• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 1 Agustus 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Tangerang Kabupaten Tangerang

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Oleh: Rizki
Senin, 2 Februari 2026 / 09:43 WIB
Buruh PT Sukses Logam Indonesia (SLI) di kawasan industri Oleg, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang harapkan pabrik beroperasi kembali. (IST)

Buruh PT Sukses Logam Indonesia (SLI) di kawasan industri Oleg, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang harapkan pabrik beroperasi kembali. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, WT – Nasib ratusan pekerja PT Sukses Logam Indonesia (SLI) di kawasan industri Oleg, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, hingga kini masih belum jelas. Sejak aktivitas pabrik peleburan logam tersebut dihentikan sementara oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid pada 17 Oktober 2025, para buruh terpaksa kehilangan mata pencaharian.

Salah seorang pekerja, Ade Majid, mengungkapkan bahwa sejak pabrik berhenti beroperasi sekitar tiga bulan lalu, kondisi ekonomi keluarganya semakin sulit. Untuk bertahan hidup, ia kini bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

READ ALSO

CSR Paramount Petals: Pengobatan Gratis hingga Kebun PKK untuk Ketahanan Pangan

Warung Liar Marak bak Pasar, GANESPA Desak Gubernur Banten Tertibkan Situ Ciledug

“Sekarang paling jaga portal di kawasan industri, yang penting ada pemasukan buat makan,” ujar Ade saat ditemui di kawasan industri Oleg, Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Sabtu (31/1/2026).

Ade yang telah berkeluarga dan memiliki tiga anak mengaku penghasilannya jauh dari cukup. Meski demikian, ia berusaha memastikan anak-anaknya tetap mendapatkan asupan makanan yang layak. “Bapaknya mah makan seadanya nggak apa-apa, tapi anak-anak harus tetap makan yang bergizi,” tuturnya.

Ia mengaku tidak memahami alasan penghentian sementara operasional pabrik yang menjadi tempat bergantung hidup sekitar 110 pekerja. Menurutnya, isu pencemaran lingkungan yang menjadi dasar kebijakan tersebut tidak ia rasakan secara langsung. “Saya tinggal dekat pabrik, nggak ada pencemaran, kami juga sehat-sehat saja,” katanya.

Ade bahkan menunjukkan rumahnya yang bersebelahan langsung dengan area pabrik. Ia menceritakan, saat penghentian itu terjadi, seluruh pekerja tengah menjalankan aktivitas produksi seperti biasa. Namun, manajemen mendadak meminta seluruh karyawan menghentikan pekerjaan dan mematikan mesin.

Manajemen kemudian memperlihatkan surat penghentian sementara kegiatan produksi bernomor 500.16.6.6/10401/X/DLHK/2025 tertanggal 17 Oktober 2025. “Sudah lebih tiga bulan kami nggak kerja. Kadang masih disuruh bersih-bersih rumput dan dikasih upah, tapi itu kan tidak bisa terus-terusan. Kami ingin kerja lagi,” ujar Ade lirih.

Keluhan serupa disampaikan Reza Pramudia, pengawas produksi PT SLI. Ia menilai kebijakan penghentian tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak sosial bagi para pekerja. “Kalau sementara, seharusnya ada kejelasan kapan dibuka lagi. Ini sudah tiga bulan, tapi belum ada tanda-tanda,” ucapnya.

Reza mengaku selama pabrik berhenti beroperasi, ia juga bekerja serabutan. Namun penghasilan yang diperoleh tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga, terlebih anaknya masih kecil dan membutuhkan susu.

Ia juga mempertanyakan isu kebisingan dan bau yang disebut-sebut berasal dari pabrik tempatnya bekerja. Menurutnya, ada pabrik lain di sekitar kawasan industri yang tingkat kebisingannya lebih tinggi. “Saya yang kerja dan tinggal paling dekat justru merasa tidak ada dampak berbahaya,” imbuhnya.

Para pekerja berharap Bupati Tangerang dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut, terlebih menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, saat kebutuhan hidup biasanya meningkat. “Kami mohon kebijaksanaan pak bupati. Kami hanya ingin bekerja lagi untuk keluarga kami,” ujar mereka.

Reza menambahkan, sebagian besar pekerja PT SLI memiliki keterbatasan usia, pendidikan, dan persyaratan kerja sehingga sulit diterima di perusahaan lain. Selama ini, PT SLI menjadi tumpuan warga sekitar karena memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Hal tersebut dibenarkan oleh Divisi HRD PT SLI, Doni. Ia menyebut sekitar 75 persen pekerja berasal dari warga sekitar pabrik, khususnya Kampung Cengkok, Desa Sentul. “Sebagian kecil memang dari luar sebagai tenaga ahli. Selebihnya warga sekitar pabrik,” pungkasnya. (RIK)

Tags: Buruh PT SLI menganggurIndustri BalarajaMoch. Maesyal RasyidNasib buruh jelang RamadanPabrik dihentikan sementaraPabrik peleburan logam TangerangPekerja lokal TangerangPenghentian pabrik TangerangPT SLI BalarajaPT Sukses Logam Indonesia

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Rivera Buka Gol, Kafiatur Balas! Persebaya vs Dewa United Berbagi Poin

Next Post

GKB-NU: Board of Peace Harus Jadi Jalan Menuju Negara Palestina Merdeka

Related Posts

CSR Paramount Petals: Pengobatan Gratis hingga Kebun PKK untuk Ketahanan Pangan
Kabupaten Tangerang

CSR Paramount Petals: Pengobatan Gratis hingga Kebun PKK untuk Ketahanan Pangan

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 19:07 WIB
Warung Liar Marak bak Pasar, GANESPA Desak Gubernur Banten Tertibkan Situ Ciledug
Kota Tangsel

Warung Liar Marak bak Pasar, GANESPA Desak Gubernur Banten Tertibkan Situ Ciledug

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:42 WIB
ARYADUTA Lippo Village dan LPMK Bencongan Indah Bekali Warga Keterampilan Kuliner
Kabupaten Tangerang

ARYADUTA Lippo Village dan LPMK Bencongan Indah Bekali Warga Keterampilan Kuliner

Oleh: Rizki
Selasa, 28 Juli 2026 / 10:37 WIB
Marching Band Competition 2026 di Paramount Petals Jadi Ajang Unjuk Bakat Generasi Muda
Kabupaten Tangerang

Marching Band Competition 2026 di Paramount Petals Jadi Ajang Unjuk Bakat Generasi Muda

Oleh: Rizki
Minggu, 26 Juli 2026 / 20:02 WIB
Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Musicycle Ajak Pelajar Tangsel Bersepeda dan Tanam Pohon
Kota Tangsel

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Musicycle Ajak Pelajar Tangsel Bersepeda dan Tanam Pohon

Oleh: Rizki
Sabtu, 25 Juli 2026 / 21:07 WIB
Mencekam! Pelaku Curanmor Bersenjata Api Nekat Tembak Satpam di Citra Raya
Kabupaten Tangerang

Mencekam! Pelaku Curanmor Bersenjata Api Nekat Tembak Satpam di Citra Raya

Oleh: Rizki
Jumat, 24 Juli 2026 / 20:22 WIB
Next Post
Hery Haryanto Azumi Ungkap Pergolakan di Jantung NU Karena Urusan Arus Bawah

GKB-NU: Board of Peace Harus Jadi Jalan Menuju Negara Palestina Merdeka

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Jumat, 31 Juli 2026 / 18:39 WIB
Mantan Pemain Timnas U-23 Korea Selatan Resmi Gabung Dewa United

Mantan Pemain Timnas U-23 Korea Selatan Resmi Gabung Dewa United

Kamis, 30 Juli 2026 / 22:19 WIB
Resmi Tambah Amunisi Asing, Bhayangkara FC Boyong Winger Tajam Asal Brasil Allano Lima

Resmi Tambah Amunisi Asing, Bhayangkara FC Boyong Winger Tajam Asal Brasil Allano Lima

Kamis, 30 Juli 2026 / 22:01 WIB
BAZNAS dan Alfamart Resmikan Jembatan Sedekah Konsumen, 500 KK Kini Nikmati Akses Lebih Aman

BAZNAS dan Alfamart Resmikan Jembatan Sedekah Konsumen, 500 KK Kini Nikmati Akses Lebih Aman

Kamis, 30 Juli 2026 / 21:54 WIB
Doa KH Zulfa Mustofa Iringi Presiden Prabowo di Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Doa KH Zulfa Mustofa Iringi Presiden Prabowo di Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Kamis, 30 Juli 2026 / 21:35 WIB
Eka Hospital, Sinar Mas Land, dan Hyundai Hadirkan MCU Mobile Berbasis AI di GIIAS 2026

Eka Hospital, Sinar Mas Land, dan Hyundai Hadirkan MCU Mobile Berbasis AI di GIIAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 / 20:39 WIB
Kadin Digital Institute Resmikan Training Center, Siapkan Industri Banten Hadapi Era Digital dan Ancaman Siber

Kadin Digital Institute Resmikan Training Center, Siapkan Industri Banten Hadapi Era Digital dan Ancaman Siber

Kamis, 30 Juli 2026 / 19:12 WIB
CSR Paramount Petals: Pengobatan Gratis hingga Kebun PKK untuk Ketahanan Pangan

CSR Paramount Petals: Pengobatan Gratis hingga Kebun PKK untuk Ketahanan Pangan

Kamis, 30 Juli 2026 / 19:07 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang