• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 11 Agustus 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

6 Cara Mengatasi Mata yang Perih dan Terasa Panas Berdasarkan Penyebabnya

Oleh: Sofia
Senin, 29 Maret 2021 / 10:27 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Mata perih dan terasa panas sangatlah mengganggu aktivitas. Sebentar-sebentar Anda tidak tahan untuk mengucek mata. Padahal, mengucek mata bukanlah cara yang baik untuk mengatasi mata perih. Lalu, harus bagaimana? Cara mengatasi mata perih dan terasa panas sebetulnya ada banyak, tergantung juga dari apa yang menyebabkannya. Simak di sini, yuk!

Tips mengatasi mata perih dan panas, berdasarkan penyebabnya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mata perih adalah kondisi yang bisa dipicu oleh berbagai hal. Selain itu, mata yang sering terasa perih bisa jadi merupakan pertanda dari gangguan kesehatan mata Anda.

READ ALSO

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Berikut adalah berbagai penyebab kondisi mata perih beserta cara mengatasinya yang baik dan benar:

1. Blefaritis

Blefaritis atau blepharitis adalah infeksi bakteri yang menyerang pinggiran kelopak mata (garis tumbuhnya bulu mata).

Kondisi ini umumnya mengenai kedua mata, dan biasanya salah satu mata akan tampak lebih meradang. Umumnya, selain mengalami sensasi perih dan menyengat, biasanya blefaritis juga disertai dengan kemerahan dan bengkak pada mata.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan masalah pada kelenjar minyak di kelopak mata.

Cara mengatasinya:

Kompres hangat pada mata yang terasa perih dapat melunakan kerak belek yang menempel di tepian kelopak mata dan bulu mata. Lakukan selama 10 menit, dan ulangi beberapa kali sehari jika perlu.

Setiap kali habis mengompres mata, gosok lembut kelopak mata dengan kapas yang telah direndam air dan sampo bayi. Pijat dengan gerakan memutar, setelahnya betul-betul keringkan daerah mata Anda yang terinfeksi.

Selama masih terkena blefaritis, batasi atau hentikan dulu sementara memakai riasan mata. Penggunaan riasan mata akan membuat kebersihan kelopak mata lebih sulit dijaga. Menjaga kelopak mata agar tetap bersih nyatanya adalah kunci dari pengobatan blefaritis yang efektif.

Selain itu, dokter juga biasanya akan meresepkan salep antibiotik untuk dioleskan ke dasar bulu mata Anda, atau obat antibiotik minum dan juga obat tetes mata steroid.

2. Mata kering

Sindrom mata kering adalah kondisi ketika saluran air mata tidak memproduksi cukup air mata. Padahal, air mata berguna untuk tetap melembapkan kelopak mata agar tidak merasa perih.

Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada wanita dan juga orang tua. Selain terasa perih, mata juga biasanya mengalami kemerahan yang disertai rasa sakit, kelopak mata terasa berat, dan penglihatan yang kabur.

Mata kering juga terkadang disertai dengan rasa terbakar pada mata. Menurut situs MedlinePlus, rasa terbakar tersebut dapat terjadi akibat paparan zat iritan, seperti asap, kabut, atau zat kimia di dalam sampo atau air kolam renang.

Cara mengatasinya:

Anda bisa melembapkan mata pakai obat tetes yang khusus dibuat untuk mata kering atau pakai air mata buatan untuk mengatasi mata yang perih.

Keduanya bisa Anda dapatkan di apotek tanpa harus menebus resep dokter. Pilih obat tetes yang tanpa pengawet. Biasanya dikemas dalam tube sangat kecil untuk sekali pakai. Selalu ikuti aturan dan cara pakai di kemasannya.

Cara lainnya adalah dengan memperbanyak makan makanan kaya omega-3 dan banyak minum air putih. Untuk sementara waktu mungkin pakai kacamata hitam dulu selama beraktivitas di luar ruangan demia mencegah mata semakin kering.

Sering-seringlah menyengajakan berkedip untuk menyebarkan air mata secara merata ke seluruh permukaan mata. Selain itu, hindari mengucek mata yang bisa memperburuk gejala Anda.

3. Fotokeratitis

fotokeratitis

Fotokeratitis adalah peradangan mata akibat paparan berlebih dari radiasi sinar UV matahari. Paparan sinar matahari yang berlebih pada mata bisa menyebabkan sensasi terbakar. 

Selain terasa terbakar, Anda biasanya akan merasakan berbagai gejala lain seperti lebih sensitif terhadap cahaya, mata sakit, berair, dan seperti melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.

Kondisi ini dapat menyebabkan mata terasa perih dan panas, perubahan tajam penglihatan, hingga kebutaan permanen jika tidak ditangani dengan baik.

Cara mengatasinya:

Gejala fotokeratitis biasanya dapat membaik dengan sendirinya dalam 24-48 jam setelah paparan. Namun, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk tuntaskan masalah ini lebih cepat lagi.

  • Selama pemulihan, sebisa mungkin tetap di dalam ruangan.
  • Gunakan kacamata hitam anti radiasi untuk melindungi mata dari sinar matahari, selama di dalam dan luar ruangan.
  • Pakai obat tetes air mata buatan yang bebas pengawet untuk menjaga kelembaban mata. Obat ini dijual secara bebas di apotek atau didapat dengan resep dokter.
  • Minum obat pereda nyeri (aspirin atau ibuprofen) jika rasa sakitnya tak tertahankan.
  • Hindari mengucek mata.
  • Lepaskan lensa kontak untuk sementara waktu.

Jika tidak membaik, segera ke dokter mata terdekat untuk mendapatkan obat mata khusus dan memantau kerusakan yang mungkin sudah terjadi akibat sinar UV.

4. Alergi konjungtivitis

Alergi pada mata, atau yang disebut juga dengan alergi konjungtivitis, terjadi ketika ada zat asing yang masuk ke mata. Tubuh kemudian merespon zat ini dengan memproduksi histamin. Histamin adalah zat yang diproduksi tubuh ketika Anda mengalami reaksi alergi atau infeksi. Akibatnya, mata menjadi kemerahan dan gatal.

Biasanya, pemicu paling umum alergi mata yaitu debu, serbuk sari, asap, parfum, atau bulu hewan peliharaan. Jika Anda mengalami mata mengalami alergi, mata bisa mengalami kemerahan, bengkak, perih, dan juga gatal.

Cara mengatasinya:

Mata perih akibat reaksi alergi dapat disembuhkan dengan menyetop paparan anda terhadap pemicu alergi. Segera jauhkan pemicu alergi dari dekat Anda atau Andalah yang berpindah ke area lain yang lebih aman.

Setelahnya, Anda bisa teteskan obat mata khusus yang mengandung antihistamin seperti:

  • Azelastine hydrochloride
  • Emedastine difumarate
  • Levocabastine
  • Olopatadine

Anda juga bisa minum obat alergi untuk menghentikan gejala alerginya, seperti cetirizine atau diphenhydramine. Ikuti aturan pakai yang tertera di kemasan obat.

Jika reaksi alergi malah makin parah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

5. Pterigium

Pterigium adalah pertumbuhan selaput jaringan berbentuk segitiga berwarna merah muda yang biasa muncul pada bagian putih bola mata. Biasanya segitiga tersebut tampak pada area kornea di dekat hidung, dan bertumbuh menuju pupil (bagian hitam mata).

Para ahli memperkirakan kondisi ini disebabkan oleh kombinasi mata kering dan paparan sinar UV. Meski terdengar asing, pterigium cukup umum dan dapat memengaruhi siapa saja yang menghabiskan banyak waktu di luar rumah. 

Jika jaringannya telah tumbuh melewati bagian tengah mata, hal tersebut bisa menyebabkan mata terasa perih dan penglihatan kabur. Anda mungkin juga merasa ada sesuatu yang terus-terusan mengganjal di mata.

Cara mengatasinya:

Jika mata perih dan panas terjadi akibat pterigium, sebaiknya Anda konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Pterigium bukanlah pertumbuhan kanker, tapi satu-satunya cara untuk menghilangkan selaput merah muda mengganggu ini adalah lewat operasi. Untuk sementara waktu dokter juga dapat meresepkan obat tetes mata atau salep mata kortikosteroid untuk meredakan peradangannya.

6. Ocular rosacea

Ocular rosacea adalah kondisi yang menyebabkan kelopak mata meradang. Biasanya, penyakit yang satu ini menyerang orang-orang yang memiliki rosacea, yaitu kondisi kulit yang ditandai kemerahan pada wajah dan masuk dalam kategori peradangan kronis.

Umumnya, orang dengan ocular rosacea mengalami berbagai gejala seperti rasa sakit pada mata disertai perih dan sensasi terbakar, lebih sensitif terhadap cahaya, dan kehilangan penglihatan pada kasus yang parah.

Cara mengatasinya:

Rosacea tidak dapat disembuhkan, tapi bisa dikendalikan kekambuhan serta intensitas keparahan gejalanya.

Dokter umumnya akan meresepkan antibiotik minum seperti tetracycline, doxycycline, erythromycin, atau minocycline untuk menyembuhkan mata perih.

Selain minum obat, pastikan kelopak mata Anda selalu bersih. Kompres kelopak mata Anda setidaknya dua kali sehari dengan air hangat. Hindari pakai riasan mata ketika sedang dalam pengobatan.

The post 6 Cara Mengatasi Mata yang Perih dan Terasa Panas Berdasarkan Penyebabnya appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Mengenal Berbagai Jenis Tambalan Gigi dan Cara Merawatnya

Next Post

Prioritaskan Lansia Divaksin, Menkes Puji Pemkab Tangerang

Related Posts

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya
Kesehatan

Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:21 WIB
Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic
Kesehatan

Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:51 WIB
Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya
Kesehatan

Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:36 WIB
Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS
Kesehatan

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Juni 2026 / 22:02 WIB
Next Post
Prioritaskan Lansia Divaksin, Menkes Puji Pemkab Tangerang

Prioritaskan Lansia Divaksin, Menkes Puji Pemkab Tangerang

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Laptop Ringan untuk Profesional Muda: Kenapa Memilih ASUS Vivobook S14 OLED?

Senin, 10 Agustus 2026 / 08:39 WIB
Pembakaran Kasur Bekas Picu Kebakaran Lahan Sampah di Karang Tengah Kota Tangerang

Pembakaran Kasur Bekas Picu Kebakaran Lahan Sampah di Karang Tengah Kota Tangerang

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:49 WIB
Kolaborasi Duo Chef Internasional di Balik Identitas Baru Kuliner Kontemporer SU MA

Kolaborasi Duo Chef Internasional di Balik Identitas Baru Kuliner Kontemporer SU MA

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:45 WIB
Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Obesitas Memicu Risiko Diabetes Tipe 2

Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Obesitas Memicu Risiko Diabetes Tipe 2

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:40 WIB
Perkuat Lini Tengah, Dewa United FC Daratkan Gelandang Petarung Ripal Wahyudi

Perkuat Lini Tengah, Dewa United FC Daratkan Gelandang Petarung Ripal Wahyudi

Minggu, 9 Agustus 2026 / 20:35 WIB
Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Jadi Forum yang Riang Gembira

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Jadi Forum yang Riang Gembira

Sabtu, 8 Agustus 2026 / 13:37 WIB
Piala AFF 2026: Ditahan Singapura 1-1, Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Babak Grup

Piala AFF 2026: Ditahan Singapura 1-1, Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Babak Grup

Jumat, 7 Agustus 2026 / 22:15 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang