• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 8 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Si Kecil Terlalu Cepat Akrab Dengan Orang Asing, Wajar Tidak?

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 17 Juli 2018 / 02:49 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak semua orang mudah akrab dengan orang lain, terlebih bagi anak-anak. Ketika Anda berhasil melakukannya, ini menandakan bahwa Anda termasuk orang yang mudah bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar. Namun, Anda patut waspada bila si kecil terlihat mudah akrab dengan orang yang tak dikenal, bahkan sampai tak segan untuk diajak menjauh dari jangkauan Anda. Ini bisa menandakan adanya kelainan psikologis pada si kecil. Bagaimana bisa? Berikut penjelasannya.

READ ALSO

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Api Jiwa Gandeng SU MA Jakarta, Sajikan Eksplorasi Kuliner Asia Kontemporer

Mudah akrab dengan orang lain bisa termasuk kelainan psikologis

Bila diperhatikan, anak-anak biasanya merasa takut saat berdekatan dengan orang yang tidak dikenal. Hal ini cenderung wajar dilakukan sebagai upaya melindungi diri dari berbagai ancaman yang membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Namun, tidak sedikit pula anak-anak yang mudah berinteraksi dengan orang asing yang baru dikenalnya. Bahkan saking ramahnya, mereka tidak takut untuk mendekat dan bermain bersama.

Bila para orangtua tidak waspada, hal ini dapat membuka celah kejahatan yang mengancam si kecil. Contohnya, anak Anda akan diajak untuk bermain terlebih dahulu, lalu lama kelamaan si kecil akan mudah diajak untuk masuk ke mobil dan berakhir pada kasus penculikan anak.

Hati-hati, sikap ramah anak yang terlalu berlebihan terhadap orang asing dapat menandakan adanya kelainan psikologis. Kondisi ini disebut sebagai disinhibited social engagement disorder (DSED) atau mudah akrab dengan orang asing secara tidak wajar.

Ketika seseorang dengan kelainan DSED didekati oleh orang asing, ia akan merasa mendapatkan dukungan secara emosional. Anak dengan kelainan DSED akan mudah mendekati orang asing saat ia terjatuh untuk meminta pertolongan, daripada meminta pertolongan pada pengasuh atau kedua orangtuanya.

Kenapa anak bisa mudah akrab dengan orang asing?

mengajarkan anak untuk menghargai penyandang disabilitas

Kelainan DSED umumnya dialami oleh anak-anak, terutama pada mereka yang mengalami trauma di masa lalu. Hal ini karena anak-anak cenderung lebih mudah terkecoh dan belum bisa membedakan mana orang baik dan mana orang yang jahat.

Para peneliti mengungkapkan bahwa anak-anak cenderung menilai seseorang dari penampilannya. Karena itulah, anak-anak biasanya menilai orang baik dan orang jahat dengan melihat wajahnya. Jika dari wajahnya saja terlihat menyeramkan dan membuatnya takut, anak akan merasa terancam dan kemudian bergerak menjauh.

Namun sayangnya, anak-anak yang mengalami kelainan DSED akan menganggap semua orang baik dan membuatnya merasa nyaman. Mereka tak lagi melakukan penilaian dari wajah dan penampilan orang asing.

Ketika orang asing memberikannya kenyamanan, maka anak-anak dengan kelainan DSED tidak akan berpikir dua kali untuk menunjukkan kasih sayang yang sama.

Membedakan sifat mudah akrab yang normal dan tidak normal

anak bermain

Mudah akrab dengan orang baru memang merupakan hal yang positif, asalkan dalam batas yang wajar. Sebab bagaimanapun, Anda tetap perlu mengajarkan si kecil untuk bersosialisasi dan bersikap ramah dengan orang lain.

Jika si kecil mengalami kelainan mudah akrab dengan orang asing, maka ia akan menunjukkan gejala seperti:

  • Merasa bahagia saat berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal
  • Bersikap ramah, banyak bicara, dan menempel secara fisik dengan orang asing
  • Pergi tanpa izin untuk menemui kenalan barunya. Biasanya, orang dengan DSED merasa tidak perlu untuk meminta izin berkeliaran ke luar rumah

Jika anak menunjukkan perilaku tersebut selama lebih dari 12 bulan, maka anak mungkin memang mengalami kelainan DSED dan hal ini dapat terbawa sampai ia remaja. Dilansir dari Verywell, kelainan DSED dapat terjadi bersamaan dengan gangguan kesehatan lainnya, seperti keterlambatan kognitif dan bahasa hingga malnutrisi.

Lantas, mungkinkah kelainan DSED diatasi?

orangtua dengan anak

Kelainan DSED tidak dapat membaik dengan sendirinya. Ketika Anda menemukan tanda dan gejala kelainan DSED pada anak maupun orang-orang terdekat Anda, segera kunjungi psikolog atau terapis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Para psikolog atau terapis biasanya akan melakukan psikoterapeutik dengan melibatkan anak dan pengasuh atau orangtuanya. Psikoterapeutik tersebut dapat berupa terapi bermain atau terapi seni di lingkungan yang nyaman untuk anak.

Tujuan terapi tersebut adalah untuk membantu memperkuat ikatan antara anak dengan orangtua atau pengasuhnya. Dengan demikian, si kecil akan mulai mengurangi kebiasaan mudah akrab dengan orang yang tidak dikenal.

The post Si Kecil Terlalu Cepat Akrab Dengan Orang Asing, Wajar Tidak? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Menguak Manfaat Aromaterapi Bagi Penderita Hipertensi

Next Post

Sejak 1999, Pertama Kali Tingkat Kemiskinan Di bawah 2 Digit

Related Posts

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif
Gaya Hidup

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:58 WIB
Api Jiwa Gandeng SU MA Jakarta, Sajikan Eksplorasi Kuliner Asia Kontemporer
Gaya Hidup

Api Jiwa Gandeng SU MA Jakarta, Sajikan Eksplorasi Kuliner Asia Kontemporer

Oleh: Rizki
Jumat, 4 September 2026 / 16:48 WIB
ARYADUTA Country Club Hadirkan Tennis Coaching Clinic Bersama Coach Wibowo
Gaya Hidup

ARYADUTA Country Club Hadirkan Tennis Coaching Clinic Bersama Coach Wibowo

Oleh: Rizki
Jumat, 4 September 2026 / 16:31 WIB
Tiga Dekade Melayani, Aryaduta Lippo Village Perkuat Fasilitas dan Ruang Hijau Demi Kenyamanan Tamu
Gaya Hidup

Tiga Dekade Melayani, Aryaduta Lippo Village Perkuat Fasilitas dan Ruang Hijau Demi Kenyamanan Tamu

Oleh: Rizki
Rabu, 2 September 2026 / 21:26 WIB
Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera
Gaya Hidup

Unik! Cendol Minang Dua Warna Ini Pakai Ampiang Ketan “Impor” dari Sumatera

Oleh: Rizki
Sabtu, 29 Agustus 2026 / 10:43 WIB
Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern
Gaya Hidup

Dari Klepon hingga Durian, Beyond The Slice Bawa Cita Rasa Lokal ke Menu Modern

Oleh: Rizki
Kamis, 27 Agustus 2026 / 21:01 WIB
Next Post
Sejak 1999, Pertama Kali Tingkat Kemiskinan Di bawah 2 Digit

Sejak 1999, Pertama Kali Tingkat Kemiskinan Di bawah 2 Digit

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Comeback dan Libas PSM Makassar 3-1

Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Comeback dan Libas PSM Makassar 3-1

Minggu, 6 September 2026 / 21:14 WIB
Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Minggu, 6 September 2026 / 20:58 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

Dampak Erupsi Krakatau Masih Dipantau, Disdik Kabupaten Tangerang Belum Terapkan PJJ

Minggu, 6 September 2026 / 20:55 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Kasus Bullying di Tangerang Jadi Sorotan Gubernur Banten

Gunung Anak Krakatau Erupsi Level III, Pemprov Banten Perketat Pengawasan dan Minta Warga Waspada Hoaks

Minggu, 6 September 2026 / 20:40 WIB
Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata

Minggu, 6 September 2026 / 20:33 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Minggu, 6 September 2026 / 20:27 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

Minggu, 6 September 2026 / 20:19 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang