• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 27 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Minta Bantu UMKM, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Produk ‘Online’ Dikuasai Luar Negeri

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 11 Januari 2019 / 06:28 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam. (Foto: JAY/Humas)

READ ALSO

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di negara kita itu ada 56 juta. Ada banyak problem di UKM-UKM kita yang berkaitan dengan bagaimana membangun brand, bagaimana mengikuti design yang sesuai pasar, bagaimana membuat kemasan amenarik, dan persoalan-persoalan lain yang menyangkut modal, akses ke pasar.

“Yang kita lihat ini, satu per satu akan bisa selesai kalau dunia usaha, swasta ini bersama-sama dengan pemerintah membangun negara ini bersama-sama,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 dan Peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam.

Oleh sebab itu, Presiden mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online supaya sambung dengan ekosistem offline-nya. Artinya, seluruh UMKM, seluruh UKM yang ada di negara kita bisa masuk semuanya ke Bukalapak.

Caranya seperti apa? Menurut Presiden, bisa saja kerja sama misalnya, dengan Menteri Perindustrian, dengan Menteri UKM untuk memperbaiki packaging, memperbaiki kemasan-kemasan yang ada di negara kita.

Presiden Jokowi meninjau stand mitra Bukalapak saat menghadiri Peringatan HUT ke-9 Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi meninjau stand mitra Bukalapak saat menghadiri Peringatan HUT ke-9 Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam. (Foto: JAY/Humas)

Menurut Kepala Negara dirinya hampir setiap kali, setiap minggu masuk ke kampung, masuk ke desa. Ia merasa sedih kalau melihat sebuah produk kualitasnya bagus, barangnya bagus tapi tidak bisa masuk akses ke pasar karena packaging-nya yang jelek. Tidak diberi sebuah brand yang kelihatan memiliki kualitas.

Belum lagi nanti berbicara hal yang berkaitan dengan desain seperti  furniture. Kepala Negara menjelaskan, banyak UKM-UKM kita memiliki produk yang bagus tapi tren tidak mengikuti tren pasar. Desainnya bagus, tapi warnanya tidak mengikuti juga keinginan pasar.

“Seperti inilah yang tadi saya sampaikan, kalau bisa disambungkan antara ekosistem offline dan ekosistem online ini akan menjadi sebuah kekuatan yang besar bagi produk-produk yang ada di negara kita,” ujar Presiden seraya menambagikan, jangat besar peluang itu.

Presiden juga mengingatkan, jangan sampai karena produk-produk kita enggak bisa masuk, produk UKM enggak bisa masuk ke online diisi oleh barang-barang dari luar. “Jangan sampai kejadian ini terjadi. Market place kita, produknya itu justru dari luar. Mungkin sementara enggak apa-apa tapi dalam jangka pendek, jangka tengah, ini harus diusahakan bersama-sama agar barang-barang itu semuanya produk dalam negeri kita,” tegasnya.

Sangat Besar

Menanggapi informasi yang disampaikan oleh CEO Bukalapan, Ahmad Zaky, bahwa  sekarang Pelapak yang ada di Bukalapak ini ada 4 juta, Presiden Jokowi mengatakan, itu jumlah yang sangat besar.

Tetapi, kalau dibandingkan dengan 56 juta, menurut Presiden, Bukalapak masih punya pekerjaan besar yang 52 juta, Pak Zaky. “Juga ini tugas pemerintah, menteri-menteri yang ada. Agar semuanya itu masuk, 56 juta itu masuk semuanya ke Bukalapak,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan rasa senangnya karena 70-80 persen pedagang yang ada, pelapak yang ada di Bukalapak ini adalah UKM. Apalagi Bukalapak tahun ini diseleksi oleh pemerintah kita untuk menjadi salah satu penyalur kredit ke UKM, yang namanya Kredit UMi, Kredit Ultra Mikro.

“Ini saya kira sangat bagus sekali. Instrumen kredit ini akan sangat bermanfaat bagi usaha-usaha mikro yang kita miliki,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga berpesan agar keberanian Ahmad Zaky mendirkan Bukalapak dengan modal Rp80.000 dan sempat putus asa namun kemudian tidak tega karena sudah ribuan UKM yang mulai tergantung pada platform Bukalapak, dijadikan sebuah contoh, sebuah inspirasi bagi seluruh pengusaha muda kita yang ada di Indonesia.

Untuk itu, Presiden Jokowi berharap unicorn seperti Bukalapak tidak hanya mengeksploitasi pertumbuhan ekonomi digital, tapi juga memiliki hati, yang memiliki jiwa, punya misi sosial, jauh di luar hanya sekadar mengejar profit dan keuntungan.

“Nah, inilah saya kira yang menjadi contoh, menjadi teladan kita agar semua pelaku ekonomi digital kita ini meniru dan memiliki semangat yang sama,” pungkas Presiden.

Diakhir pidatonya Presiden didampingi Achmad Zaky, Menkominfo, dan Kepala Bekraf menekan tombol virtual sebagai tanda peluncuran Mitra Bukalapak. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menerima potongan tumpeng yang diberikan oleh Achmad Zaky.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky. Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukota, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjnegoro, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menkominfo Rudiantara, Kepala Bekraf Triawan Munaf. (FID/JAY/ES)

 

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Ini 3 Titik Lokasi Rawan Kecelakaan di Tangsel

Next Post

Komitmen Presiden Jokowi Tak Perlu Diragukan, Korupsi/Pungli di 4 Sektor Ini Turun Signifikan

Related Posts

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia
Nasional

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Oleh: Rizki
Rabu, 23 September 2026 / 19:44 WIB
Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI
Nasional

Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:43 WIB
Genjot Transisi Energi, Pemerintah Siapkan Proyek PLTS 100 GW dan Transmisi Rp2.700 Triliun
Nasional

Genjot Transisi Energi, Pemerintah Siapkan Proyek PLTS 100 GW dan Transmisi Rp2.700 Triliun

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:33 WIB
Dukung Kemandirian Energi, PT GUT Tampil di Electricity Connect 2026
Nasional

Dukung Kemandirian Energi, PT GUT Tampil di Electricity Connect 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:05 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada
Nasional

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Pertanahan, Ada Dirjen ATR/BPN dan Kepala Kantah Tangerang

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 12:19 WIB
Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen
Nasional

Kedubes Swedia Hadirkan Kembali Jejak Budaya Jawa-Bali Lewat Pameran Tyra Kleen

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:42 WIB
Next Post
Komitmen Presiden Jokowi Tak Perlu Diragukan, Korupsi/Pungli di 4 Sektor Ini Turun Signifikan

Komitmen Presiden Jokowi Tak Perlu Diragukan, Korupsi/Pungli di 4 Sektor Ini Turun Signifikan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Jumat, 25 September 2026 / 19:06 WIB
Cukup Rp100 Ribu, Bisa Nikmati Kolam Renang Indoor Atria Hotel Gading Serpong

Cukup Rp100 Ribu, Bisa Nikmati Kolam Renang Indoor Atria Hotel Gading Serpong

Jumat, 25 September 2026 / 19:02 WIB
Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Jumat, 25 September 2026 / 15:48 WIB
Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan

Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan

Kamis, 24 September 2026 / 20:12 WIB
Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kamis, 24 September 2026 / 20:10 WIB
Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Rabu, 23 September 2026 / 19:44 WIB
STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku

STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku

Selasa, 22 September 2026 / 23:22 WIB
Dewa United Banten FC Siapkan Kejutan Hadapi Persib Bandung

Dewa United Banten FC Siapkan Kejutan Hadapi Persib Bandung

Selasa, 22 September 2026 / 13:51 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang