• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Opini

Cerita Perjuangan Hidup Orang dengan HIV (ODHIV)

Oleh: Rizki
Kamis, 8 Desember 2022 / 11:59 WIB
Ilustrasi Orang dengan HIV. (NET)

Ilustrasi Orang dengan HIV. (NET)

Share on FacebookShare on Twitter

WARTA TANGERANG – Sebagian masyarakat menganggap Orang dengan HIV (ODHIV) sebagai penyakit menakutkan. Akibat stigma negatif terhadap ODHIV, tak jarang mereka diperlakukan diskriminatif dari masyarakat dan tidak bisa menjalankan hidup layaknya orang normal.

Sejauh mana ODHIV bisa bertahan dengan stigma negatif dan diskrimnasi dari masyarakat. Ini cerita salah seorang ODHIV asal Kota Tangsel.

READ ALSO

KPK versus Kejaksaan: Pemberantasan Korupsi atau Perebutan Panggung?

Informasi Lengkap tentang KLH dan Dinas Lingkungan Hidup di Indonesia

Nama saya SH, 40 tahun. Sejak tahun 2002 saya terindikasi mengidap HIV positif. Awalnya, almarhum suami, seorang pecandu narkoba pengguna jarum suntik, sering mengeluh sakit dan mengalami kelelahan yang tidak wajar.

Terdeteksi TBC dan menjalani pengobatan tidak menjadikan almarhum suami lebih sehat. Sesuai saran dokter, Almarhum suami saya menjalani tes HIV dan hasilnya positif.

Singkat cerita, Juni 2004 setelah dua tahun sakit-sakitan, almarhum suami saya meninggal dunia. Meninggalkan saya dan putera kami yang berusia 3 tahun. Agustus 2004, saya memutuskan untuk tes HIV juga dan sekaligus tes untuk anak saya. Saya positif, tetapi anak saya negatif.

Sebenarnya saya sendiri sudah merasa yakin jikalau saya juga mengidap virus tersebut. Hanya saja kesibukan mengurus suami sakit mengurungkan niat saya untuk berobat. Dikarenakan biaya dll. Syukurlah, anak saya negatif.

Setelah hasil tes HIV positif saya terbit, saya langsung tanpa berpikir dua kali berobat dan mengonsumsi ARV.

Tidak sempat bersedih, saya dalam keterpurukan dan kebingungan, bekerja untuk menafkahi diri sendiri dan persiapan sekolah anak saya. Saat itu saya merahasiakan status HIV positif saya ke keluarga dan teman-teman.

Saya bingung harus bercerita mulai darimana dan kekhawatiran jika saya dikucilkan saya semakin meningkat setiap hari. Tahun 2006, saya tiba-tiba mengalami sesak nafas dan oleh keluarga saya dibawa ke RS Fatmawati. Namun karena kekhawatiran apabila keluarga saya mengetahui status HIV positif. Saya memaksa pulang rawat inap tanpa izin dokter. Di rumah, makin hari tubuh saya makin lemah, HB saya berkurang secara significant sampai para akhirnya saya tidak mampu lagi bertahan dan dinyatakan koma dengan HB 1,1.

Sadar sebulan kemudian, saya berada di RSUP Fatmawati setelah transfusi darah berpuluh-puluh ampul. Menurut cerita papa, saya sudah tidak merespon selama tiga hari. Selang oksigen dilepas dan saya dilarikan ke rumah sakit untuk menghindari kesalahan mengenai status kematian.

Setelah siuman, berbagai tes harus dijalani agar dokter mengetahui penyebab kehilangan darah merah. Mau tidak mau akhirnya saya mengakui kalau saya mengonsumsi ARV (neviral duviral dengan efek samping anemia berat). Dengan berat hati saya harus menerima keadaan saya didiskriminasi.

Ada kalanya beberapa dokter magang masuk ke ruang rawat inap, sebagai bahan studi, dengan memakai sarung tangan walaupun mereka tidak melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter spesialis dalam saya di RSUP Fatmawati , Dr Martin Batubara Sp.PD walaupun sudah menjelaskan kondisi kesehatan saya dan tidak akan terjadi penularan apabila menyentuh saya, tidak membuat mereka menjadi yakin.

Setelah keluar rawat inap, piring sendok garpu saya dirumah dipisah. Saya memang tidak sampai diusir dari rumah tetapi saya beraktifitas sendiri saja , makan sendiri nonton TV sendiri bahkan semua orang apabila saya keluar kamar, mereka dengan sopan dan menyakitkan hati langsung bubar gantian masuk kamar masing-masing. (Bersambung)

Tags: HIV AIDSODHIVTangsel

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Bupati Zaki Buka Rakor Evaluasi Kinerja Pengelolaan Keuangan 

Next Post

Presiden Joko Widodo Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Korban Gempa Cianjur

Related Posts

KPK versus Kejaksaan: Pemberantasan Korupsi atau Perebutan Panggung?
Opini

KPK versus Kejaksaan: Pemberantasan Korupsi atau Perebutan Panggung?

Oleh: Rizki
Kamis, 25 Desember 2025 / 09:55 WIB
Informasi Lengkap tentang KLH dan Dinas Lingkungan Hidup di Indonesia
Opini

Informasi Lengkap tentang KLH dan Dinas Lingkungan Hidup di Indonesia

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 18 Desember 2025 / 02:53 WIB
Integritas Bukan Diwariskan Lewat Kata, Tetapi dengan Keteladanan
Opini

Integritas Bukan Diwariskan Lewat Kata, Tetapi dengan Keteladanan

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Desember 2025 / 16:35 WIB
Hari Santri Tonggak Perjuangan di Indonesia
Opini

Hari Santri Tonggak Perjuangan di Indonesia

Oleh: Rizki
Rabu, 22 Oktober 2025 / 13:30 WIB
Ziarah Makam Tokoh Pendahulu di Kali Pasir Warnai Tradisi Maulid Nabi di Kota Tangerang
Kota Tangerang

Ziarah Makam Tokoh Pendahulu di Kali Pasir Warnai Tradisi Maulid Nabi di Kota Tangerang

Oleh: Rizki
Kamis, 4 September 2025 / 20:54 WIB
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Harapan Ekonomi Rakyat
Opini

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Harapan Ekonomi Rakyat

Oleh: Rizki
Senin, 21 Juli 2025 / 08:38 WIB
Next Post
Presiden Joko Widodo Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Korban Gempa Cianjur

Presiden Joko Widodo Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Korban Gempa Cianjur

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Wamenaker Afriansyah Noor: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill Jadi Contoh Industri Nasional

Wamenaker Afriansyah Noor: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill Jadi Contoh Industri Nasional

Selasa, 3 Februari 2026 / 17:13 WIB
Pemkot Tangerang Naikan Insentif RT/RW, Guru Ngaji, dan Marbot Jelang HUT ke-33

Pemkot Tangerang Naikan Insentif RT/RW, Guru Ngaji, dan Marbot Jelang HUT ke-33

Selasa, 3 Februari 2026 / 17:06 WIB
Persik Kediri Tambah Dua Pemain Asing, Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias Perkuat Lini Depan

Persik Kediri Tambah Dua Pemain Asing, Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias Perkuat Lini Depan

Selasa, 3 Februari 2026 / 16:57 WIB
Hery Haryanto Azumi Ungkap Pergolakan di Jantung NU Karena Urusan Arus Bawah

GKB-NU: Board of Peace Harus Jadi Jalan Menuju Negara Palestina Merdeka

Selasa, 3 Februari 2026 / 15:20 WIB
Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Senin, 2 Februari 2026 / 09:43 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Rivera Buka Gol, Kafiatur Balas! Persebaya vs Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 1 Februari 2026 / 21:22 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Dewa United Banten Tantang Persebaya di GBT, Riekerink Waspadai Momentum Bajul Ijo

Minggu, 1 Februari 2026 / 13:42 WIB
Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:54 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang