• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 20 April 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Nilai Ancaman Serius bagi Perdamaian Dunia

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 5 Januari 2026 / 08:42 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional, sekaligus preseden berbahaya yang dapat menghancurkan tatanan dunia berbasis multilateralisme.

Inisiator GKB-NU, Hery Haryanto Azumi, menegaskan bahwa intervensi militer sepihak, apa pun dalihnya, merupakan bentuk arogansi kekuatan (power arrogance) yang mengancam perdamaian global.

READ ALSO

LSAK Kritik Pelaporan Jubir KPK, Tegaskan Faizal Assegaf Bukan Saksi Ahli

JMM Dukung Pengetatan Imigrasi Cegah Jamaah Haji-Umrah Non-Prosedural

“Ini bukan sekadar persoalan Venezuela. Ini adalah serangan langsung terhadap prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional. Jika praktik seperti ini dibiarkan, maka dunia sedang diarahkan menuju hukum rimba, di mana yang kuat bebas menginjak yang lemah,” tegas Hery dalam pernyataannya, Senin (5/1).

Hery menilai langkah Amerika Serikat mencerminkan kecanduan lama menggunakan kekuatan militer sebagai jalan pintas menghadapi negara-negara yang dianggap menentang kepentingan geopolitiknya.

“Amerika Serikat kembali menunjukkan adiksi pada pendekatan utility over legality. Kepentingan strategis ditempatkan di atas hukum. Ini sangat berbahaya karena membuka pembenaran bahwa segala cara sah dilakukan demi mempertahankan hegemoni,” ujarnya.

Menurut GKB-NU, dalih historis seperti Doktrin Monroe 1823 dan Koreksi Roosevelt 1904 tidak lagi relevan dan justru memperlihatkan sisa-sisa mental kolonialisme yang bertentangan dengan semangat hubungan internasional modern.

“Doktrin tersebut bersifat sepihak, usang, dan berbau kolonial. Menghidupkannya kembali sama saja dengan mengubur multilateralisme yang selama ini menjadi fondasi perdamaian dunia pasca-Perang Dunia II,” kata Hery.

Lebih jauh, GKB-NU mengingatkan bahwa tindakan sepihak Amerika Serikat justru menciptakan preseden global yang sangat berbahaya. Negara-negara besar lain dapat menggunakan pola serupa untuk membenarkan intervensi militer di wilayah konflik maupun kawasan strategis.

“Apa yang dilakukan AS hari ini bisa dijadikan pembenaran oleh Rusia di Ukraina atau Tiongkok di Taiwan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan pola ini digunakan untuk melegitimasi intervensi asing di wilayah kaya sumber daya seperti Aceh dan Papua dengan dalih kemanusiaan atau perlindungan investasi,” ujar Hery.

Ia menegaskan, jika pendekatan semacam ini dinormalisasi, maka tindakan sepihak akan berubah menjadi norma global yang diterima, dan pada akhirnya menghancurkan perdamaian dunia yang selama puluhan tahun berhasil dijaga.

GKB-NU menilai situasi ini sebagai bukti runtuhnya nilai-nilai multilateralisme dalam hubungan internasional. Oleh karena itu, GKB-NU secara tegas mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran kepemimpinan global yang lebih berani dan strategis.

“Presiden Prabowo harus memimpin konsolidasi Global South. Indonesia memiliki legitimasi historis dan moral untuk itu. Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955 dan peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok adalah bukti bahwa Indonesia mampu menjadi penyeimbang kekuatan dunia,” tegas Hery.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi lokomotif pembebasan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dari kolonialisme, bahkan menginspirasi lahirnya BRICS.

“Dunia saat ini kembali dipaksa memilih antara Amerika Serikat atau Tiongkok. Ini berbahaya. Global South tidak boleh terus-menerus dijadikan objek tarik-menarik hegemoni. Indonesia harus hadir menawarkan jalan ketiga melalui multilateralisme sejati,” katanya.

Menurut GKB-NU, rivalitas AS–Tiongkok telah menyeret dunia ke dalam polarisasi baru antara Blok Establishment dan Blok Resistance, dengan dampak serius terhadap stabilitas geopolitik dan geoekonomi global.

“Jika tidak ada kekuatan penyeimbang, konflik-konflik regional akan terus membesar dan berpotensi menjadi krisis global. Indonesia bisa dan harus menjadi exit strategy bagi kebuntuan tersebut,” ujar Hery.

Sebagai penutup, GKB-NU menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh diplomasi internasional pemerintahan Presiden Prabowo.

“Kami siap membantu pemerintah menggalang dukungan ulama, intelektual, publik luas, hingga diaspora Indonesia untuk memperkuat diplomasi internasional Indonesia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” pungkas Hery.

Tags: Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul UlamaGKB-NUHery Haryanto AzumiIndonesiaNahdlatul UlamaNasionalNU

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Next Post

Rayakan HUT ke-52, MP UIN Jakarta Berangkatkan Umroh 10 Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

Related Posts

KPK Didesak Tuntaskan Kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo
Nasional

LSAK Kritik Pelaporan Jubir KPK, Tegaskan Faizal Assegaf Bukan Saksi Ahli

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 17 April 2026 / 20:22 WIB
Pembentukan Pansus DPR RI Terkait Haji 2024 Dinilai Kental dengan Kepentingan Politik
Nasional

JMM Dukung Pengetatan Imigrasi Cegah Jamaah Haji-Umrah Non-Prosedural

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 16 April 2026 / 10:05 WIB
Target Beroperasi 2026, Sinar Mas Land Rampungkan Struktur Medical Suites di KEK Banten
Nasional

Target Beroperasi 2026, Sinar Mas Land Rampungkan Struktur Medical Suites di KEK Banten

Oleh: Rizki
Minggu, 12 April 2026 / 12:27 WIB
PT Indah Kiat Tangerang Tembus PROPER Hijau, Unggul dalam Program ESG
Nasional

PT Indah Kiat Tangerang Tembus PROPER Hijau, Unggul dalam Program ESG

Oleh: Rizki
Rabu, 8 April 2026 / 13:39 WIB
Universitas Kristen Petra Perkuat Industri Pangan Lewat Food Expert Talk 2026
Nasional

Universitas Kristen Petra Perkuat Industri Pangan Lewat Food Expert Talk 2026

Oleh: Rizki
Senin, 6 April 2026 / 21:55 WIB
Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana, Pipa HDPE Lebih Unggul untuk Jaringan Air di Wilayah Rawan
Nasional

Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana, Pipa HDPE Lebih Unggul untuk Jaringan Air di Wilayah Rawan

Oleh: Rizki
Senin, 6 April 2026 / 08:34 WIB
Next Post
Rayakan HUT ke-52, MP UIN Jakarta Berangkatkan Umroh 10 Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

Rayakan HUT ke-52, MP UIN Jakarta Berangkatkan Umroh 10 Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Lawan Stunting, Alfamidi Salurkan 3.600 Butir Telur bagi Anak di Tangerang Selatan

Lawan Stunting, Alfamidi Salurkan 3.600 Butir Telur bagi Anak di Tangerang Selatan

Senin, 20 April 2026 / 09:52 WIB
Persik Kediri Tundukkan Persita 1-0 di Stadion Brawijaya, Gol Toral Jadi Penentu

Persik Kediri Tundukkan Persita 1-0 di Stadion Brawijaya, Gol Toral Jadi Penentu

Minggu, 19 April 2026 / 17:38 WIB
Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

Sabtu, 18 April 2026 / 23:50 WIB
BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

Sabtu, 18 April 2026 / 22:23 WIB
Jasa Anti Rayap Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang & Kota Tangerang Terpercaya dan Profesional

Jasa Anti Rayap Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang & Kota Tangerang Terpercaya dan Profesional

Sabtu, 18 April 2026 / 10:51 WIB
Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih

Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih

Sabtu, 18 April 2026 / 09:10 WIB
Laga Krusial Persik vs Persita, Adu Taktik Dua Pelatih Spanyol

Laga Krusial Persik vs Persita, Adu Taktik Dua Pelatih Spanyol

Sabtu, 18 April 2026 / 08:55 WIB
Kasus Pembunuhan Viral di Cisauk: Dituntut 19 Tahun Penjara, Ibra Firdaus Divonis Bebas

Kasus Pembunuhan Viral di Cisauk: Dituntut 19 Tahun Penjara, Ibra Firdaus Divonis Bebas

Sabtu, 18 April 2026 / 08:38 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang