TANGERANG, WT – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Majelis Taklim Maktabul Aitam yang dirangkaikan dengan peringatan milad ke-28 Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Dhuafa Maktabul Aitam di Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Selasa (23/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan majelis taklim yang kini dapat langsung dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Ia berharap fasilitas tersebut digunakan secara optimal, khususnya oleh warga Pakulonan Barat.
Menurutnya, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Pendidikan karakter sejak dini dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berintegritas.

Bupati juga menekankan bahwa Majelis Taklim Maktabul Aitam dapat menjadi sarana pembinaan bagi anak-anak yatim yang berada di bawah naungan yayasan. Ia berharap lembaga tersebut mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi luhur.
Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid memberikan apresiasi kepada Yayasan Maktabul Aitam yang telah konsisten mengayomi anak-anak yatim piatu dan dhuafa selama 28 tahun. Menurutnya, peran yayasan tersebut turut memperkuat kepedulian sosial dan syiar Islam di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Maktabul Aitam Royani mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemekab Tangerang, para donatur, dan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa majelis taklim telah mulai digunakan untuk kegiatan pengajian ibu-ibu dan anak-anak sejak November lalu, dan diharapkan terus memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar.

Pada kesempatan yang sama pembina yayasan, A. Zaki Iskandar memberikan pesan agar apa yang sudah dibangun bisa dijaga dan dirawat sebaik-baiknya serta dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan bersama.
“Titip kepada Pak Lurah, Pak RW serta Pak Ustadz Royani untuk nanti ibu-ibu semuanya memanfaatkan majelis taklim ini buat pengajian, tapi bukan cuma ibu-ibu bapak-bapaknya juga. Tempat ini mudah-mudahan bukan saja menjadi tempat belajar baca tulis Alquran tapi juga syiar Islam yang lain,” tutupnya. (RIK)
















Discussion about this post