TANGERANG, WT – Ribuan santri dan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dalam kegiatan Tabligh Akbar untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Anggota DPRD Provinsi Banten H. Ahmad Jaini, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Peringatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran santri dalam mendukung kemajuan bangsa.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa santri harus memiliki bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan akhlak mulia agar mampu menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) perlu berjalan beriringan dengan pembentukan integritas dan nilai-nilai moral.
“Saya harap mereka semua tidak hanya cakap menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), tapi juga memiliki karakter, integritas dan berakhlak mulia serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” kata Maesyal.
Ia menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional tahun ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Sepatan. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, kiai, ustaz, ustazah, serta masyarakat.
Maesyal turut menyampaikan doa bagi kemajuan bangsa dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Ia juga berharap para santri di Kecamatan Sepatan senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT, serta terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Camat Sepatan Aan Ansori menyampaikan apresiasi kepada para santri, ulama, dan masyarakat yang dinilai terus menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayahnya. Menurutnya, sikap saling menghormati merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Kerukunan antar umat beragama merupakan bagian dari keutuhan bangsa dan negara. Ini merupakan poin penting yang harus terus dijaga dan dirawat bersama-sama,” ujar Aan.
Mengusung tema Menuju Indonesia Emas, Aan berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat memotivasi para santri untuk mengambil peran aktif dalam menjaga persatuan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan. Ia menegaskan, generasi santri memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan, akhlak, dan semangat kebangsaan. (ADV)
















Discussion about this post