• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 15 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Automatonophobia, Takut Pada Benda yang Mirip Manusia

Oleh: Sofia
Rabu, 17 Juni 2020 / 21:12 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika sedang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan, berbagai produk pakaian yang terpajang di manekin tentu sudah menjadi pemandangan yang biasa. Tapi lain halnya untuk para penderita Automatonophobia. Kegiatan jalan-jalan mendadak jadi sebuah trip horor yang mencekam. Mereka pasti akan merasa tersiksa dan memilih untuk segera pulang ke rumah.

Automatonophobia bukan hanya ketakutan biasa

Automatonophobia merupakan sebuah fobia yang menyebabkan seseorang merasakan ketakutan saat melihat benda-benda yang bentuknya menyerupai manusia seperti figur lilin, manekin, patung, boneka, robot, atau animatronik.

READ ALSO

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Tidak hanya ketakutan biasa, penderita automatonophobia juga mengalami kecemasan dan stres yang berlebih saat berhadapan dengan benda yang menjadi fobia.

Hal ini tentu akan mengganggu pada kehidupan sehari-hari, terutama saat penderita mendatangi tempat-tempat yang sarat akan objek yang ditakuti seperti pusat perbelanjaan, bioskop atau taman bermain.

Dalam kasus yang parah, fobia ini dapat membuat penderitanya mengisolasi diri dari lingkungan sosialnya dan takut pergi dari rumah karena kekhawatiran akan bertemu dengan objek fobianya.

Gejala automatonophobia

Sumber: Good Therapy

Gejala yang dialami oleh penderita automatonophobia bisa bermacam-macam pada setiap orang. Tidak selalu ketika melihat langsung, reaksi ketakutan bisa muncul walau hanya melihat fotonya saja. Berikut adalah gejalanya:

  • perasaan resah dan gelisah
  • rasa khawatir dan was-was akan bertemu lagi dengan objek yang ditakuti
  • jantung yang berdebar kencang
  • sesak nafas dan nyeri dada
  • tubuh bergetar
  • menghilangnya konsentrasi
  • mual dan pusing
  • gangguan tidur
  • serangan panik

Beberapa reaksi lainnya adalah ketika orang dengan automatonophobia tiba-tiba dihadapkan dengan objek yang ditakuti, mereka akan langsung terdiam, berlari, atau sembunyi. Kebanyakan dari mereka selalu berusaha menjauh dari tempat atau menghindari situasi yang memungkinkan untuk bertemu dengan objek tersebut.

Apa saja penyebab automatonophobia?

Belum diketahui secara pasti apa penyebab automatonophobia. Namun, sebuah penelitian menyatakan penyebab utama dapat terbagi menjadi dua jenis yaitu experiential phobia dan non-experiential phobia.

Pada experiential phobia, ketakutan pada sesuatu dapat disebabkan karena kejadian yang traumatis di masa lalu seperti menonton film horor atau science fiction dengan robot berbentuk manusia yang menyeramkan, juga berkunjung ke museum dengan banyak patung di dalamnya.

Sedangkan pada non-experiential phobia, penderita tidak mengalami kejadian yang membuat trauma. Namun, terdapat beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan munculnya fobia:

  • Memiliki orang tua, saudara, atau keluarga lain yang menderita automatonophobia dapat menjadi kemungkinan Anda juga akan mengalaminya.
  • Mendengar cerita menyeramkan yang berkaitan dengan benda-benda berupa manusia dapat menimbulkan reaksi sensitif untuk beberapa orang.
  • Perkembangan otak yang membuat seseorang lebih rentan terhadap fobia tersebut.

Bagaimana cara mengatasinya?

automatonophobia

Sumber: NBC News

Automatonophobia dapat diatasi dengan terapi yang tepat. Terapi yang akan dilakukan juga bergantung dari gejala-gejala tertentu yang dialami, tingkat keparahan, dan efeknya untuk kegiatan sehari-hari. Biasanya, orang dengan automatonophobia dapat ditangani dengan terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi eksposur.

CBT merupakan pendekatan psikoterapi yang bertujuan untuk mengubah pola pikir menjadi lebih baik dengan membantu menghilangkan pikiran-pikiran buruk tentang objek yang ditakuti.

Terapi lanjutan yang akan dilakukan adalah terapi eksposur. Pada terapi ini, penderita fobia akan dihadapkan langsung dengan sesuatu yang ditakutkan.

Terapi eksposur berfokus pada mengubah respons Anda terhadap objek yang ditakuti. Terapi ini bertujuan untuk memperbaiki kebiasaan menghindar dan mengurangi reaksi serta gejala kepanikan yang terjadi saat berhadapan dengan objek ketakutannya.

Jika terapi masih kurang mencukupi untuk mengatasi fobia, penggunaan obat-obatan mungkin akan disertakan dalam penanganan. Pil antidepresan, beta blockers, dan tranquizillers dapat digunakan, benzodiazepines juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala dalam jangka pendek.

Namun, perlu diketahui penggunaan benzodiazepines tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan ketergantungan.

Beberapa perawatan di rumah ini juga dapat dilakukan. beberapa di antaranya adalah:

  • Mindfulness strategy. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengurangi kecemasan dengan mengubah pola pikir atas sesuatu yang ditakuti.
  • Melakukan teknik relaksasi. Latihan relaksasi seperti pernapasan yang dalam dan relaksasi otot dapat membantu mengatasi stres dan rasa cemas.
  • Melakukan aktivitas fisik yang disenangi. Cara ini dapat membantu dalam melupakan ketakutan Anda walau sejenak.

The post Automatonophobia, Takut Pada Benda yang Mirip Manusia appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Diduga Selewengkan BNPT, TKSK Dan PKH Dilaporkan ke Kejari

Next Post

Apa Saja Efek Penuaan Terhadap Sistem Saraf?

Related Posts

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Next Post
Apa Saja Efek Penuaan Terhadap Sistem Saraf?

Apa Saja Efek Penuaan Terhadap Sistem Saraf?

Discussion about this post

WARTA TERKINI

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

J&T Express Resmi Buka Outlet Pertama di Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 15 September 2026 / 15:51 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Pertanahan, Ada Dirjen ATR/BPN dan Kepala Kantah Tangerang

Selasa, 15 September 2026 / 12:19 WIB
KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten di BSD Tembus Investasi Rp1,9 Triliun, Serap 1.773 Tenaga Kerja

Selasa, 15 September 2026 / 12:05 WIB
Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Hasil Lengkap Pekan Kedua BRI Super League 2026/2027: Persija Tekuk Persib, Persita Menang Dramatis

Selasa, 15 September 2026 / 11:57 WIB
Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, BAZNAS Bantu Kebutuhan Keluarga

Selasa, 15 September 2026 / 11:49 WIB
Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Selasa, 15 September 2026 / 11:42 WIB
Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Technogym Perkenalkan Teknologi Fitness dan Wellness di Indonesia Sports Summit 2026

Selasa, 15 September 2026 / 11:27 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang