan terus memantau perkembangan operasi pencarian dan memberikan dukungan kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Semoga seluruh jurnalis dan awak kapal yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.
BAZNAS juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pencarian sekaligus memastikan keluarga para jurnalis yang terdampak tetap mendapatkan perhatian selama proses berlangsung.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini. BAZNAS berharap proses pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh korban segera ditemukan,” ujar Sodik.
Hingga Selasa (15/9/2026), proses pencarian terhadap para jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda masih menjadi perhatian berbagai pihak. Dukungan kemanusiaan kepada keluarga terus diberikan sembari tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. (RED)
















Discussion about this post