• Tentang Kami
  • Contact
Kamis, 29 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Bagaimana Proses Cuci Darah? Begini Penjelasan Dokter RS Medika Permata Hijau

Oleh: Rizki
Kamis, 7 Desember 2023 / 22:24 WIB
Ilustrasi cuci darah. (IST)

Ilustrasi cuci darah. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WT – Ginjal merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam tubuh, fungsi utamanya untuk menyaring darah dari racun dan zat berbahaya yang tidak dibutuhkan dalam tubuh.

Namun dalam kasus dan masalah kesehatan tertentu, ginjal dapat kehilangan fungsinya dan tubuh seseorang akan kehilangan kemampuan untuk menyaring darah juga membuang sisa zat berbahaya dari dalam darah. Jika itu terjadi, maka mereka harus melakukan cuci darah, yang merupakan prosedur wajib dilakukan ketika seseorang tidak lagi memiliki ginjal dengan fungsi baik.

READ ALSO

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur

Konsultan Ginjal Hipertensi RS Medika Permata Hijau, dr. Hery Emria, Sp.PD-KGH mengatakan, cuci darah atau lebih dikenal dengan istilah medis hemodialisis merupakan prosedur dalam dunia kedokteran yang dilakukan untuk membuang racun dan zat-zat sisa dalam darah yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh menggunakan mesin.

“Proses cuci darah biasanya dilakukan 3 kali dalam seminggu dan akan berlangsung selama 4 jam pada setiap prosedurnya. Namun, dokter bisa saja merekomendasikan kebutuhan tergantung dari kondisi dan kesehatan pasien,” katanya pada Kamis, (7/12/2023).

Menurutnya, pada orang yang sehat darah disaring di dalam ginjal dan sisa-sisa cairan dan racun akan dibuang melalui uretra dalam bentuk urine. Namun jika ginjal kehilangan kemampuannya untuk bisa menyaring darah dengan maksimal, ini dapat membuat racun dan zat-zat berbahaya lainnya mengendap dalam tubuh.
“Sudah dipastikan bahwa penyakit ginjal merupakan jenis penyakit yang mengharuskan seorang pasien untuk melakukan cuci darah, karena cuci darah sendiri berfungsi untuk menggantikan tugas ginjal dalam menyaring zat-zat berbahaya dalam tubuh,” ujar dr. Hery.

Dijelaskan dr. Hery, kondisi gagal ginjal baik kronis maupun akut merupakan alasan utama apakah seseorang membutuhkan cuci darah atau tidak, jika fungsi ginjal telah menurun sebanyak 80-90% maka cuci darah adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh pengidap gagal ginjal.

“Gagal ginjal sendiri bisa terjadi akibat beberapa kondisi yang bisa merusak ginjal seperti: Hipertensi, Diabetes, Lupus atau Penyakit ginjal polikistik,” terangnya.

Beberapa orang bisa terkena ginjal tanpa alasan yang diketahui. Gagal ginjal bisa menjadi kondisi jangka panjang, atau bisa datang tiba-tiba setelah sakit parah atau cedera.

dr. Hery menerangkan, hemodialisis merupakan jenis prosedur cuci darah yang paling umum, prosedur ini bekerja menggunakan mesin bernama dialisis. Proses penyaringan dilakukan dengan mengalirkan darah melalui jarum dan tabung yang disambungkan ke lengan Anda. Darah tersebut kemudian akan dialirkan ke dalam mesin dialisis untuk disaring.

“Di dalam mesin, darah akan diedarkan melalui filter dialyzer, yang memindahkan limbah ke dalam larutan dialisis yang mengandung air, garam, dan zat tambahan lainnya. Dalam tahap ini, darah akan tersaring dan zat-zat bahaya akan dibuang sehingga darah akan dalam keadaan bersih dan siap dimasukan ke dalam tubuh kembali,” jelasnya.

Darah yang telah disaring kemudian akan dialirkan kembali ke tubuh melalui jarum yang berbeda di lengan pasien. Selama proses ini berlangsung, dokter maupun petugas kesehatan akan terus memantau tekanan darah pasien untuk menyesuaikan seberapa cepat darah mengalir masuk dan keluar dari tubuh.

“Setelah proses cuci darah dilakukan, tekanan darah mungkin akan turun menjadi rendah, ini mungkin juga bisa menimbulkan rasa mual, pusing atau bahkan pingsan. Namun, tidak perlu khawatir karena semua kondisi Anda akan selalu di monitor dan ditangani oleh dokter,” ucap dr. Hery.

Kata dr. Hery, adapun beberapa efek samping lain dari hemodialisis meliputi, nyeri dada atau nyeri punggung, sakit kepala, kulit yang gatal, kram otot serta sindrom kaki gelisah.

Beberapa risiko dan komplikasi dalam cuci darah juga bisa terjadi seperti infeksi pada tempat suntikan, aliran darah yang buruk, atau penyumbatan dari jaringan parut atau bekuan darah. Namun, ini jarang terjadi dan bisa ditangani oleh dokter, tegasnya.

Cuci darah hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan diagnosa dan rekomendasi pengobatan dari dokter. Apabila Anda mengalami gagal ginjal yang tingkat kerusakannya telah mencapai 80-90% maka cuci darah biasanya akan diwajibkan untuk mencegah adanya komplikasi di kemudian hari.

Darah yang terkontaminasi zat-zat berbahaya bisa menyebabkan berbagai macam masalah yang serius, tandas dr. Hery.

Cuci darah juga bisa dilakukan pada pasien gagal ginjal yang sedang menunggu donor organ ginjal. Ini terjadi pada pasien gagal ginjal kronis, dimana ginjalnya sudah tidak bisa dipulihkan kembali dan harus menunggu donor untuk mengganti ginjalnya. Anda bisa mengkonsultasikan masalah terkait cuci darah dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal atau Ahli Nefrologi.

“Cuci darah bisa dihindari dengan memperhatikan gaya hidup agar tetap sehat, seperti tetap rutin berolahraga, menjaga kadar gula serta tekanan darah, juga memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari,” pungkas dr Hery. (RLS)

Tags: Bagaimana Proses Cuci Darah? Begini Penjelasan Dokter RS Medika Permata HijauCuci DarahPenyakit GinjalProses Cuci DarahWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Dishub Tangsel Bakal Punya Gedung UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor

Next Post

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Meritokrasi Kategori Sangat Baik dari KASN

Related Posts

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung
Kesehatan

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Oleh: Rizki
Kamis, 1 Oktober 2026 / 09:10 WIB
Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur
Kesehatan

Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur

Oleh: Rizki
Rabu, 30 September 2026 / 12:47 WIB
Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Next Post
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Meritokrasi Kategori Sangat Baik dari KASN

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Meritokrasi Kategori Sangat Baik dari KASN

Discussion about this post

WARTA TERKINI

KPK Didesak Tuntaskan Kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo

LSAK Dorong Transparansi dalam Pengangkatan Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah

Rabu, 28 Oktober 2026 / 17:53 WIB
QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina

QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina

Selasa, 27 Oktober 2026 / 22:04 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Waspada Kebakaran! Kabupaten Tangerang Alami 845 Kejadian Sejak Januari hingga 26 Oktober 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 / 21:08 WIB
PSS Sleman Bangkit Diakhir Laga, tetapi Borneo FC Tetap Pulang dengan Tiga Poin

PSS Sleman Bangkit Diakhir Laga, tetapi Borneo FC Tetap Pulang dengan Tiga Poin

Selasa, 27 Oktober 2026 / 21:03 WIB
Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten, M Azzari Jayabaya Siapkan 10 Program Unggulan

Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten, M Azzari Jayabaya Siapkan 10 Program Unggulan

Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:41 WIB
Pendaftaran Ditutup, M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Pendaftaran Ditutup, M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:38 WIB
Cari Venue di Tangerang? Atria Hotel Gading Serpong Hadirkan Ballroom Berkapasitas 1.500 Tamu

Cari Venue di Tangerang? Atria Hotel Gading Serpong Hadirkan Ballroom Berkapasitas 1.500 Tamu

Selasa, 27 Oktober 2026 / 08:58 WIB
Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Senin, 26 Oktober 2026 / 18:42 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang