• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 21 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Mengulik PANDA’s Syndrome, Infeksi Bakteri yang Mengubah Perilaku Anak

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 27 September 2018 / 13:20 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Streptococcus (strep) adalah  bakteri yang bisa sangat mudah berkembang di lingkungan sekitar, sehingga mudah menyerang siapa saja, terutama anak-anak. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi ringan pada kulit juga radang tenggorokan. Namun, salah satu jenis bakteri, yaitu Streptococcus pyogenes baru-baru ini diketahui dapat menyebabkan PANDA’s syndrome atau infeksi bakteri pada anak yang serius.

READ ALSO

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

PANDA’s Syndrome, infeksi yang membuat anak agresif

Penyakit ini diketahui dialami oleh seorang anak bernama Max yang dulunya sehat dan aktif. Namun, dari usia 3 sampai 8 tahun, berat badannya tidak mengalami kenaikan.

Masalah tersebut diikuti dengan perubahan perilakunya yang semakin agresif, suka memukul, dan mudah marah. Bahkan, Max sering mengedipkan mata, mengendus, dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

Setelah diperiksa oleh 15 spesialis kesehatan yang berbeda, dokter memberikan diagnosis yang beragam seperti, gangguan makan, depresi, autisme, gangguan kecemasan, dan sindrom Tourette. Namun, diagnosis tersebut tidak membuat Max jadi lebih baik. Sampai ia dinyatakan mengalami infeksi bakteri strep yang disebut PANDA’s syndrome.

PANDA’s syndrome (Pediatric Autoimmune Neuropsychiatric Disorders Associated with Streptococcus) adalah gangguan neuropsikiatrik autoimun akibat bakteri strep. Infeksi bakteri pada anak ini dapat mengubah kepribadian, perilaku, atau perkembangan si kecil.

Apa penyebab PANDA’s syndrome?

Sumber: Invisiverse

Penyebab pasti sindrom ini belum diketahui secara pasti. Pada tahun 1994 Susan Swedo, MD, seorang ketua spesialis kesehatan anak dan ilmu pengembangan di National Institute of Mental Health di Bethesda, Maryland menjelaskan mengenai infeksi bakteri pada anak ini dalam makalahnya.

Swedo dan rekannya mempelajari anak-anak dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) dan menemukan jenis OCD baru. OCD dijelaskan sebagai perubahan perilaku dan perkembangan anak akibat infeksi bakteri strep yang menyerang sel-sel sehat di otak.

Strep dapat masuk ke tubuh dengan mudah dan bersembunyi dengan lihai dari sistem imun. Bakteri tersebut kemungkinan bersembunyi di balik molekul dan jaringan normal tubuh, sehingga tidak terdeteksi oleh sistem imun.

Apa saja gejala infeksi bakteri strep pada anak?

Gejala PANDA’s syndrome terjadi secara tiba-tiba, yaitu akan muncul sekitar 4 sampai 6 minggu setelah terinfeksi. Gejalanya akan mengganggu aktivitas dan akan memburuk dalam dua hingga tiga hari.

Gejala psikologis akibat sindrom ini meliputi:

  • Perilaku obsesif kompulsif
  • Mengalami ketakutan, serangan panik, dan kecemasan
  • Suasana hati mudah berubah dan sering berteriak
  • Mengalami halusinasi
  • Merasa depresi dan memiliki pikiran untuk bunuh diri

sakit kepala pada anak

Gejala fisik akibat sindrom ini meliputi:

  • Sering melakukan gerakan yang tidak biasa, seperti mengedipkan mata atau menggelengkan kepala
  • Peka terhadap cahaya, suara, dan sentuhan
  • Keterampilan motorik seperti menulis jadi memburuk
  • Hiperaktif dan tidak mampu untuk fokus pada suatu hal
  • Daya ingat bermasalah
  • Kesulitan tidur
  • Menolak untuk makan
  • Nyeri sendi
  • Sering ngompol

Siapa saja yang berisiko dengan kondisi ini?

Infeksi bakteri pada anak ini kemungkinan besar berisiko terjadi pada anak-anak usia 3 sampai 12 tahun. Dibanding orangtua, bakteri strep lebih mudah menyerang anak-anak. Anak masih belum mampu memerhatikan kebersihan dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Bagaimana penyakit ini dapat didiagnosis?

tekanan darah rendah pada anak

Jika anak menunjukkan gejala tidak biasa setelah mengalami infeksi, segera lakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter. Jangan lupa, bawa daftar obat yang digunakan anak sebelumnya. Ini membantu dokter untuk mendapatkan diagnosis penyakit.

Untuk mengetahui apakah anak terinfeksi bakteri strep, dokter akan mengambil sebagian kecil jaringan pada tenggorokan atau tes darah dan tes urine. Dokter juga akan menanyakan beberapa kriteria seperti berikut ini:

  • Usia anak
  • Gejala yang bisa parah pada waktu tertentu
  • Adanya perilaku obsesif kompulsif, sindrom Tourette atau keduanya
  • Adanya gejala neuropsikiatrik, seperti hiperaktif, kecemasan, perubahan mood

Pengobatan untuk anak dengan PANDA’s syndrome

Pengobatan yang dilakukan akan fokus untuk menyembuhkan infeksi dan memastikan bahwa bakteri benar-benar hilang dari tubuh. Pasien mungkin akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi obat-obatan.

Terapi obat dengan antibiotik untuk membunuh bakteri strep. Antibiotik yang biasanya digunakan adalah amoxicillin, azitromisin, atau cephalosporin. Selain itu, obat antidepresan diperlukan untuk membantu mengurangi gejala psikologis anak, seperti fluoxetine, fluvoxamine, sertraline, atau paroxetine. Obat-obatan tersebut akan diberikan dalam dosis kecil dan meningkat perlahan jika diperlukan.

Pada kasus parah saat pasien tidak merespons obat-obatan, maka akan dilakukan pertukaran plasma darah untuk menghilangkan antibodi yang salah dari darah pasien. Prosedur ini disebut juga dengan terapi imunoglobulin intravena.

The post Mengulik PANDA’s Syndrome, Infeksi Bakteri yang Mengubah Perilaku Anak appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

INAPGOC Ingin Asian Para Games 2018 di Jakarta Lebih Baik Dari Incheon dan Guangzhou

Next Post

Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Related Posts

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah
Gaya Hidup

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 20:16 WIB
Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026
Gaya Hidup

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:58 WIB
Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster
Gaya Hidup

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Oleh: Rizki
Senin, 15 Juni 2026 / 20:43 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau
Gaya Hidup

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Oleh: Rizki
Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure

Oleh: Rizki
Sabtu, 13 Juni 2026 / 16:53 WIB
Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis
Gaya Hidup

Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Juni 2026 / 13:30 WIB
Next Post
Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Mirip Dengan Cacar Air, Begini Cara Membedakan Gejala Impetigo Pada Anak

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Sabtu, 20 Juni 2026 / 21:22 WIB
Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 / 20:16 WIB
Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Sabtu, 20 Juni 2026 / 19:02 WIB
Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:19 WIB
Festival Al-A’zhom ke-13: Tablig Akbar hingga Jalan Sehat Sarungan, Catat Jadwalnya

Festival Al-A’zhom ke-13: Tablig Akbar hingga Jalan Sehat Sarungan, Catat Jadwalnya

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:13 WIB
Goodbye Barba!

Goodbye Barba!

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:05 WIB
Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:58 WIB
PKBM Insan Mandiri dan KPP School Lepas Lulusan Paket A, B, dan C, Dorong Pengurangan Anak Tidak Sekolah di Cisauk

PKBM Insan Mandiri dan KPP School Lepas Lulusan Paket A, B, dan C, Dorong Pengurangan Anak Tidak Sekolah di Cisauk

Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:50 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang