• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 22 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Sindrom Noonan, Kelainan Langka yang Membuat Anak Berperawakan Pendek dan Terlambat Puber

Oleh: wartatangerang.com
Sabtu, 8 September 2018 / 19:40 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada orangtua yang ingin anaknya terlahir cacat. Meski begitu, ada banyak faktor tak terduga yang dapat menyebabkan bayi cacat lahir. Faktor-faktor ini juga seringnya bukan merupakan faktor yang disengaja oleh orangtua. Sindrom Noonan adalah salah satu kelainan genetik langka yang bisa menyebabkan bayi terlahir cacat. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa tidak terdiagnosis sampai anaknya tumbuh besar.

READ ALSO

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Sindrom Noonan adalah cacat lahir langka

Sindrom Noonan adalah cacat lahir yang disebabkan oleh kelainan genetik dengan berbagai macam gejala, seperti kelainan jantung dan bentuk wajah yang tidak biasa.

Diperkirakan 1 dari 2500 anak di dunia terlahir dengan sindrom Noonan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Apa penyebab sindrom Noonan?

Penyebab sindrom Noonan adalah mutasi gen yang terjadi selama masa tumbuh kembang janin dalam kandungan. Gen membawa pesan untuk membuat protein yang berfungsi untuk mengatur fungsi tubuh. Mutasi gen dapat memengaruhi fungsi apa pun yang dimiliki oleh protein tersebut. Sindrom Noonan muncul ketika setidaknya ada 8 gen yang mengalami kerusakan atau perubahan fungsi dari yang semestinya.

Bayi berpeluang 50% untuk terlahir dengan sindrom ini jika mewarisi salinan mutasi gen dari salah satu orang tuanya. Orangtua tidak harus lebih dulu mengidap sindrom Noonan untuk mewarisinya pada keturunan selanjutnya. Pada kebanyakan kasus, orangtua hanya sebagai induk pembawa mutasi gen (carrier) secara yang bahkan tidak menyadari mereka memiliki gen pemicu sindrom Noonan.

Selain karena faktor bawaan orangtua, mutasi genetik juga bisa terjadi spontan yang disebabkan oleh kesalahan program pembentukan kode genetik yang terjadi selama pembuahan

Apa saja gejala dan tanda dari sindrom Noonan?

sindrom nooman
Sumber: Semantic Scholar

Karakteristik bayi yang terlahir dengan sindrom Noonan adalah fitur wajah yang agak tidak biasa, perawakan tubuh pendek, cacat jantung, masalah pendarahan, malformasi tulang. Masih banyak tanda dan gejala lainnya yang bisa muncul bervariasi pada setiap bayi.

 

Bentuk wajah sindrom Noonan sangat khas, yaitu:

  • Dahi lebar.
  • Mata juling.
  • Kelopak mata terkulai (melorot).
  • Lekukan bibir atas (filtrum atau oreng) yang sangat dalam.
  • Jarak mata yang terlalu lebar dan “dipisahkan” oleh kulit berwarna biru pucat atau biru kehijauan di tengahnya.
  • Leher cenderung pendek dan melebar, dengan punuk kulit leher yang berlebihan dan garis rambut yang rendah di bagian belakang leher.
  • Bibir sumbing.
  • Alur gigi tidak rata.
  • Posisi telinga rendah.
  • Rahang bawah yang lebih kecil (micrognathia).

Sebanyak 50-70% orang dengan sindrom Noonan memiliki perawakan tubuh yang pendek. Saat lahir mereka biasanya panjang dan beratnya terlihat normal, tetapi pertumbuhannya akan melambat meski usia bertambah tua. Maka anak dengan sindrom Noonan akan terlihat lebih pendek dari anak lain seusianya. Bayi dengan sindrom Noonan juga dapat lahir dengan tangan dan kaki bengkak yang disebabkan oleh penumpukan cairan (limfadema), yang dapat mengempis sendiri seiring waktu.

Selain itu, orang dengan sindrom Noonan sering mengalami kelainan bentuk tulang yang ditandai dengan tulang dada cekung (pectus excavactum) atau justru tulang dadanya menonjol (pectus carinatum). Pada beberapa kasus ada juga yang mengalami skoliosis.

Kebanyakan orang dengan sindrom Noonan juga terlahir memiliki cacat jantung bawaan yang kritis. Cacat jantung yang paling umum pada anak dengan sindrom Noonal adalah penyempitan katup yang mengontrol aliran darah dari jantung ke paru-paru (stenosis katup pulmonal). Beberapa mengidap kardiomiopati hipertrofik, yang memperbesar dan melemahkan otot jantung.

Berbagai gangguan perdarahan dilaporkan muncul pada kebanyakan anak pengidap sindrom Noonan. Mulai dari memar berlebihan, sering mimisan, atau perdarahan berkepanjangan setelah cedera atau pembedahan.

Laki-laki remaja yang lahir mengidap sindrom Noonan biasanya gagal puber. Maka itu, sebagian besar laki-laki dengan sindrom Noonan memiliki testis yang tidak turun atau disebut kriptorkismus. Ini bisa memengaruhi kesuburannya. Sementara pada perempuan, puber akan datang terlambat.

Sebagian besar anak yang didiagnosis dengan Noonan syndrome memiliki kecerdasan normal, tetapi beberapa mengalami cacat intelektual yang membuat mereka membutuhkan pendidikan khusus. Beberapa pengidap Noonan juga mengalami masalah penglihatan atau pendengaran. Bayi yang terkena mungkin mengalami masalah makan, yang biasanya membaik mulai usia 1-2 tahun.

Bagaimana penanganan yang tepat untuk sindrom Noonan?

Sindrom Noonan tidak ada obat dan cara perawatan khususnya, namun bisa dikelola dengan cara-cara tertentu sesuai dengan gejala yang muncul. Misalnya jika bayi juga terlahir memiliki cacat jantung, maka gangguan jantung tersebut bisa diatasi dengan operasi. Masalah tinggi badan dapat diperbaiki dengan terapi hormon pertumbuhan agar tingginya bisa menyamai anak lain yang sepantaran.

Pada beberapa anak dengan sindrom Nooman, otot wajah khususnya bagian mulut melemah sehingga memengaruhi kemampuan berbicara dan makannya. Maka itu diperlukan terapi wicara untuk mengatasi masalah ini dengan cara melatih otot mulut bergerak sebagaimana mestinya.

Pada anak laki-laki, jika kondisi testis masih belum turun biasanya ditangani dengan operasi atau yang disebut dengan tindakan orchidopexy.

Seiring berjalannya usia, anak dengan sindrom Noonan tetap harus diperiksa secara berkala untuk memantau gejalanya. Semakin bertambah usianya biasanya tidak ada hambatan kesehatan berarti akibat kondisinya ini. Orang dengan sindrom Noonan dapat menjalani kehidupan dengan normal.

The post Sindrom Noonan, Kelainan Langka yang Membuat Anak Berperawakan Pendek dan Terlambat Puber appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Berbagai Risiko Masalah Kesehatan yang Dihadapi Pekerja Shift Malam

Next Post

4 Tips Agar Bercinta Makin Enak Dengan Posisi Doggy Style

Related Posts

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah
Gaya Hidup

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 20:16 WIB
Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026
Gaya Hidup

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:58 WIB
Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster
Gaya Hidup

Serunya Liburan di Tangcity Mall, Ada Live Show dan Meet & Greet Quantum Heroes Dinoster

Oleh: Rizki
Senin, 15 Juni 2026 / 20:43 WIB
Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau
Gaya Hidup

Banjir Promo AZKO BOOM SALE, Produk Rumah Tangga dan Gaya Hidup Lebih Terjangkau

Oleh: Rizki
Minggu, 14 Juni 2026 / 18:27 WIB
Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Edukatif di Gading Serpong, Atria Hotel Hadirkan Paket Funventure

Oleh: Rizki
Sabtu, 13 Juni 2026 / 16:53 WIB
Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis
Gaya Hidup

Mulai Rp312 Ribu, Promo School Holiday Starlet Hotel Serpong Tawarkan Staycation dan Aktivitas Renang Gratis

Oleh: Rizki
Jumat, 12 Juni 2026 / 13:30 WIB
Next Post
4 Tips Agar Bercinta Makin Enak Dengan Posisi Doggy Style

4 Tips Agar Bercinta Makin Enak Dengan Posisi Doggy Style

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Tangsel Creative Awards 2026, Musicycle Raih Penghargaan Komunitas Berbasis Olahraga Terbaik

Tangsel Creative Awards 2026, Musicycle Raih Penghargaan Komunitas Berbasis Olahraga Terbaik

Minggu, 21 Juni 2026 / 23:32 WIB
Usung Konsep Dua Sisi dan Private Lift, Alam Sutera Luncurkan Hub Komersial WEST 18

Usung Konsep Dua Sisi dan Private Lift, Alam Sutera Luncurkan Hub Komersial WEST 18

Minggu, 21 Juni 2026 / 21:55 WIB
PoundFit hingga Music Wonderland, Paramount Petals Ramaikan Akhir Pekan dengan Beragam Aktivitas Komunitas

PoundFit hingga Music Wonderland, Paramount Petals Ramaikan Akhir Pekan dengan Beragam Aktivitas Komunitas

Minggu, 21 Juni 2026 / 20:28 WIB
SWASH Padel Club BSD Resmi Beroperasi

SWASH Padel Club BSD Resmi Beroperasi

Minggu, 21 Juni 2026 / 20:07 WIB
Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Sabtu, 20 Juni 2026 / 21:22 WIB
Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 / 20:16 WIB
Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Sabtu, 20 Juni 2026 / 19:02 WIB
Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:19 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang