TANGERANG, WT – Menjawab lonjakan kasus gangguan saluran kemih, masalah prostat, hingga penyakit ginjal kronis di Indonesia, Bethsaida Hospital Gading Serpong secara resmi meluncurkan Urology & Nephrology Clinic. Pusat layanan terpadu ini hadir memberikan penanganan medis yang aman, nyaman, dan komprehensif—mulai dari deteksi dini hingga perawatan lanjutan.
Peresmian fasilitas medis baru ini dirangkaikan dengan agenda Product Knowledge di Auditorium Bethsaida Hospital Gading Serpong pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 150 peserta, meliputi jajaran tenaga kesehatan, mitra korporasi, komunitas, serta pemangku kepentingan terkait.
Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan, menyampaikan bahwa hadirnya klinik ini merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam menyediakan akses kesehatan yang relevan dan mudah dijangkau. Pasien kini tidak perlu berpindah fasilitas kesehatan karena seluruh proses—mulai dari skrining, tindakan medis, hingga rehabilitasi—dapat dilakukan di satu tempat.
Teknologi Canggih dan Prosedur Minimal Invasif
Untuk masalah batu saluran kemih, Urology & Nephrology Clinic menawarkan ragam metode penanganan modern sesuai kebutuhan medis pasien, seperti ESWL, Ureteroscopy (URS), RIRS, Mini PCNL, hingga pemakaian DJ Stent. Sementara untuk kasus kelenjar prostat, opsi terapi berkisar dari obat-obatan, biopsi, tindakan TURP, hingga metode canggih Holmium Laser Enucleation of the Prostate (HoLEP).
Salah satu keunggulan utama klinik ini adalah pemanfaatan Cyber Ho dengan Magneto Technology, yaitu sistem laser Holmium mutakhir. Pada kasus batu ginjal, instrumen ini mampu memecah batu menjadi partikel halus dengan tingkat presisi tinggi. Sedangkan pada operasi pembesaran prostat (HoLEP), teknologi minimal invasif ini efektif meminimalkan risiko pendarahan dan mempercepat masa pemulihan pasien.
Ketua Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital, dr. Boyke Budiman Sumantri, Sp.U., menekankan pentingnya sinergi antarspesialis. Menurutnya, gangguan urologi dan ginjal kerap saling berkaitan sehingga butuh pendekatan tim multidisiplin agar hasil terapi lebih optimal dan akurat.
Di sisi lain, dr. Donny Eka Putra, Sp.U., Subsp.TRK(K), Konsultan Urologi Subspesialis Trauma & Rekonstruksi Saluran Kemih, menjelaskan bahwa setiap pasien menerima rencana perawatan yang dipersonalisasi. Penanganan disesuaikan dengan posisi batu, kondisi anatomi, hingga tingkat keparahan kasus—termasuk untuk pembedahan rekonstruksi kompleks akibat cedera atau kelainan struktur saluran kemih.
Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Ginjal
Tak hanya menangani masalah urologi, klinik ini juga ditunjang oleh pemantauan fungsi ginjal menyeluruh, pengelolaan pasien diabetes/hipertensi, serta fasilitas hemodialisis. Penegakan diagnosis didukung sarana canggih seperti USG saluran kemih, laboratorium lengkap, CT Scan 512 Slice with AI, dan MRI 3 Tesla with Assisted AI.
Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, dr. Mutalib Abdullah, Sp.PD.KGH, FINASIM, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan rutin. Pasalnya, penurunan fungsi ginjal sering berlangsung tanpa gejala awal yang khas. Skrining berkala sangat disarankan bagi individu dengan riwayat hipertensi, kencing manis, batu ginjal berulang, atau memiliki faktor keturunan penyakit ginjal.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, menutup dengan menegaskan bahwa keunggulan layanan rumah sakit berfokus pada keselamatan dan kenyamanan pasien (patient-centered care). Integrasi teknologi canggih dan kolaborasi para ahli diharapkan mampu memberikan hasil klinis terbaik bagi setiap pasien. (RIZ)
















Discussion about this post