• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 27 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Mengulik PANDA’s Syndrome, Infeksi Bakteri yang Mengubah Perilaku Anak

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 27 September 2018 / 13:20 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Streptococcus (strep) adalah  bakteri yang bisa sangat mudah berkembang di lingkungan sekitar, sehingga mudah menyerang siapa saja, terutama anak-anak. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi ringan pada kulit juga radang tenggorokan. Namun, salah satu jenis bakteri, yaitu Streptococcus pyogenes baru-baru ini diketahui dapat menyebabkan PANDA’s syndrome atau infeksi bakteri pada anak yang serius.

READ ALSO

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

PANDA’s Syndrome, infeksi yang membuat anak agresif

Penyakit ini diketahui dialami oleh seorang anak bernama Max yang dulunya sehat dan aktif. Namun, dari usia 3 sampai 8 tahun, berat badannya tidak mengalami kenaikan.

Masalah tersebut diikuti dengan perubahan perilakunya yang semakin agresif, suka memukul, dan mudah marah. Bahkan, Max sering mengedipkan mata, mengendus, dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

Setelah diperiksa oleh 15 spesialis kesehatan yang berbeda, dokter memberikan diagnosis yang beragam seperti, gangguan makan, depresi, autisme, gangguan kecemasan, dan sindrom Tourette. Namun, diagnosis tersebut tidak membuat Max jadi lebih baik. Sampai ia dinyatakan mengalami infeksi bakteri strep yang disebut PANDA’s syndrome.

PANDA’s syndrome (Pediatric Autoimmune Neuropsychiatric Disorders Associated with Streptococcus) adalah gangguan neuropsikiatrik autoimun akibat bakteri strep. Infeksi bakteri pada anak ini dapat mengubah kepribadian, perilaku, atau perkembangan si kecil.

Apa penyebab PANDA’s syndrome?

Sumber: Invisiverse

Penyebab pasti sindrom ini belum diketahui secara pasti. Pada tahun 1994 Susan Swedo, MD, seorang ketua spesialis kesehatan anak dan ilmu pengembangan di National Institute of Mental Health di Bethesda, Maryland menjelaskan mengenai infeksi bakteri pada anak ini dalam makalahnya.

Swedo dan rekannya mempelajari anak-anak dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) dan menemukan jenis OCD baru. OCD dijelaskan sebagai perubahan perilaku dan perkembangan anak akibat infeksi bakteri strep yang menyerang sel-sel sehat di otak.

Strep dapat masuk ke tubuh dengan mudah dan bersembunyi dengan lihai dari sistem imun. Bakteri tersebut kemungkinan bersembunyi di balik molekul dan jaringan normal tubuh, sehingga tidak terdeteksi oleh sistem imun.

Apa saja gejala infeksi bakteri strep pada anak?

Gejala PANDA’s syndrome terjadi secara tiba-tiba, yaitu akan muncul sekitar 4 sampai 6 minggu setelah terinfeksi. Gejalanya akan mengganggu aktivitas dan akan memburuk dalam dua hingga tiga hari.

Gejala psikologis akibat sindrom ini meliputi:

  • Perilaku obsesif kompulsif
  • Mengalami ketakutan, serangan panik, dan kecemasan
  • Suasana hati mudah berubah dan sering berteriak
  • Mengalami halusinasi
  • Merasa depresi dan memiliki pikiran untuk bunuh diri

sakit kepala pada anak

Gejala fisik akibat sindrom ini meliputi:

  • Sering melakukan gerakan yang tidak biasa, seperti mengedipkan mata atau menggelengkan kepala
  • Peka terhadap cahaya, suara, dan sentuhan
  • Keterampilan motorik seperti menulis jadi memburuk
  • Hiperaktif dan tidak mampu untuk fokus pada suatu hal
  • Daya ingat bermasalah
  • Kesulitan tidur
  • Menolak untuk makan
  • Nyeri sendi
  • Sering ngompol

Siapa saja yang berisiko dengan kondisi ini?

Infeksi bakteri pada anak ini kemungkinan besar berisiko terjadi pada anak-anak usia 3 sampai 12 tahun. Dibanding orangtua, bakteri strep lebih mudah menyerang anak-anak. Anak masih belum mampu memerhatikan kebersihan dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Bagaimana penyakit ini dapat didiagnosis?

tekanan darah rendah pada anak

Jika anak menunjukkan gejala tidak biasa setelah mengalami infeksi, segera lakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter. Jangan lupa, bawa daftar obat yang digunakan anak sebelumnya. Ini membantu dokter untuk mendapatkan diagnosis penyakit.

Untuk mengetahui apakah anak terinfeksi bakteri strep, dokter akan mengambil sebagian kecil jaringan pada tenggorokan atau tes darah dan tes urine. Dokter juga akan menanyakan beberapa kriteria seperti berikut ini:

  • Usia anak
  • Gejala yang bisa parah pada waktu tertentu
  • Adanya perilaku obsesif kompulsif, sindrom Tourette atau keduanya
  • Adanya gejala neuropsikiatrik, seperti hiperaktif, kecemasan, perubahan mood

Pengobatan untuk anak dengan PANDA’s syndrome

Pengobatan yang dilakukan akan fokus untuk menyembuhkan infeksi dan memastikan bahwa bakteri benar-benar hilang dari tubuh. Pasien mungkin akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi obat-obatan.

Terapi obat dengan antibiotik untuk membunuh bakteri strep. Antibiotik yang biasanya digunakan adalah amoxicillin, azitromisin, atau cephalosporin. Selain itu, obat antidepresan diperlukan untuk membantu mengurangi gejala psikologis anak, seperti fluoxetine, fluvoxamine, sertraline, atau paroxetine. Obat-obatan tersebut akan diberikan dalam dosis kecil dan meningkat perlahan jika diperlukan.

Pada kasus parah saat pasien tidak merespons obat-obatan, maka akan dilakukan pertukaran plasma darah untuk menghilangkan antibodi yang salah dari darah pasien. Prosedur ini disebut juga dengan terapi imunoglobulin intravena.

The post Mengulik PANDA’s Syndrome, Infeksi Bakteri yang Mengubah Perilaku Anak appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

INAPGOC Ingin Asian Para Games 2018 di Jakarta Lebih Baik Dari Incheon dan Guangzhou

Next Post

Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Related Posts

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda
Gaya Hidup

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Oleh: Rizki
Senin, 26 Oktober 2026 / 09:54 WIB
Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan
Gaya Hidup

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Oleh: Rizki
Sabtu, 24 Oktober 2026 / 22:43 WIB
Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru
Gaya Hidup

Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru

Oleh: Rizki
Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:26 WIB
Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan
Gaya Hidup

Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan

Oleh: Rizki
Sabtu, 17 Oktober 2026 / 07:29 WIB
Rayakan Oktober Penuh Keseruan, Pakons Prime Hotel Rilis Paket Menginap Spesial Halloween dan Kolaborasi CGV
Gaya Hidup

Rayakan Oktober Penuh Keseruan, Pakons Prime Hotel Rilis Paket Menginap Spesial Halloween dan Kolaborasi CGV

Oleh: Rizki
Jumat, 16 Oktober 2026 / 09:50 WIB
Showcase Battle Dance Competition Jadi Panggung Anak Muda Asah Kreativitas dan Mental
Gaya Hidup

Showcase Battle Dance Competition Jadi Panggung Anak Muda Asah Kreativitas dan Mental

Oleh: Rizki
Minggu, 11 Oktober 2026 / 21:31 WIB
Next Post
Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Es Krim Joyday Tembus 19 Negara, Yili Indonesia Raih Primaniyarta Award 2026

Senin, 26 Oktober 2026 / 18:42 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Jadwal Pekan ke-7 BRI Super League 2026/2027: Persija vs Persik, Persebaya Hadapi Madura United

Senin, 26 Oktober 2026 / 11:46 WIB
Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Dari Warga Koplo hingga RAN, First Anniversary Hampton Square Gading Serpong Dipadati Anak Muda

Senin, 26 Oktober 2026 / 09:54 WIB
Solusi Rumah Aman dan Estetik, FORTRESS Pintu Baja & MEVVAH Wall Panel Hadir di HOMEDEC 2026

Solusi Rumah Aman dan Estetik, FORTRESS Pintu Baja & MEVVAH Wall Panel Hadir di HOMEDEC 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 / 17:20 WIB
Ratusan Warga Sambangi Petals Urban Market, Ada Donor Darah hingga Atraksi Taekwondo

Ratusan Warga Sambangi Petals Urban Market, Ada Donor Darah hingga Atraksi Taekwondo

Minggu, 25 Oktober 2026 / 17:01 WIB
Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Hybrid Night Race Meriahkan Anniversary Hampton Square Gading Serpong, Diikuti 128 Pasangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 / 22:43 WIB
Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan

Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan

Jumat, 23 Oktober 2026 / 21:52 WIB
Nikmati Malam Halloween Penuh Keseruan di Le Semar Hotel Karawaci

Nikmati Malam Halloween Penuh Keseruan di Le Semar Hotel Karawaci

Jumat, 23 Oktober 2026 / 16:07 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang