• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 26 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Paradoxical Breathing, Kelainan Otot Dada yang Bikin Anda Sulit Bernapas Lega

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 1 Juni 2018 / 14:29 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Bernapas melibatkan gerakan otot diafragma yang menekan ke bawah untuk membuat paru-paru mengembang sehingga memungkinkan udara dari luar terhirup masuk ke dalam. Namun, kelainan otot bisa membuat diafragma dan paru justru bekerja sebaliknya. Kondisi ini disebut paradoxical breathing, salah satu penyebab sesak napas yang mungkin tidak pernah Anda sadari.

Apa itu paradoxical breathing?

Paradoxical breathing adalah gangguan pernapasan yang diakibatkan oleh kelainan fungsi kontraksi otot diafragma. Normalnya, otot diafragma harus menekan ke bawah agar Anda bisa bernapas, tapi kondisi ini menyebabkan otot diafragma malah terdorong naik sehingga paru-paru tidak dapat mengembang.

READ ALSO

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Akibatnya, seseorang yang mengalami kondisi ini tidak dapat bernapas lega untuk menghirup oksigen sebanyak yang tubuhnya perlukan. Paradoxical breathing juga menyebabkan tubuh tidak dapat mengeluarkan karbon dioksida sebanyak mestinya. Hal ini dapat menjadi penyebab sesak napas dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Tanda dan gejala dari paradoxical breathing

Tanda dan gejala paradoxical breathing adalah:

  • Bernapas sangat pendek
  • Mudah merasa pusing dan lemas
  • Mudah mengantuk dan tidur terlalu lama
  • Mudah merasa lelah
  • Bangun tidur dalam keadaan lelah
  • Sering terbangun saat malam hari
  • Denyut jantung sangat cepat
  • Lemah, letih, lesu, lunglai (Performa aktivitas fisik yang rendah)
  • Bernapas sangat cepat
  • Mengalami sensasi nyeri dan tekanan pada area sekitar dada dan perut

Apa penyebab sesak napas khas paradoxical breathing?

Pada dasarnya gangguan paradoxical breathing disebabkan oleh kelainan otot diagframa dan merupakan jenis gangguan yang sulit untuk dikenali.

Meski begitu, ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan kondisi ini. Misalnya:

Obstruction Sleep Apnea

Obstruction sleep apnea dapat menjadi penyebab sesak napas khas paradoxical breathing. Kondisi ini merupakan gangguan pernapasan saat tidur yang menyebabkan seseorang bisa berhenti bernapas atau bernapas pendek selama tidur. Kondisi ini mengganggu aliran masuk oksigen dan aliran keluar karbon dioksida. Lama kelamaan, dinding dada dapat mengembang ke dalam, bukannya ke luar.

Mengalami trauma atau luka serius pada dinding diagframa

Mengalami kecelakaan dapat menyebabkan kerusakan pada area diagframa dimana tulang rusuk dan dinding dada bagian dalam terlepas sehingga diagframa berhenti berkontraksi dengan normal ketika menghirup udara sehingga memicu paradoxical breathing.

Gangguan saraf

Saraf phrenic merupakan saraf yang berperan dalam mengatur gerakan diagframa dan otot lainnya pada bagian dada atau torso. Kerusakan saraf pada bagian tersebut dapat menyebabkan perubahan kontraksi otot ketika bernapas. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan penyakit yang merusak saraf secara perlalhan seperti komplikasi trauma pada dada, kanker paru, multiple sclerosis, distrofi otot, dan sindroma Guillain-Barre.

Otot pernapasan melemah

Gangguan otot penyangga sistem pernapasan seperti pada penyakit multiple sclerosis dan penyakit Lou Gehrig dapat menjadi penyebab sesak napas akibat paradoxical breathing.

Defisiensi mineral

Kekurangan kalium, magnesium dan kalsium dapat mempengaruhi pola pernapasan melalui gangguan sistem saraf pusat yang mengatur proses pernapasan.

Pengobatan dan pencegahan paradoxical breathing

Sebagian besar kasus dari paradoxical breathing ditangani dengan mengobati kondisi yang menyebabkannya. Misalnya gangguan kontraksi otot akibat defisiensi mineral akan membaik ketika tubuh sudah mendapatkan asupan mineral yang mencukupi.

Pada kasus paradoxical breathing yang disebabkan oleh trauma pada dada, maka tindakan pembedahan diperlukan untuk memperbaiki sambungan otot dan tulang rusuk yang terlepas atau mengalami kerusakan. Namun pada kasus yang disebabkan oleh gangguan penyakit kronis dan gangguan saraf kemungkinan besar penanganan dan proses penyembuhannya lebih sulit.

Penanganan untuk mengatasi gejala dari paradoxical breathing juga meliputi:

  • Penggunaan alat bantu napas seperti masker oksigen
  • Penggunaan trakeotomi dengan membuat saluran napas baru
  • Mengganti elektrolit yang hilang dengan cairan intravena
  • Melakukan terapi pada gangguan tidur apnea
  • Menghilangkan sumbatan atau benda asing lain yang menyebabkan gangguan kontraksi dan sumbatan saluran napas.

Banyak dari penyebab paradoxical breathing tidak dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Meski demikian, gangguan tersebut dapat diminimalisir dengan perilaku seperti:

  • Menjaga pola makan yang sehat dengan nutrisi seimbang
  • Menjaga berat badan dalam batas yang sehat, hal ini diperlukan untuk mencegah gangguan tidur apnea
  • Mengurangi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
  • Memperkuat otot penopang bagian perut (core muscles) sekitar diagframa.

The post Paradoxical Breathing, Kelainan Otot Dada yang Bikin Anda Sulit Bernapas Lega appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Ketika Lansia Susah Tidur Nyenyak, Bantu Dengan 5 Cara Ini

Next Post

4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

Related Posts

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda
Gaya Hidup

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Oleh: Rizki
Senin, 26 Oktober 2026 / 09:54 WIB
Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan
Gaya Hidup

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Oleh: Rizki
Sabtu, 24 Oktober 2026 / 22:43 WIB
Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru
Gaya Hidup

Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru

Oleh: Rizki
Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:26 WIB
Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan
Gaya Hidup

Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan

Oleh: Rizki
Sabtu, 17 Oktober 2026 / 07:29 WIB
Rayakan Oktober Penuh Keseruan, Pakons Prime Hotel Rilis Paket Menginap Spesial Halloween dan Kolaborasi CGV
Gaya Hidup

Rayakan Oktober Penuh Keseruan, Pakons Prime Hotel Rilis Paket Menginap Spesial Halloween dan Kolaborasi CGV

Oleh: Rizki
Jumat, 16 Oktober 2026 / 09:50 WIB
Showcase Battle Dance Competition Jadi Panggung Anak Muda Asah Kreativitas dan Mental
Gaya Hidup

Showcase Battle Dance Competition Jadi Panggung Anak Muda Asah Kreativitas dan Mental

Oleh: Rizki
Minggu, 11 Oktober 2026 / 21:31 WIB
Next Post
4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

4 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Sambil Menunggu Buka Puasa

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Senin, 26 Oktober 2026 / 18:42 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Jadwal Pekan ke-7 BRI Super League 2026/2027: Persija vs Persik, Persebaya Hadapi Madura United

Senin, 26 Oktober 2026 / 11:46 WIB
Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Senin, 26 Oktober 2026 / 09:54 WIB
Solusi Rumah Aman dan Estetik, FORTRESS Pintu Baja & MEVVAH Wall Panel Hadir di HOMEDEC 2026

Solusi Rumah Aman dan Estetik, FORTRESS Pintu Baja & MEVVAH Wall Panel Hadir di HOMEDEC 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 / 17:20 WIB
Ratusan Warga Sambangi Petals Urban Market, Ada Donor Darah hingga Atraksi Taekwondo

Ratusan Warga Sambangi Petals Urban Market, Ada Donor Darah hingga Atraksi Taekwondo

Minggu, 25 Oktober 2026 / 17:01 WIB
Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 / 22:43 WIB
Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan

Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan

Jumat, 23 Oktober 2026 / 21:52 WIB
Nikmati Malam Halloween Penuh Keseruan di Le Semar Hotel Karawaci

Nikmati Malam Halloween Penuh Keseruan di Le Semar Hotel Karawaci

Jumat, 23 Oktober 2026 / 16:07 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang