• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 21 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ragam Obat dan Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Leukemia

Oleh: Sofia
Kamis, 10 September 2020 / 14:58 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Leukemia merupakan jenis kanker darah yang bermula di sumsum tulang dan kemudian menyerang darah. Bila tidak diobati, penyakit ini bisa menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti kelenjar getah bening, hati, limpa, otak, sumsum tulang belakang, atau testis. Lantas, bagaimana cara mengatasi dan mengobati leukemia? Apa saja jenis pengobatan dan obat yang umumnya diberikan dokter untuk mengatasi leukemia?

Berbagai jenis pengobatan dan obat untuk mengatasi leukemia

Sel kanker leukemia bisa berkembang dengan sangat cepat dan lambat. Jenis leukemia yang berkembang secara lambat, atau disebut leukemia kronis, pengobatan umumnya belum diperlukan, terutama bila pasien tidak merasakan gejala leukemia apapun.

READ ALSO

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Namun, pemeriksaan rutin tetap harus dilakukan untuk meninjau perkembangan penyakit. Pengobatan baru akan diberikan ketika penyakit sudah berkembang dan menimbulkan gejala pada penderitanya.

Namun, bagi pasien leukemia akut yang berkembang dengan cepat dan mengalami gejala, penanganan secara medis sangat dibutuhkan. Adapun jenis pengobatan yang akan diberikan tergantung pada tipe leukemia yang dimiliki, stadium atau penyebaran sel kanker, usia, kondisi kesehatan secara menyeluruh, serta efek pengobatan yang mungkin timbul.

Secara umum, terdapat lima cara atau jenis pengobatan untuk mengatasi leukemia, termasuk berbagai terapi hingga bentuk penanganan medis lainnya. Berikut adalah jenis-jenis pengobatan tersebut:

1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah cara utama untuk mengatasi dan mengobati leukemia. Terapi leukemia ini menggunakan obat-obatan yang diberikan dalam bentuk pil, melalui infus ke dalam vena atau kateter, atau suntikan di bawah kulit, untuk menghentikan pertumbuhan atau membunuh sel kanker.

Obat kemoterapi untuk leukemia umumnya diberikan dalam bentuk kombinasi. Pemberian obatnya pun bisa dilakukan dalam beberapa siklus dan bisa berlangsung selama enam bulan atau lebih, tergantung variasi obat dan proses pemulihan dari kemoterapi.

Pengobatan ini umumnya diberikan bagi pasien dengan jenis leukemia limfoblastik akut (ALL) dan leukemia mieloid akut (AML). Bagi pasien jenis leukemia lain, seperti leukemia limfositik kronis (CLL), leukemia mieloid kronis (CML), dan hairy cell leukemia, kemoterapi juga bisa diberikan, terutama bagi yang sudah berkembang atau mengalami gejala.

Dilansir dari Leukemia & Lymphoma Society, pemberian kemoterapi untuk leukemia ALL dan AML dilaksanakan dalam dua fase, yaitu induksi dan pascaremisi. Induksi adalah fase awal pasien dalam menjalani kemoterapi.

Terapi dalam fase ini bertujuan membunuh sel kanker sebanyak mungkin untuk mencapai remisi, yaitu ketika tidak ada sel kanker yang tersisa di darah dan sumsum tulang serta pasien sudah merasa lebih baik.

Setelah mencapai remisi, pasien jenis leukemia tersebut pun tetap perlu menjalani kemoterapi untuk mencegah kembalinya sel kanker. Fase ini disebut juga dengan pascaremisi. Di fase pascaremisi, selain kemoterapi, pasien juga terkadang melakukan transplantasi sel induk atau stem cell. 

2. Terapi radiasi atau radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel leukemia dan menghentikan pertumbuhannya. Terapi radiasi ini biasanya dilakukan untuk mempersiapkan transplantasi sel induk atau stem cell. 

Saat prosedur dijalankan, Anda diminta untuk berbaring di atas meja. Kemudian, sebuah mesin bergerak di sekitar Anda, mengarahkan radiasi ke titik di mana sel kanker berada atau ke seluruh tubuh Anda.

Pengobatan terapi radiasi biasanya diberikan untuk hampir seluruh jenis leukemia. Berikut penjelasannya:

  • Jenis leukemia ALL, radioterapi bisa diberikan untuk mencegah atau mengobati penyebaran sel kanker ke sistem saraf pusat, persiapan untuk transplantasi sel induk, dan menghilangkan rasa sakit akibat penyebaran sel leukemia ke tulang, terutama jika kemoterapi belum membantu.
  • Jenis leukemia AML, radioterapi biasanya diberikan untuk persiapan transplantasi sel induk dan bila leukemia telah menyebar ke luar sumsum tulang, termasuk ke tulang atau sistem saraf pusat.
  • Jenis leukemia CLL, radioterapi biasanya diberikan bila sel leukemia telah berkembang di sumsum tulang dan menimbulkan gejala seperti rasa nyeri, menyusutkan limpa yang membesar jika kemoterapi tidak berhasil, atau menyusutkan pembesaran kelenjar getah bening di satu area tubuh.
  • Jenis leukemia CML, radioterapi biasanya diberikan bila sel leukemia telah berkembang di sumsum tulang dan menimbulkan gejala seperti rasa nyeri, sel kanker telah menyebar ke luar sumsum tulang, menyusutkan limpa yang membesar jika kemoterapi tidak berhasil, serta persiapan sebelum transplantasi sel induk.

3. Imunoterapi

Imunoterapi atau terapi biologis adalah jenis pengobatan yang menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar dapat melawan leukemia. Jenis terapi biologis yang biasa digunakan untuk leukemia, yaitu interferon, interleukin, dan terapi sel CAR-T.

Beberapa jenis leukemia yang biasanya menggunakan jenis penanganan ini, yaitu CML dan hairy cell leukemia. Pada pasien CML, terapi biologis dengan interferon alfa umumnya diberikan sebagai terapi lini pertama, terutama bagi pasien yang tidak dapat mengatasi efek samping dari terapi target atau resisten terhadap obat-obatan terapi target.

Interferon juga diberikan bagi pasien hairy cell leukemia, terutama bila Anda tidak dapat menjalani kemoterapi atau kemoterapi tidak lagi berpengaruh. Wanita hamil atau yang memiliki tingkat sel darah neutrofil sangat rendah pun tidak direkomendasikan untuk menjalani terapi biologis ini.

Selain jenis leukemia tersebut, pasien ALL pun mungkin bisa mendapat jenis pengobatan ini. Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis pengobatan dan obat yang tepat untuk Anda.

4. Terapi target

obat arv retroviral untuk hiv aids

Terapi target merupakan cara mengatasi leukemia dengan menggunakan obat-obatan yang fokus dan spesifik menyerang sel kanker. Terapi target ini bekerja dengan menghalangi kemampuan sel leukemia untuk berkembang biak dan membelah diri, memotong pasokan darah yang dibutuhkan sel kanker untuk hidup, atau membunuh sel kanker secara langsung.

Meski tampak sama dengan kemoterapi, terapi target lebih kecil kemungkinannya memengaruhi dan membahayakan sel-sel yang sehat. Beberapa obat yang umumnya dipakai dalam terapi target untuk leukemia, yaitu:

  • Antibodi monoklonal, seperti inotuzumab, gemtuzumab, rituximab, ofatumumab, obinatuzumab, atau alemtuzumab.
  • Tyrosin kinase inhibitors, seperti imatinib, dasatinib, nilotinib, ponatinib, ruxolitinib, fedratinib, gilteritinib, midostaurin, ivositinib, ibrutinib, atau venetoclax.

Pengobatan terapi target umumnya diberikan bagi pasien dengan jenis leukemia ALL, CLL, CML, dan hairy cell leukemia. Pada pasien ALL, obat terapi target tyrosin kinase inhibitors biasanya diberikan bersamaan dengan kemoterapi, sedangkan pasien CML bisa sebagai pengobatan lini pertama.

Sementara pada pasien CLL, terapi target biasanya diberikan pada pasien dengan leukemia yang sudah berkembang dan bila sel kanker kembali datang (rekurensi), dan bisa diberikan bersamaan dengan kemoterapi. Namun, jenis pengobatan ini pun bisa diberikan ketika pasien tidak lagi merespon pengobatan kemoterapi.

Adapun pada pasien hairy cell leukemia, obat terapi target yang umumnya diberikan, yaitu rituximab. Obat ini bisa diberikan ketika kemoterapi tidak dapat mengendalikan leukemia atau leukemia kembali lagi setelah kemoterapi dilakukan.

5. Transplantasi stem cell atau sumsum tulang

Cara mengatasi dan mengobati leukemia lainnya, yaitu transplantasi stem cell atau sel induk atau sumsum tulang. Jenis pengobatan ini umumnya dilakukan setelah kemoterapi atau radioterapi.

Prosedur transplantasi dilakukan dengan mengganti sel induk pembentuk kanker darah (yang telah dibunuh dengan kemoterapi/radioterapi) dengan sel baru yang sehat. Sel-sel sehat ini bisa diambil dari tubuh Anda sebelum kemoterapi dan radiasi dilakukan atau dari darah atau sumsum tulang donor.

Sel yang sehat ini kemudian bisa berkembang menjadi sumsum tulang dan sel darah baru yang dibutuhkan tubuh.

Transplantasi sel induk sumsum tulang mungkin dilakukan pada pasien leukemia ALL dan AML pada fase pascaremisi. Adapun untuk pasien leukemia CML, pengobatan ini jarang diberikan.

6. Pengobatan lainnya

Selain jenis pengobatan yang umum di atas, penanganan medis lainnya mungkin dilakukan untuk pasien leukemia. Salah satunya yang sering dilakukan, yaitu operasi pengangkatan limpa.

Hal ini umumnya dilakukan bila limpa membesar akibat sel kanker leukemia dan menimbulkan rasa nyeri, serta kemoterapi atau radioterapi tidak bisa menyusutkannya. Meski demikian, tidak semua pasien akan menjalani hal ini. Konsultasikan selalu dengan dokter untuk jenis pengobatan yang tepat untuk Anda.

The post Ragam Obat dan Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Leukemia appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Memahami Penggunaan Insulin dalam Pengobatan Diabetes Tipe 1

Next Post

Berbincang dengan Guru, Presiden: Jaga Semangat Belajar dan Mengajar di Masa Pandemi

Related Posts

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Next Post
Berbincang dengan Guru, Presiden: Jaga Semangat Belajar dan Mengajar di Masa Pandemi

Berbincang dengan Guru, Presiden: Jaga Semangat Belajar dan Mengajar di Masa Pandemi

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis

Sabtu, 19 September 2026 / 21:33 WIB
Gol Tunggal Arliansyah Bawa Persija Jakarta Tundukkan Java United 1-0

Gol Tunggal Arliansyah Bawa Persija Jakarta Tundukkan Java United 1-0

Sabtu, 19 September 2026 / 21:22 WIB

Osmar Loss Optimistis Dewa United Banten Tundukkan PSS Sleman di Pekan Ketiga BRI Super League

Sabtu, 19 September 2026 / 21:18 WIB
PSM Makassar vs Persita Berakhir 2-2, Tyronne del Pino dan Aleksa Andrejic Cetak Gol

PSM Makassar vs Persita Berakhir 2-2, Tyronne del Pino dan Aleksa Andrejic Cetak Gol

Sabtu, 19 September 2026 / 21:10 WIB
Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Kamis, 17 September 2026 / 19:17 WIB
Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper

Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper

Kamis, 17 September 2026 / 15:15 WIB
Persija Cetak Rekor Jumlah Penonton Tertinggi BRI Liga 1 Musim 2024/2025

Jaga Tren Positif, Shin Tae-yong Waspadai Mobilitas Java United FC jelang Laga Kontra Persija

Kamis, 17 September 2026 / 15:06 WIB
Semarakkan Bulan Kemerdekaan, Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Promo Ini

Mulai Rp950 Ribu, Cek Promo Menginap September Staycation Treats di Hotel Santika Premiere Bintaro

Kamis, 17 September 2026 / 14:50 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang