• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 15 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Opini

Single Breadwinner: Kenyataan Sunyi yang Perlu Disuarakan di Hari Kartini

Oleh: Rizki
Senin, 21 April 2025 / 17:05 WIB
Emmy Kuswandari, Mahasiswi Komunikasi Korporat S2 Universitas Paramadina. (Dok. Pribadi)

Emmy Kuswandari, Mahasiswi Komunikasi Korporat S2 Universitas Paramadina. (Dok. Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WT – Hari Kartini bukan sekadar perayaan bunga-bunga atau kebaya warna-warni di sekolah atau isntansi kerja. Ia adalah pengingat akan perjuangan perempuan untuk mendapat pengakuan, kesempatan, dan keadilan dalam sistem yang sering tak berpihak. Di tengah gema peringatan yang kerap simbolik, mari kita tengok realitas yang nyaris sunyi: perjuangan para single breadwinner, ibu tunggal yang menjadi satu-satunya penopang ekonomi keluarganya.

Mayoritas ibu tunggal, menyandang peran ini – mengasuh anak sendirian sekaligus menghidupi keluarga tanpa sokongan pasangan dan minim dukungan sistemik. Pendapatan mayoritas dari mereka berada di bawah Rp1-5 juta per bulan, bahkan banyak sekali yang tidak menentu pendapatannya. Mereka tidak hanya memikul beban ekonomi, tapi juga tekanan emosional, sosial, dan mental, yang jarang terlihat, apalagi terdengar.

READ ALSO

PP 28/2024 Dibaca Setengah

Kampus atau Kantin Negara? Ketika Skripsi Kalah Sama Sendok Nasi

Di balik narasi kemandirian, tersembunyi kelelahan yang sistemik. Tidak adanya akses terhadap layanan psikologis, minimnya dukungan sosial yang terstruktur, dan absennya kebijakan publik yang adaptif terhadap kebutuhan ibu tunggal membuat peran ini nyaris mustahil dijalani tanpa mengorbankan kesehatan mental. Namun, mereka tetap berdiri. Teguh. Diam-diam kuat.

Yang paling mencolok: banyak sekali ibu tunggal yang berjuang mencari peluang kerja dan juga tambahan ketrampilan, dengan harapan, ketrampilan baru tersebut bisa menjadi pembuka peluang ekonomi. Ini membuktikan bahwa ibu tunggal bukan objek belas kasihan. Mereka adalah subjek perubahan yang butuh akses, bukan simpati. Mereka haus akan kesempatan—bukan bantuan kosong, tapi dukungan nyata yang menghargai waktu dan kondisi mereka.

Namun, hingga kini negara belum hadir secara utuh untuk mereka. Skema perlindungan sosial di Indonesia masih didesain untuk rumah tangga “normal”—yang diasumsikan terdiri dari dua orang dewasa. Padahal, kenyataannya jauh berbeda. Kadang kala, program pelatihan terlalu panjang, lokasi terlalu jauh, informasi sulit diakses. Akibatnya, partisipasi mereka rendah bukan karena tidak mau, tetapi karena sistem menutup pintu.

Di sinilah Hari Kartini harus dimaknai kembali. Kartini tidak hanya bicara tentang akses pendidikan, tapi juga keberpihakan pada perempuan dalam segala kondisi sosialnya. Di era sekarang, itu berarti memperjuangkan sistem kerja fleksibel, pelatihan berbasis digital, layanan psikologis komunitas, serta jaminan perlindungan sosial untuk perempuan kepala keluarga.

Perempuan yang menjadi single breadwinner hari ini sedang berjuang seperti Kartini dulu—melawan keterbatasan, menembus bias sosial, dan menantang narasi dominan tentang keluarga ideal. Mereka adalah Kartini masa kini yang perlu lebih dari sekadar penghormatan simbolik.

Mereka menjaga nyala rumah dalam senyap. Mereka menyelamatkan generasi dalam sunyi. Dan jika kita tidak mendengarkan mereka sekarang, maka Hari Kartini kehilangan maknanya yang paling substansial: keadilan untuk semua perempuan, dalam segala bentuk kehidupannya.

Penulis:

Emmy Kuswandari , Mahasiswi Komunikasi Korporat S2 Universitas Paramadina

Tags: Emmy KuswandariHari Kartinikebaya

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Peringati Hari Kartini, VIVERE Hotel Gelar Cooking Class Bersama Ibu-Ibu UMKM Tangerang

Next Post

Ranwal RPJMD 2025-2029 Disepakati, Bupati Tangerang Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Related Posts

PP 28/2024 Dibaca Setengah
Opini

PP 28/2024 Dibaca Setengah

Oleh: Rizki
Kamis, 28 Mei 2026 / 11:16 WIB
Kampus atau Kantin Negara? Ketika Skripsi Kalah Sama Sendok Nasi
Opini

Kampus atau Kantin Negara? Ketika Skripsi Kalah Sama Sendok Nasi

Oleh: Rizki
Kamis, 7 Mei 2026 / 17:04 WIB
Saat Penjelasan Resmi Kalah Cepat dari Tafsir Publik
Opini

Saat Penjelasan Resmi Kalah Cepat dari Tafsir Publik

Oleh: Rizki
Kamis, 12 Februari 2026 / 21:24 WIB
KPK versus Kejaksaan: Pemberantasan Korupsi atau Perebutan Panggung?
Opini

KPK versus Kejaksaan: Pemberantasan Korupsi atau Perebutan Panggung?

Oleh: Rizki
Kamis, 25 Desember 2025 / 09:55 WIB
Informasi Lengkap tentang KLH dan Dinas Lingkungan Hidup di Indonesia
Opini

Informasi Lengkap tentang KLH dan Dinas Lingkungan Hidup di Indonesia

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 18 Desember 2025 / 02:53 WIB
Integritas Bukan Diwariskan Lewat Kata, Tetapi dengan Keteladanan
Opini

Integritas Bukan Diwariskan Lewat Kata, Tetapi dengan Keteladanan

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Desember 2025 / 16:35 WIB
Next Post
Ranwal RPJMD 2025-2029 Disepakati, Bupati Tangerang Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Ranwal RPJMD 2025-2029 Disepakati, Bupati Tangerang Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Kasus Gudang Pestisida yang Mencemari Sungai Cisadane Masuk Pengadilan, Kementerian LH Ajukan Gugatan Rp27 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 / 20:51 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Protes Bau Busuk, Warga Pakulonan Tolak Pembuangan Sampah dari Luar ke TPS

Minggu, 14 Juni 2026 / 18:23 WIB
Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure

Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure

Sabtu, 13 Juni 2026 / 16:53 WIB
Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk Targetkan Tanam 1 Juta Pohon di DAS Cisadane

Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk Targetkan Tanam 1 Juta Pohon di DAS Cisadane

Sabtu, 13 Juni 2026 / 16:47 WIB
Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis

Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis

Jumat, 12 Juni 2026 / 13:30 WIB
Euforia Piala Dunia 2026, Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Gratis hingga Final

Euforia Piala Dunia 2026, Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Gratis hingga Final

Jumat, 12 Juni 2026 / 13:24 WIB
Nikmati Hidangan Ramadan dengan Alunan Musik dan Dekorasi Timur Tengah di ARYADUTA Lippo Village

Promo HOT DEALS Juni 2026, Nikmati Staycation Nyaman di ARYADUTA Lippo Village dengan Harga Spesial

Jumat, 12 Juni 2026 / 13:19 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang