• Tentang Kami
  • Contact
Kamis, 23 April 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Resiko Anak Kegemukan Picu Diabetes Melitus

Oleh: Rizki
Selasa, 6 September 2022 / 12:45 WIB
Ilustrasi Diabetes Melitus pada Anak. (NET)

Ilustrasi Diabetes Melitus pada Anak. (NET)

Share on FacebookShare on Twitter

WARTA TANGERANG – Anak-anak dengan perawakan yang gemuk bagi sebagian masyarakat dianggap menggemaskan dan lucu. Namun tahukah Anda, dibalik anak gemuk itu ada risiko penyakit diabetes yang mengintai.

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronik utama pada anak. Dari data yang diperoleh pada November 2021 sekitar 1.346 anak memiliki penyakit DM. Kenaikan jumlah tersebut dikarenakan selama pandemi rata- rata pola hidup yang kurang sehat di masyarakat.

READ ALSO

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial

Diabetes Melitus seringkali dianggap sebagai penyakit orang dewasa. Namun demikian, DM juga dapat terjadi pada anak-anak dan remaja, khususnya DM tipe-1. DM tipe-1 adalah kelainan sistemik akibat terjadinya gangguan metabolisme glukosa yang ditandai oleh hiperglikemia kronik. Keadaan ini disebabkan oleh kerusakan sel β pankreas baik oleh proses autoimun maupun idiopatik sehingga produksi insulin berkurang bahkan terhenti.

“Umumnya, gejala klinis timbul ketika kerusakan sel-sel pankreas mencapai ≥90 persen. Penanda serologi untuk autoimunitas terhadap sel β pankreas, antara lain: Glutamic acid decarboxylase 65 autoantibodies (GAD), Tyrosine phosphatase-like insulinoma antigen 2 (IA2), Insulin autoantibodies (IAA), dan β-cell specific zinc transporter 8 autoantibodies (ZnT8),” kata Konsultan Endokrinologi Anak Eka Hospital Cibubur, dr. Dana Nur Prihadi, Sp.A(K), M.Kes, MH.

Prevalensi Diabetes Melitus Tipe-1 di Indonesia meningkat tujuh kali lipat (700 persen) selama 10 tahun, dari 3,88 per 100 juta penduduk pada tahun 2000 menjadi 28,19 per 100 juta penduduk pada tahun 2010. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat sekitar 1.249 anak Indonesia dengan diagnosis DM Tipe 1 dari tahun 2017–2019.

“Sejak September 2009 hingga September 2018 terdapat 1213 kasus DM tipe-1, paling banyak didapatkan di kota-kota besar seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan,” ungkap dokter Spesialis Anak yang berpraktik di Eka Hospital Cibubur ini.

Dijelaskan dr. Dana, para orang tua sebaiknya mulai curiga jika anaknya sering haus, sering buang air kecil baik di pagi hari, siang dan malam, sering lapar atau lelah kemudian berat badannya turun. Tidak jarang pasien datang ke poli dengan kondisi gula darahnya tinggi. Gejala lain yang dapat timbul adalah kesemutan, lemas, luka yang sukar sembuh, pandangan kabur, dan gangguan perilaku.

“Dokter akan memberikan diagnosis DM apabila memenuhi salah satu kriteria sebagai berikut, yaitu gejala klasik diabetes atau hiperglikemi dan glukosa plasma ≥200 mg/dL (11,1 mmol/L), atau glukosa puasa plasma ≥126 mg/dL (7,0 mmol/L),” ujarnya.

Kata dr. Dana komplikasi dari penyakit DM Tipe-1, antara lain komplikasi akut berupa ketoasidosis diabetikum (komplikasi diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh). Dan juga hipoglikemia (kondisi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah normal).

“Sementara komplikasi kronis berupa: nefropati, retinopati, dan neuropati, penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskular, dan penyakit pembuluh darah perifer (klaudikasio, infeksi/gangren, amputasi),” jelasnya.

Untuk tata Laksana Penyakit DM Tipe 1, sambung dr. Dana pengobatan metabolik utama pada anak bisa dilakukan secara mandiri. Peran orang tua sangat penting terutama dari segi kedisiplinan, karena jika tidak akan mengganggu tumbuh kembang anak. Tujuan tata laksana DM pada anak adalah untuk mengontrol metabolik yang optimal, memberikan tumbuh kembang optimal, sehingga diharapkan saat dewasa nanti anak pun terbebas dari komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Pengelolaan DM Tipe 1 meliputi:

1. Pemberian insulin untuk kebutuhan metabolisme glukosa tubuh
2. Pengaturan makan untuk memperhitungkan asupan dalam bentuk kalori, Pemilihan jenis makanan dianjurkan karbohidrat dengan indeks glikemik dan glicemic load yang rendah.
3. Olahraga untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kebutuhan insulin
4. Edukasi pengetahuan dasar tentang pengaturan makanan, insulin (jenis, cara pemberian, efek samping, penyesuaian dosis sederhana dll), dan pertolongan pertama pada kedaruratan medik akibat DMT1 (hipoglikemia, pemberian insulin pada saat sakit).
5. Pemantauan gula darah mandiri di rumah

Kemudian, untuk Pencegahan DM, diterangkan dr. Dana, bisa dilakukan dengan perbaikan gaya hidup, pola makan dan aktivitas fisik. Manajemen yang paripurna memerlukan kerjasama multidisipliner antara pasien dan tenaga medis. Para orang tua atau pengasuh merupakan tokoh sentral dalam keberhasilan manajemen diabetes pada anak.

Dr. Dana menyarankan para orang tua membaca informasi nilai gizi pada makanan kemasan yang dikonsumni anak. Perhatikan juga beberapa hal berikut: tanggal kadaluarsa, netto (kemasan), takaran saji, energi atau kalori total, karbohidrat total, dan serat.

“Tujuan pengaturan makanan pada pasien diabetes yaitu mencapai dan mempertahankan glukosa darah dalam batas normal, memberikan zat gizi yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang anak, serta endukung & menjamin kesehatan optimal agar anak dapat melakukan aktivitas sehari-hari,” tutup dr. Dana. (RIZ)

Tags: Diabetes Melitus Pada AnakEka HospitalPenyakit GulaWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Turnamen Voli Internasional, Tim Bandung BJB Tandamata Wakili Indonesia di ASEAN Grand Prix

Next Post

Besok, Dua Terdakwa Korupsi Bank Banten Mulai Disidang

Related Posts

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial

Oleh: Rizki
Selasa, 21 April 2026 / 17:35 WIB
Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik
Gaya Hidup

Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 21 April 2026 / 11:55 WIB
Wisata Kuliner Gading Serpong: Lezatnya Ramen Halal ala Fukuoka di Kyuka Ramen
Gaya Hidup

Wisata Kuliner Gading Serpong: Lezatnya Ramen Halal ala Fukuoka di Kyuka Ramen

Oleh: Rizki
Selasa, 21 April 2026 / 11:01 WIB
Pempek Kenari Buka Cabang Baru di Gading Serpong
Gaya Hidup

Pempek Kenari Buka Cabang Baru di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 20 April 2026 / 21:27 WIB
Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih
Gaya Hidup

Da Ma Rumah Es Hadir di Gading Serpong, Sajikan Es Nusantara Autentik yang Bikin Nagih

Oleh: Rizki
Sabtu, 18 April 2026 / 09:10 WIB
Next Post
Besok, Dua Terdakwa Korupsi Bank Banten Mulai Disidang

Besok, Dua Terdakwa Korupsi Bank Banten Mulai Disidang

Discussion about this post












WARTA TERKINI

PT Indah Kiat Tangerang Sabet Penghargaan K3, Bukti Konsistensi Selama 15 Tahun

PT Indah Kiat Tangerang Sabet Penghargaan K3, Bukti Konsistensi Selama 15 Tahun

Kamis, 23 April 2026 / 17:55 WIB
Berbagi Poin dengan Persija, Persita Muda Semakin Dekat ke Semifinal

Kalah di Kandang, Persita Tangerang Harus Relakan Tiga Poin untuk Bali United

Kamis, 23 April 2026 / 17:49 WIB

Gandeng Anne Avantie, Alfamart Luncurkan Tote Bag “Puspa Kinasih” untuk Perempuan Indonesia

Kamis, 23 April 2026 / 17:23 WIB
GASPOL! Langkah Strategis Wabup Tangerang Amankan Stok Bahan Pokok dan Stabilisasi Ekonomi

GASPOL! Langkah Strategis Wabup Tangerang Amankan Stok Bahan Pokok dan Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 / 17:13 WIB
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Tangerang Keluarkan Benda Asing di Hidung Anak

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Tangerang Keluarkan Benda Asing di Hidung Anak

Kamis, 23 April 2026 / 17:05 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Gacor Meski Jadi Pengganti, Aleksa Andrejic Buktikan Profesionalisme di Persita Tangerang

Persita Jamu Bali United, Misi Pendekar Cisadane Putus Tren Negatif

Rabu, 22 April 2026 / 14:35 WIB
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 / 14:16 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang