TANGERANG, WT – Pemkot Tangerang tengah mempersiapkan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai tindak lanjut rencana kerja sama penataan kawasan Jalan Kiasnawi dan pengembangan akses fasilitas terintegrasi di Stasiun Tangerang. Kesepakatan ini melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Ditjen Intam) Kementerian Perhubungan, serta PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menyampaikan, penyusunan dokumen kerja sama tersebut ditargetkan rampung dan dapat direalisasikan pada Oktober 2026. Pemkot Tangerang terus melakukan komunikasi dengan seluruh pihak untuk mematangkan rencana penataan kawasan yang diharapkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.
“Kami terus berkomunikasi aktif melibatkan semua pihak terkait untuk menyusun rencana kerja sama ini. Kami berharap kerja sama ini bisa berjalan lancar sesuai target bersama. Nanti kalau kawasan Jalan Kiasnawi sudah tertata, dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di sekitarnya,” ujar Yeti, Senin (21/9/2026).
Menurut Yeti, pembahasan bersama telah dilakukan untuk menyusun konsep kesepakatan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi. Pemkot Tangerang juga berencana mengirimkan surat rencana kerja sama kepada Menteri Perhubungan agar penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dapat dilaksanakan secara bersamaan.
“Bunyinya sementara adalah kesepakatan bersama mengikuti Permenhub Nomor 82 Tahun 2013. Jadi masing-masing pihak bersama-sama membuat konsep untuk kesepakatan bersama ini agar ruang lingkup kerja samanya bisa disusun secara luas meliputi fasilitas akses mobilitas terintegrasi, fasilitas pendukung, pemanfaatan aset, serta integrasi transportasi di kawasan Jalan Kiasnawi,” tambahnya.
Rencana penataan tersebut diharapkan segera terealisasi untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas menuju Stasiun Tangerang dan kawasan perdagangan di sekitarnya. Selain meningkatkan keterhubungan antarfasilitas transportasi, kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan Jalan Kiasnawi sebagai ruang yang lebih tertata dan berpotensi mendorong aktivitas ekonomi lokal. (ADV)















Discussion about this post