• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 16 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Apakah Semua Pasien DBD Perlu Transfusi Ketika Trombosit Turun?

Oleh: Sofia
Rabu, 17 Juni 2020 / 08:41 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Jika bertanya apakah pasien demam berdarah atau DBD perlu mendapatkan perawatan transfusi darah? Tergantung dari kondisinya. Sedikit gambaran, demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (DENV), virus ini dapat disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty, yang banyak ditemukan di daerah tropis.

Setelah virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, virus dapat berkembang biak, menyebabkan kerusakan yang kemudian menjadi keluhan-keluhan pada pasien DBD. Salah satu keluhan atau gejala yang ditemukan adalah jumlah trombosit (disebut juga platelet) yang rendah. Tapi apakah pasien DBD yang mengalami penurunan trombosit harus transfusi darah? Ketahui penjelasannya berikut.

READ ALSO

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Hubungan antara demam berdarah dan trombosit turun

Umumnya pasien DBD mengalami penurunan jumlah trombosit. Kondisi trombosit yang rendah disebut trombositpenia. Ada beberapa teori yang menjelaskan mengapa DENV dapat menyebabkan turunnya trombosit.

Satu dari teori itu menyebutkan bahwa DENV dapat merusak sel-sel (sel progenitor hematopoetik dan sel stromal) penting di sumsum tulang belakang yang tugasnya membentuk trombosit. Rusaknya sel-sel yang memproduksi trombosit ini menyebabkan turunnya jumlah trombosit dalam tubuh.

Teori lainnya menjelaskan bahwa sel trombosit yang sudah ada di peredaran darah dapat dirusak oleh DENV sehingga pecah dan hancur. Sel-sel trombosit yang hancur ini berakibat pada kurangnya jumlah trombosit dalam tubuh.

Trombosit atau platelet adalah sebuah sel penting yang berperan dalam menghentikan pendarahan. Jika seseorang terluka dan berdarah, trombosit akan datang dan membuat sebuah plug atau sumbatan yang akan membantu menutup luka itu sehingga pendarahan dapat berhenti.

Pada orang dengan DBD, kadar trombosit sangat rendah dan pendarahan sangat mudah terjadi. Ini sebabnya orang dengan demam berdarah biasanya akan diminta untuk istirahat total. Aktivitas berat mudah menyebabkan pendarahan pada orang dengan kadar trombosit yang rendah.

Pendarahan pada orang yang terinfeksi DENV termasuk pendarahan kecil pada kulit, lebam-lebam sampai pendarahan yang lebih serius seperti pendarahan pada saluran pencernaan yang menyebabkan muntah darah atau BAB berdarah. Lantas, apakah pasien DBD perlu mendapatkan transfusi darah? Ia perlu melalui pemeriksaan laboratorium dulu untuk mendapatkan prosesdur tersebut.

Kondisi pasien DBD yang memerlukan transfusi darah

Hal berbahaya yang ada pada pasien demam berdarah adalah adanya kebocoran plasma. Plasma merupakan sebuah cairan yang membentuk darah secara keseluruhan, bersama dengan hemoglobin. Reaksi tubuh terhadap infeksi DENV menyebabkan plasma bocor dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan sekitar pembuluh darah.

Dalam hasil laboratorium, ini ditunjukan dengan meningkatnya kadar hematokrit (konsentrasi hemoglobin, kadar ini meningkat karena jumlah plasma berkurang). Orang ini akan terlihat seakan kekurangan cairan, tetapi sebenarnya cairan itu masih ada di dalam tubuhnya. 

Implikasi dari keadaan ini adalah dokter harus berhati-hati saat hendak memberikan terapi cairan (infus) kepada pasien DBD. Pemberian cairan infus yang berlebih dapat menyebabkan overload atau kelebihan cairan yang dapat berakibat fatal. Produk-produk darah (konsentrat platelet, darah utuh, sel darah merah, dll) memiliki kadar yang lebih pekat, sehingga jika diberikan secara sembarangan lebih mudah menyebabkan kelebihan cairan.

Oleh karena itu, dokter biasanya sangat berhati-hati akan memberikan transfusi pada orang dengan DBD dan tidak semua orang dengan DBD langsung di transfusi. Belum lagi ini transfusi dapat menyebabkan reaksi alergi, ini akan menjadi masalah lain yang dapat memperburuk keadaan pasien.

Transfusi konsentrat platelet/trombosit hanya diberikan kepada mereka dengan pendarahan aktif yang tidak kunjung berhenti. Pada keadaan seperti ini biasanya pasien akan diberikan transfusi platelet atau faktor pembekuan (cryoprecipitate). Karena pasien dengan pendarahan hebat, trombosit akan terus digunakan oleh tubuh untuk mencoba menghentikan pendarahan. Guna transfusi pada kasus ini adalah membantu tubuh agar tidak kehabisan cadangan trombosit untuk menghentikan pendarahan yang terjadi.

Biasanya transfusi akan dihentikan saat pendarahan sudah berhenti. Setelah ini terjadi pasien tetap harus istirahat terlebih dahulu dan menghindari aktivitas berat. Jika infeksi DBD belum selesai dan pasien terus beraktivitas, pendarahan dapat terus terjadi. Pasien juga harus waspada akan terjadinya reaksi transfusi, yang bisa saja terjadi setelah transfusi selesai.

Hal yang perlu dilakukan pasien DBD setelah transfusi darah

Setelah transfusi darah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan pasien DBD. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya transfusi platelet dihentikan saat sudah tidak ada pendarahan lagi. Untuk pantangan, sebaiknya orang dengan DBD memakan makanan yang mudah dicerna seperti bubur dan sup. 

Makanan yang sulit dicerna dapat meningkatkan beban saluran pencernaan dan kemudian dapat meningkatkan pendarahan. Pasien demam berdarah yang masih bisa minum sendiri dengan baik seringnya tidak perlu diberikan terapi cairan melalui infus. Minum air putih adalah cara baik untuk menjaga agar cairan dalam tubuh cukup. 

Seperti yang saya bahas sebelumnya, minum jus jambu atau rebusan produk jambu adalah cara yang mudah untuk mendapatkan khasiat jambu terhadap trombosit tanpa membebani saluran pencernaan secara berlebihan.

Konsumsi jambu biji bisa meningkatkan trombosit darah

Jus buah juga sangat berguna untuk mempercepat pulihnya tubuh setelah DBD, karena penuh dengan fruktosa dan vitamin-vitamin yang dapat mempercepat tubuh kembali berenergi dan segar.

Banyak studi yang sudah dilakukan mengenai efek suplemen makanan tertentu terhadap peningkatan trombosit. Jambu sering sekali disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit.

Psidii guajava (jambu) diketahui memiliki zat bioaktif bernama trombinol, ini dibuktikan oleh beberapa penelitian dapat meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh. Beberapa juga menyebutkan bahwa konsumsi ekstrak daun jambu (psidii folium) dapat meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh.

Banyak hal lain yang sering dipercaya dapat meningkatkan trombosit dalam tubuh, beberapa diantaranya meliputi bayam, kurma delima, daging merah, dll. Tetapi bukti penelitian untuk makanan tersebut masih terbatas. Anda

The post Apakah Semua Pasien DBD Perlu Transfusi Ketika Trombosit Turun? appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Warga Sindang Jaya Ditemukan Tewas Gantung Diri

Next Post

Kapan Jangka Waktu yang Tepat untuk Melakukan Scaling Gigi?

Related Posts

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Next Post
Kapan Jangka Waktu yang Tepat untuk Melakukan Scaling Gigi?

Kapan Jangka Waktu yang Tepat untuk Melakukan Scaling Gigi?

Discussion about this post

WARTA TERKINI

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 15 September 2026 / 15:51 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Pertanahan, Ada Dirjen ATR/BPN dan Kepala Kantah Tangerang

Selasa, 15 September 2026 / 12:19 WIB
KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

Selasa, 15 September 2026 / 12:05 WIB
Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Selasa, 15 September 2026 / 11:57 WIB
Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Selasa, 15 September 2026 / 11:49 WIB
Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Selasa, 15 September 2026 / 11:42 WIB
Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Selasa, 15 September 2026 / 11:27 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang