TANGSEL-Sebanyak 82 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik negeri maupun swasta di Tangsel, seyogianya akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) besok, Senin (16/3).
Gubernur Banten, Wahidin Halim juga telah mengeluarkan instruksi agar UNBK tetap dilaksanakan, namun dalam protokol kesehatan guna mencegah virus Covid-19 atau corona.
Namun, sekitar pukul 18.48 WIB terdapat informasi kepada seluruh SMK yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
Dalam informasi tersebut, disampaikan UNBK ditunda karena kejadian corona atau Covid-19 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Tim Helpdesk UNBK SMK di Tangsel, Ghema Nusa Persada membenarkan jika adanya kabar penundaan UNBK tingkat SMK. “Iya betul pak. Pengumumannya habis Magrib,” ujar Ghema, Minggu (15/3/2020).
Kabar penundaan yang terkesan mendadak ini, membuat Kepala masing-masing SMK atau guru bisa memberitahukan kepada murid adanya penundaan pelaksanaan UNBK.
“Kepala sekolah diminta untuk memberitahu informasi penundaan UNBK ke anak murid,” katanya.
Namun, jika belum mendapatkan informasi oleh Kepala Sekolah, Ghema mengatakan, jika besok Senin (16/3), guru-guru akan tetap hadir ke sekolah untuk memberitahukan kepada muridnya yang datang.
“Untuk hari pertama guru diminta hadir, jika ada siswa yang terlewatkan (informasi penundaan UNBK) jadi bisa diinfokan,” tutur Ghema. (PHD)
























Discussion about this post