• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 11 Agustus 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Oleh: Sofia
Senin, 18 Mei 2020 / 00:32 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang yang menyukai hujan. Beberapa di antara mereka merasa tenang atau mengantuk mendengar suara rintik-rintik air yang jatuh. Beberapa lainnya merasa senang menghirup aroma yang muncul. Sebenarnya, apa yang membuat hujan memiliki aroma yang khas? Kenapa ada orang yang senang mencium bau saat hujan turun atau baru berhenti?

Petrichor, bau khas yang muncul saat hujan turun

Hujan memang merupakan fenomena alam yang bisa membangkitkan berbagai perasaan, mulai dari perasaan galau ketika hujan, kenyamanan, atau kedamaian saat bau hujan muncul.

READ ALSO

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Ya, ketika hujan turun atau sudah berhenti, Anda mungkin menyadari ada aroma khas yang tercium. Biasanya, aroma ini keluar dari tanah ketika hujan turun setelah musim kemarau berkepanjangan.

Ternyata, apa yang banyak orang sebut dengan bau hujan ini memiliki istilah khusus, lho. Pada tahun 1964, sepasang ilmuwan Australia bernama Isabel Joy Bear dan R. G. Thomas melakukan sebuah studi tentang aroma hujan. Dalam penelitian tersebut, mereka mendeskripsikan fenomena aroma hujan dengan istilah petrichor.

Kemunculan petrichor dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari bakteri yang terlepas ke udara, hingga minyak yang terdapat di tumbuhan.

Actinomycetes, bakteri di balik bau hujan

Dilansir dari situs EarthSky.org, salah satu penyebab utama hujan memiliki bau yang khas adalah actinomycetes atau actinobacteria.

Actinomycetes merupakan satu jenis bakteri berserat yang tumbuh di tanah. Spora-spora kecil yang berasal dari bakteri tersebut akan terlepas ke udara yang lembap, lalu dihirup dan masuk ke indra penciuman kita.

Tingkat keasaman hujan turut berpengaruh

Selain bakteri actinomycetes, tingkat keasaman yang terdapat di air hujan juga memengaruhi bau yang muncul.

Ketika air hujan turun dan mengalami kontak langsung dengan debu atau zat kimia organik di tanah, aroma yang khas akan keluar dari reaksi tersebut.

Minyak alami dari tumbuhan

Aroma “sejuk” yang muncul saat hujan turun juga dapat terbentuk dari minyak alami yang berasal dari tumbuhan. Minyak inilah yang menjadi salah satu kunci utama mengapa bau hujan sangat disukai kebanyakan orang.

Minyak yang terdapat di tumbuhan tersebut adalah minyak volatile, yaitu jenis minyak yang mudah menguap. Minyak volatile ternyata juga merupakan jenis dari aromaterapi atau essential oil.

Lantas, mengapa beberapa orang suka bau hujan?

Sekarang Anda sudah mengetahui apa saja kandungan dan reaksi kimia yang terdapat di balik aroma hujan. Namun, sebenarnya apa yang menyebabkan beberapa orang sangat suka dengan aroma tersebut?

Berikut adalah alasan beberapa orang menyukai bau hujan:

Pengalaman hidup

Salah satu teori mengenai mengapa aroma tertentu, seperti bau hujan, disukai oleh beberapa orang ternyata tidak terlepas dari pengalaman hidup Anda.

Menurut Rachel Herz, seorang psikolog dari Brown University, preferensi (selera) penciuman ini bahkan sudah terbentuk sejak Anda baru lahir.

Penciuman manusia memiliki hubungan yang erat dengan bagian otak amygdala dan hippocampus. Kedua bagian otak ini berperan membentuk ingatan jangka panjang atau peristiwa emosional.

Herz menambahkan bahwa sistem penciuman manusia terbentuk sedemikian rupa sehingga aroma tertentu dapat dikaitkan dengan pengalaman tertentu, entah pengalaman tersebut menyenangkan atau tidak. Dari sinilah manusia mulai dapat membedakan apakah suatu bau enak untuk dicium atau tidak.

Jadi, mungkin saja saat Anda masih bayi atau kecil, Anda sering mencium sesuatu yang menyerupai aroma hujan. Otak Anda lantas menghubungkan wangi tersebut dengan ingatan akan peristiwa atau pengalaman tertentu yang menyenangkan, sehingga Anda menyukai bau hujan.

Hasil dari evolusi manusia

Beberapa ahli juga meyakini bahwa hal tersebut merupakan hasil dari evolusi manusia. Menurut seorang ahli antropologi dari University of Queensland di Australia, Diana Young, fenomena ini disebut dengan cultural synesthesia, atau sinestesia budaya. Istilah ini merujuk pada percampuran pengalaman sensorik yang berbeda di masyarakat karena sejarah evolusi tertentu.

Bagaimana bisa? Ada kemungkinan, manusia di zaman dahulu senang mencium bau hujan karena ada lebih banyak tumbuhan dan binatang yang dapat dimakan ketika musim hujan tiba.

Nah, pemikiran seperti inilah yang membuat aroma hujan dihubungkan dengan sesuatu yang bersifat positif dan menyenangkan. Pemikiran tersebut kemungkinan diwariskan secara biologis dari nenek moyang kita ke umat manusia di masa kini. Itu sebabnya beberapa orang menyukai bau hujan meskipun mereka sendiri tidak tahu secara pasti alasannya.

The post Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Meski Disegel, Toko Busana di Ciputat Nekat Beroperasi

Next Post

Pemuda Desa Cihuni Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Related Posts

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya
Kesehatan

Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:21 WIB
Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic
Kesehatan

Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:51 WIB
Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya
Kesehatan

Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:36 WIB
Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS
Kesehatan

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Juni 2026 / 22:02 WIB
Next Post
Pemuda Desa Cihuni Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Pemuda Desa Cihuni Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Senin, 10 Agustus 2026 / 08:39 WIB
Pembakaran Kasur Bekas Picu Kebakaran Lahan Sampah di Karang Tengah Kota Tangerang

Pembakaran Kasur Bekas Picu Kebakaran Lahan Sampah di Karang Tengah Kota Tangerang

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:49 WIB
Kolaborasi Duo Chef Internasional di Balik Identitas Baru Kuliner Kontemporer SU MA

Kolaborasi Duo Chef Internasional di Balik Identitas Baru Kuliner Kontemporer SU MA

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:45 WIB
Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Obesitas Memicu Risiko Diabetes Tipe 2

Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Obesitas Memicu Risiko Diabetes Tipe 2

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:40 WIB
Perkuat Lini Tengah, Dewa United FC Daratkan Gelandang Petarung Ripal Wahyudi

Perkuat Lini Tengah, Dewa United FC Daratkan Gelandang Petarung Ripal Wahyudi

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:35 WIB
Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Jadi Forum yang Riang Gembira

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Jadi Forum yang Riang Gembira

Sabtu, 8 Agustus 2026 / 13:37 WIB
Piala AFF 2026: Ditahan Singapura 1-1, Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Babak Grup

Piala AFF 2026: Ditahan Singapura 1-1, Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Babak Grup

Jumat, 7 Agustus 2026 / 22:15 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang