TANGERANG, WT – Peresmian Politeknik Ismet Iskandar pada Sabtu, (2/5/2026) menjadi momen penuh makna bagi keluarga almarhum Ismet Iskandar. Momentum ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional sekaligus hari lahir tokoh yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan di Tangerang.
Kampus vokasi tersebut berlokasi di kawasan Ciledug, Kota Tangerang dan diinisiasi oleh putra almarhum, Ahmed Zaki Iskandar. Ia menyebut, pendirian kampus ini merupakan realisasi dari gagasan lama sang ayah yang ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang mudah diakses masyarakat luas.
Menurut Zaki, Politeknik Ismet Iskandar dirancang sebagai lembaga pendidikan yang inklusif. Artinya, kampus ini tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu, tetapi terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau. “Politeknik Ismet Iskandar adalah lembaga pendidikan inklusif, yang bisa dijangkau bukan hanya yang punya uang,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan ke depan, yakni pembangunan kampus utama di wilayah Legok, Kabupaten Tangerang. Kehadiran kampus tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Dukungan terhadap pendirian kampus ini juga datang dari berbagai pihak. Maesyal Rasyid mengapresiasi langkah keluarga Ismet Iskandar yang dinilai melanjutkan semangat pembangunan, khususnya di sektor pendidikan. Ia menilai kehadiran kampus ini menjadi investasi penting dalam pembangunan manusia di Tangerang Raya.
Sementara itu, Ramdhan Alamsyah menjelaskan, pada tahap awal Politeknik Ismet Iskandar membuka tiga program studi, yakni Bisnis Kreatif, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknologi Rekayasa Bangunan Gedung. Ke depan, jumlah program studi akan ditambah untuk menyesuaikan kebutuhan industri.
Perkuliahan dijadwalkan mulai Juni 2026, dengan konsep pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada kesiapan kerja lulusan. Dengan pendekatan tersebut, Politeknik Ismet Iskandar diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah. (RIK)
























Discussion about this post