• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 31 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

IAC Desak Kejagung Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi Obat AIDS

Oleh: Rizki
Minggu, 1 Maret 2020 / 11:04 WIB
Obat Aids. (Ist)

Obat Aids. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG-Sudah lebih dari setahun, Kejaksaan Agung RI menyidik kasus dugaan korupsi obat AIDS. Namun hingga hari ini, belum ada penetapan tersangka ataupun terdakwa dari kasus dugaan korupsi obat anti AIDS ini meski Kejagung telah memanggil puluhan saksi untuk dimintai keterangan.

Indonesia AIDS Coalition (IAC), sebagai sebuah lembaga beranggotakan kelompok terdampak AIDS, sangat menyesalkan hal ini karena ini semakin menunjukkan kurangnya komitmen perhatian dari pemerintah indonesia terhadap persoalan epidemi HIV dan AIDS.

READ ALSO

Gelar Aksi di Mabes Polri, KoMPAS Tuntut Pembersihan Oknum Bermasalah dan Reformasi Kepolisian

Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

“Kasus ini rasanya tidak sulit dibuktikan. Harga obat AIDS di pasaran International sekitar 8 dollar per botol tapi kemudian pemerintah kita membelinya dengan harga 400 ribu pada tahun 2016. Artinya kan ada potensi kerugian negara disitu,” kata Direktur LSM IAC, Aditya Wardhana seperti keterangan pers yang diterima redaksi, Minggu, (1/3/2020).

IAC membuat perhitungan cost structure analysis yang menunjukkan bahwa ada potensi kerugian negara sebesar lebih dari Rp 150 miliar akibat inefisiensi dalam pengadaan obat-obatan HIV dan AIDS di tahun 2016.

Aditya pun menuding, dampak lain dari dikuaknya secara parsial kasus dugaan korupsi ini, telah menyebabkan stock obat ARV bagi pengidap HIV saat ini mengalami kekosongan di banyak tempat.

Berdasarkan pantauan IAC, saat ini setidaknya ada lebih dari 40 kabupaten kota yang mengalami kesulitan stock obat ARV. Hal ini dikarenakan proses pengadaan obat ARV untuk pengidap HIV bersumber dari dana APBN mengalami penundaan yang salah satunya diakibatkan kasus pengadaan obat di tahun 2016 kemarin yang bermasalah.

Obat ARV sendiri adalah obat bagi terapi yang harus dikonsumsi pengidap HIV secara rutin guna mencegah perburukan infeksi HIV menjadi AIDS. Saat ini, ada sekitar 130 ribu orang dengan HIV (ODHA) yang sedang menjalani pengobatan ARV ini di seluruh Indonesia.

Selama ini, pemerintah Indonesia membeli obat ARV dengan harga yang sangat mahal. Bisa 400% lebih tinggi dari harga obat yang sama di pasaran Internasional. Biaya pengadaan obat anti AIDS sendiri sekarang setiap tahunnya membumbung tinggi mencapai angka Rp 800 miliar setiap tahunnya.

“Kami menghitung, setidaknya ada 40% dari alokasi dana ini yang bisa dihemat jika pemerintah mengikuti saran dari kami untuk menggunakan international prices sebagai salah satu acuan dalam penetapan Harga Perkiraan Sendiri yang digunakan dalam tender pembelian obat ARV,” Jelas Aditya.

Aditya menjelaskan, ketidaklancaran stok obat anti AIDS ini akan membuat pasien pengidap HIV kehilangan motivasi untuk berobat dan pada akhirnya memutuskan untuk menghentikan pengobatannya.

“Sementara, jika pasien berhenti minum obat, ada potensi HIV di dalam tubuhnya akan resisten dan membuat obat ARV ini tidak akan efektif kembali sehingga penularan HIV tidak akan terkendalikan,” terangnya.

LSM IAC berharap kasus dugaan tindak pidana korupsi ini bisa segera dituntaskan sehingga tidak berlarut-larut dan membuat situasi pengadaan obat ARV berikutnya tidak mengalami penundaan dan akses obat bagi pengidap HIV bisa lancar kembali. (RAY)

Tags: Berita IndonesiaHIV AIDSKejagung

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Naif dan HIVI! Tampil Gereget di Closing Ceremony GIS 2 Festival

Next Post

Jaga Komitmen kepada Konsumen, Giant Ekspres Lebak Bulus Tampil Beda

Related Posts

Gelar Aksi di Mabes Polri, KoMPAS Tuntut Pembersihan Oknum Bermasalah dan Reformasi Kepolisian
Nasional

Gelar Aksi di Mabes Polri, KoMPAS Tuntut Pembersihan Oknum Bermasalah dan Reformasi Kepolisian

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 30 Oktober 2026 / 21:49 WIB
Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax
Nasional

Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Oleh: Rizki
Kamis, 29 Oktober 2026 / 10:14 WIB
KPK Didesak Tuntaskan Kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo
Nasional

LSAK Dorong Transparansi dalam Pengangkatan Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 28 Oktober 2026 / 17:53 WIB
QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina
Nasional

QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 27 Oktober 2026 / 22:04 WIB
Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan
Nasional

Pemuda Ekonomi Syariah Dukung Momentum Konser Andrea Bocelli untuk Diplomasi Kebudayaan

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 23 Oktober 2026 / 21:52 WIB
Waketum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia
Nasional

Waketum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 23 Oktober 2026 / 15:29 WIB
Next Post
Jaga Komitmen kepada Konsumen, Giant Ekspres Lebak Bulus Tampil Beda

Jaga Komitmen kepada Konsumen, Giant Ekspres Lebak Bulus Tampil Beda

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Gelar Aksi di Mabes Polri, KoMPAS Tuntut Pembersihan Oknum Bermasalah dan Reformasi Kepolisian

Gelar Aksi di Mabes Polri, KoMPAS Tuntut Pembersihan Oknum Bermasalah dan Reformasi Kepolisian

Jumat, 30 Oktober 2026 / 21:49 WIB
Tingkatkan Pelayanan Publik, Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang Terapkan Call Center Berbasis Teknologi VoIP

Tingkatkan Pelayanan Publik, Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang Terapkan Call Center Berbasis Teknologi VoIP

Jumat, 30 Oktober 2026 / 20:04 WIB
Tak Sekadar Menginap, Sapphire Sky Hotel Karawaci Tawarkan Studio Wellness dan EDN Garden

Tak Sekadar Menginap, Sapphire Sky Hotel Karawaci Tawarkan Studio Wellness dan EDN Garden

Jumat, 30 Oktober 2026 / 16:03 WIB
Jadwal Persik vs Persita 31 Oktober 2026, Carlos Pena Incar Hasil Positif di Kediri

Jadwal Persik vs Persita 31 Oktober 2026, Carlos Pena Incar Hasil Positif di Kediri

Jumat, 30 Oktober 2026 / 10:07 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/2027 Pekan ke-8: Persita hingga Persib Siap Bertanding

Jumat, 30 Oktober 2026 / 10:02 WIB
Manjakan Lidah dengan Menu Kuliner Spesial Hotel Santika Premiere Bintaro, Pas untuk Santap Siang dan Malam

Manjakan Lidah dengan Menu Kuliner Spesial Hotel Santika Premiere Bintaro, Pas untuk Santap Siang dan Malam

Jumat, 30 Oktober 2026 / 09:52 WIB
Petani Milenial Baru 21,93 Persen, Seminar Ketahanan Pangan Untirta Ajak Pemuda Terjun ke Pertanian

Petani Milenial Baru 21,93 Persen, Seminar Ketahanan Pangan Untirta Ajak Pemuda Terjun ke Pertanian

Kamis, 29 Oktober 2026 / 20:11 WIB
Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Kamis, 29 Oktober 2026 / 10:14 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang