• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 31 Agustus 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Paradoxical Breathing, Kelainan Otot Dada yang Bikin Anda Sulit Bernapas Lega

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 1 Juni 2018 / 14:29 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Bernapas melibatkan gerakan otot diafragma yang menekan ke bawah untuk membuat paru-paru mengembang sehingga memungkinkan udara dari luar terhirup masuk ke dalam. Namun, kelainan otot bisa membuat diafragma dan paru justru bekerja sebaliknya. Kondisi ini disebut paradoxical breathing, salah satu penyebab sesak napas yang mungkin tidak pernah Anda sadari.

Apa itu paradoxical breathing?

Paradoxical breathing adalah gangguan pernapasan yang diakibatkan oleh kelainan fungsi kontraksi otot diafragma. Normalnya, otot diafragma harus menekan ke bawah agar Anda bisa bernapas, tapi kondisi ini menyebabkan otot diafragma malah terdorong naik sehingga paru-paru tidak dapat mengembang.

READ ALSO

Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera

Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern

Akibatnya, seseorang yang mengalami kondisi ini tidak dapat bernapas lega untuk menghirup oksigen sebanyak yang tubuhnya perlukan. Paradoxical breathing juga menyebabkan tubuh tidak dapat mengeluarkan karbon dioksida sebanyak mestinya. Hal ini dapat menjadi penyebab sesak napas dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Tanda dan gejala dari paradoxical breathing

Tanda dan gejala paradoxical breathing adalah:

  • Bernapas sangat pendek
  • Mudah merasa pusing dan lemas
  • Mudah mengantuk dan tidur terlalu lama
  • Mudah merasa lelah
  • Bangun tidur dalam keadaan lelah
  • Sering terbangun saat malam hari
  • Denyut jantung sangat cepat
  • Lemah, letih, lesu, lunglai (Performa aktivitas fisik yang rendah)
  • Bernapas sangat cepat
  • Mengalami sensasi nyeri dan tekanan pada area sekitar dada dan perut

Apa penyebab sesak napas khas paradoxical breathing?

Pada dasarnya gangguan paradoxical breathing disebabkan oleh kelainan otot diagframa dan merupakan jenis gangguan yang sulit untuk dikenali.

Meski begitu, ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan kondisi ini. Misalnya:

Obstruction Sleep Apnea

Obstruction sleep apnea dapat menjadi penyebab sesak napas khas paradoxical breathing. Kondisi ini merupakan gangguan pernapasan saat tidur yang menyebabkan seseorang bisa berhenti bernapas atau bernapas pendek selama tidur. Kondisi ini mengganggu aliran masuk oksigen dan aliran keluar karbon dioksida. Lama kelamaan, dinding dada dapat mengembang ke dalam, bukannya ke luar.

Mengalami trauma atau luka serius pada dinding diagframa

Mengalami kecelakaan dapat menyebabkan kerusakan pada area diagframa dimana tulang rusuk dan dinding dada bagian dalam terlepas sehingga diagframa berhenti berkontraksi dengan normal ketika menghirup udara sehingga memicu paradoxical breathing.

Gangguan saraf

Saraf phrenic merupakan saraf yang berperan dalam mengatur gerakan diagframa dan otot lainnya pada bagian dada atau torso. Kerusakan saraf pada bagian tersebut dapat menyebabkan perubahan kontraksi otot ketika bernapas. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan penyakit yang merusak saraf secara perlalhan seperti komplikasi trauma pada dada, kanker paru, multiple sclerosis, distrofi otot, dan sindroma Guillain-Barre.

Otot pernapasan melemah

Gangguan otot penyangga sistem pernapasan seperti pada penyakit multiple sclerosis dan penyakit Lou Gehrig dapat menjadi penyebab sesak napas akibat paradoxical breathing.

Defisiensi mineral

Kekurangan kalium, magnesium dan kalsium dapat mempengaruhi pola pernapasan melalui gangguan sistem saraf pusat yang mengatur proses pernapasan.

Pengobatan dan pencegahan paradoxical breathing

Sebagian besar kasus dari paradoxical breathing ditangani dengan mengobati kondisi yang menyebabkannya. Misalnya gangguan kontraksi otot akibat defisiensi mineral akan membaik ketika tubuh sudah mendapatkan asupan mineral yang mencukupi.

Pada kasus paradoxical breathing yang disebabkan oleh trauma pada dada, maka tindakan pembedahan diperlukan untuk memperbaiki sambungan otot dan tulang rusuk yang terlepas atau mengalami kerusakan. Namun pada kasus yang disebabkan oleh gangguan penyakit kronis dan gangguan saraf kemungkinan besar penanganan dan proses penyembuhannya lebih sulit.

Penanganan untuk mengatasi gejala dari paradoxical breathing juga meliputi:

  • Penggunaan alat bantu napas seperti masker oksigen
  • Penggunaan trakeotomi dengan membuat saluran napas baru
  • Mengganti elektrolit yang hilang dengan cairan intravena
  • Melakukan terapi pada gangguan tidur apnea
  • Menghilangkan sumbatan atau benda asing lain yang menyebabkan gangguan kontraksi dan sumbatan saluran napas.

Banyak dari penyebab paradoxical breathing tidak dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Meski demikian, gangguan tersebut dapat diminimalisir dengan perilaku seperti:

  • Menjaga pola makan yang sehat dengan nutrisi seimbang
  • Menjaga berat badan dalam batas yang sehat, hal ini diperlukan untuk mencegah gangguan tidur apnea
  • Mengurangi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
  • Memperkuat otot penopang bagian perut (core muscles) sekitar diagframa.

The post Paradoxical Breathing, Kelainan Otot Dada yang Bikin Anda Sulit Bernapas Lega appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Ketika Lansia Susah Tidur Nyenyak, Bantu Dengan 5 Cara Ini

Next Post

4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

Related Posts

Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera
Gaya Hidup

Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera

Oleh: Rizki
Sabtu, 29 Agustus 2026 / 10:43 WIB
Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern
Gaya Hidup

Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern

Oleh: Rizki
Kamis, 27 Agustus 2026 / 21:01 WIB
Cari Venue Pernikahan di Tangerang? Sheraton Jakarta Hadirkan Kenari Hall dalam Wedding Showcase
Gaya Hidup

Cari Venue Pernikahan di Tangerang? Sheraton Jakarta Hadirkan Kenari Hall dalam Wedding Showcase

Oleh: Rizki
Rabu, 26 Agustus 2026 / 22:29 WIB
Gulai Salmon Jadi Menu Spesial Hotel Santika Premiere ICE-BSD
Gaya Hidup

Gulai Salmon Jadi Menu Spesial Hotel Santika Premiere ICE-BSD

Oleh: Rizki
Rabu, 26 Agustus 2026 / 22:23 WIB
Sajikan Lebih dari 100 Menu Tiap Minggu, LBCo. Sunday Brunch Jadi Destinasi Kuliner Hits Gading Serpong
Gaya Hidup

Sajikan Lebih dari 100 Menu Tiap Minggu, LBCo. Sunday Brunch Jadi Destinasi Kuliner Hits Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 24 Agustus 2026 / 17:13 WIB
Nikmati City View Gading Serpong dari Lantai 19 Sambil Belajar Tradisi Matcha di HARRIS Hotel
Gaya Hidup

Nikmati City View Gading Serpong dari Lantai 19 Sambil Belajar Tradisi Matcha di HARRIS Hotel

Oleh: Rizki
Senin, 24 Agustus 2026 / 17:04 WIB
Next Post
4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Atria Residences Gading Serpong Hadirkan Wajah Baru, 148 Kamar Siap Menyambut Tamu

Atria Residences Gading Serpong Hadirkan Wajah Baru, 148 Kamar Siap Menyambut Tamu

Minggu, 30 Agustus 2026 / 17:53 WIB
Amunisi Baru Sektor Pertahanan, Eks Bek Timnas Indonesia Merapat ke Dewa United Banten

Amunisi Baru Sektor Pertahanan, Eks Bek Timnas Indonesia Merapat ke Dewa United Banten

Sabtu, 29 Agustus 2026 / 11:04 WIB
Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera

Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera

Sabtu, 29 Agustus 2026 / 10:43 WIB
Persita Siap Tempur di BRI Super League 2026/2027, Carlos Pena Bidik Performa Lebih Konsisten

Persita Siap Tempur di BRI Super League 2026/2027, Carlos Pena Bidik Performa Lebih Konsisten

Jumat, 28 Agustus 2026 / 19:25 WIB
Sinar Mas Land dan Komdigi Kolaborasi Bangun Pusat Ekosistem Digital di BSD City

Sinar Mas Land dan Komdigi Kolaborasi Bangun Pusat Ekosistem Digital di BSD City

Jumat, 28 Agustus 2026 / 19:20 WIB
Warga Serbu Samsat Cikokol, Keringanan Pajak Kendaraan Banten Disambut Antusias

Warga Serbu Samsat Cikokol, Keringanan Pajak Kendaraan Banten Disambut Antusias

Jumat, 28 Agustus 2026 / 18:58 WIB
Sebelum Kembali ke Eropa, Ivar Jenner Pastikan Bertahan Semusim Lagi di Dewa United

Sebelum Kembali ke Eropa, Ivar Jenner Pastikan Bertahan Semusim Lagi di Dewa United

Kamis, 27 Agustus 2026 / 23:08 WIB
Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern

Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern

Kamis, 27 Agustus 2026 / 21:01 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang