• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 20 April 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Banten

Kabupaten Serang Darurat Kematian Ibu dan Bayi, Tiru Cara Pemkab Kulon Progo

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 26 Juni 2019 / 11:14 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG – Saat ini Kabupaten Serang dalam kondisi siaga 1 atau darurat kematian ibu dan bayi. Jumlah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Serang terus meningkat. Oleh karena itu, Pemkab Serang berkomitmen untuk mempercepat penurunan jumlah kematian ibu dan bayi. Salah satunya, pemkab meniru langkah Pemkab Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menekan jumlah kematian ibu dan bayi tersebut.

READ ALSO

Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

Hal itu terungkap saat Workshop Penggalangan Komitmen Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi di Aula Tb Suwandi, Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Serang, Selasa (25/6). Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, petugas medis, tokoh agama, tokoh masyarakat di Kabupaten Serang.

Turut hadir dalam acara itu antara lain Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Bupati Kulon Progo dr. Hasto Wardoyo selaku pemateri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Muflikhah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Serang Rachmat Maulana.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan pada 2017 jumlah kematian ibu sebanyak 58 orang dan kematian bayi sebanyak 246 orang. Kemudian pada 2018 jumlah kematian ibu sebanyak 61 orang dan kematian bayi sebanyak 240 orang.

“Per Juni tahun ini saja sudah 43 orang (kematian ibu), kalau dibandingkan dengan tahun kemarin ini sudah masuk 2/3-nya, padahal tengah tahun, karena ini sudah darurat maka segala upaya harus dilakukan, sedangkan jumlah kematian bayi 240 orang,” katanya kepada wartawan seusai acara.

Menurut Tatu, pihaknya sengaja mengundang Bupati Kulon Progo untuk memberikan pengalamannya bahwa tugas menekan jumlah kematian ibu dan bayi tersebut bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan semua pihak berperan, mulai dari pegawai negeri sipil (PNS) hingga masyarakat biasa di pedesaan. “Bukan hanya tenaga medis saja, melainkan semuanya bergerak,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan langkah-langkah yang telah ditempuh Pemkab Kulon Progo, mulai dari struktur tenaga medis, anggaran, dan yang lainnya. “Sebenarnya kalau SDM (sumber daya manusia)-nya kita masih kurang, kemudian untuk anggaran sebetulnya kita masih kurang, karena dibandingkan dengan jumlah luas wilayah dan penduduk yang harus dilayani dengan APBD kita yang terbatas, belum berada di angka yang seharusnya, makanya dengan kondisi ini kita optimalkan,”  ujarnya.

Bupati Serang perempuan pertama ini mengatakan bahwa penyebab kematian ibu dan bayi di Kabupaten Serang paling banyak dilatarbelakangi oleh penyakit tidak menular. Pihaknya meminta masyarakat untuk terus melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Setelah berbagi tugas semuanya, kuncinya dievaluasi. Percuma tugas diberikan tapi tidak evaluasi itu percuma, siapa yang memberikan pertolongan pertama, kenapa penyebabnya, dan ini perlu ditingkatkan di desa-desa,” tuturnya.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan untuk menekan kematian ibu dan bayi yaitu membangun sistem yang terintegrasi antarlembaga, baik lembaga pemerintahan maupun tokoh dan masyarakat umum.

“Kadang juga ada karakter negatif dari PNS yang membuat sistem tidak jalan. Saya jujur di sana (Kulon Progo) juga dulu waktu AKI (kematian ibu) masih banyak, kita lihat karakter ada yang susah dikritik, sombong, itu tidak bisa, itu harus di-downgrade (diatasi) dulu, baru membuat sistem,” katanya saat memberikan materi.

Menurut dia, ada beberapa hal yang harus diperbaiki di Pemkab Serang dalam menurunkan jumlah kematian ibu dan bayi, di antaranya sistemnya. Pemkab Serang, kata dia, harus merasa kasus kematian ibu dan bayi itu sudah krisis, sehingga mereka benar-benar peduli.

“Dengan demikian mereka tergugah, dan tadi juga sudah mulai tergugah dan terbentuk, sehingga setelah ini harus ada surat edaran untuk pembagian tugas. Saya kira kalau itu dijalankan, pasti sukses insya Allah,” ungkapnya. (mam/tnt)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

MUI Tangsel Gelar Musyawarah Daerah III Tahun 2019

Next Post

Bawaslu Ajukan Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Related Posts

Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping
Banten

Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

Oleh: Rizki
Sabtu, 18 April 2026 / 23:50 WIB
BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah
Banten

BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

Oleh: Rizki
Sabtu, 18 April 2026 / 22:23 WIB
Bangun Lapangan hingga Sanitasi, Kolaborasi Grup Astra Perkuat Ekosistem Pendidikan di Banten
Banten

Bangun Lapangan hingga Sanitasi, Kolaborasi Grup Astra Perkuat Ekosistem Pendidikan di Banten

Oleh: Rizki
Kamis, 2 April 2026 / 14:16 WIB
Sambut Lebaran, Indah Kiat Tangerang Salurkan Sembako ke Warga Kabupaten Tangerang dan Tangsel
Banten

Sambut Lebaran, Indah Kiat Tangerang Salurkan Sembako ke Warga Kabupaten Tangerang dan Tangsel

Oleh: Rizki
Jumat, 6 Maret 2026 / 21:49 WIB
Gubernur Banten Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien PBI-JK Nonaktif
Banten

Gubernur Banten Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien PBI-JK Nonaktif

Oleh: Rizki
Rabu, 11 Februari 2026 / 12:48 WIB
Kakanwil BPN Banten Harison Mocodompis Raih Anugerah Golden Leader 2026 dari JMSI
Banten

Kakanwil BPN Banten Harison Mocodompis Raih Anugerah Golden Leader 2026 dari JMSI

Oleh: Rizki
Senin, 9 Februari 2026 / 09:11 WIB
Next Post
Bawaslu Ajukan Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Bawaslu Ajukan Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Persik Kediri Tundukkan Persita 1-0 di Stadion Brawijaya, Gol Toral Jadi Penentu

Persik Kediri Tundukkan Persita 1-0 di Stadion Brawijaya, Gol Toral Jadi Penentu

Minggu, 19 April 2026 / 17:38 WIB
Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

Slamet Supriyanto Kembali Pimpin IHKA Banten, Targetkan Penguatan Kompetensi Housekeeping

Sabtu, 18 April 2026 / 23:50 WIB
BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

BPSK WKP 1 Banten Selesaikan Kasus Masputing Residence, 10 Warga Dapat Kepastian Hak Tanah

Sabtu, 18 April 2026 / 22:23 WIB
Jasa Anti Rayap Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang & Kota Tangerang Terpercaya dan Profesional

Jasa Anti Rayap Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang & Kota Tangerang Terpercaya dan Profesional

Sabtu, 18 April 2026 / 10:51 WIB
Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih

Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih

Sabtu, 18 April 2026 / 09:10 WIB
Laga Krusial Persik vs Persita, Adu Taktik Dua Pelatih Spanyol

Laga Krusial Persik vs Persita, Adu Taktik Dua Pelatih Spanyol

Sabtu, 18 April 2026 / 08:55 WIB
Kasus Pembunuhan Viral di Cisauk: Dituntut 19 Tahun Penjara, Ibra Firdaus Divonis Bebas

Kasus Pembunuhan Viral di Cisauk: Dituntut 19 Tahun Penjara, Ibra Firdaus Divonis Bebas

Sabtu, 18 April 2026 / 08:38 WIB
Staycation Seru di Tangerang, Atria Residences Gading Serpong Jadi Favorit Keluarga

Staycation Seru di Tangerang, Atria Residences Gading Serpong Jadi Favorit Keluarga

Sabtu, 18 April 2026 / 08:30 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang