TANGERANG, WT – PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, baik di internal perusahaan maupun di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan halalbihalal yang dirangkai dengan aksi sosial berupa penyaluran bantuan ke sejumlah yayasan penyandang disabilitas di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu kegiatan berlangsung di Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Tangerang, pada Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan itu, manajemen Alfamidi bersama karyawan disabilitas yang tergabung dalam Alfability hadir untuk menyapa, berbagi pengalaman, sekaligus memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas.
Human Capital General Manager Alfamidi, Christiana Windarsih menegaskan perusahaan terus membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang. Hingga Maret 2026, Alfamidi telah mempekerjakan 340 karyawan disabilitas atau Alfability, jumlah yang melampaui ketentuan minimal 1 persen dari total karyawan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.
“Alfamidi berkomitmen memberikan kesempatan setara bagi teman-teman disabilitas untuk belajar, meningkatkan kompetensi, hingga membuka peluang karier. Selama memenuhi kualifikasi, proses seleksi akan tetap terbuka,” ujar Christiana.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Mohamad Syakur, mengapresiasi dukungan yang diberikan Alfamidi. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut guna memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
“Kami berharap Alfamidi dapat terus menambah kuota pekerja disabilitas dan memperkuat kolaborasi dalam pendampingan, agar mereka semakin termotivasi, mandiri, dan percaya diri,” ungkap Syakur.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan kisah inspiratif dari dua karyawan Alfability, Ferdiansyah dan Siti Nurpadilah, yang berbagi pengalaman kerja mereka di Alfamidi. Dengan didampingi juru bahasa isyarat, keduanya memberikan semangat kepada para peserta untuk tidak menyerah dalam menghadapi keterbatasan.
Ferdiansyah mengaku telah bekerja selama tujuh tahun di Alfamidi dan merasakan dukungan penuh dari perusahaan. Ia mendorong rekan-rekan disabilitas untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.
Hal senada disampaikan Siti Nurpadilah atau Dila, yang telah bekerja lebih dari tiga tahun sambil melanjutkan pendidikan. Ia menilai lingkungan kerja di Alfamidi sangat suportif dan membuka peluang pengembangan diri. (RIZ)
























Discussion about this post