• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 5 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 16 Juli 2018 / 00:17 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Sleep Foundation pada tahun 2011, Generasi Y (kelahiran 1980-an sampai akhir 1990-an) lebih banyak mengalami masalah kesulitan tertidur daripada generasi sebelumnya. Bahkan sebuah penelitian lain oleh tim ahli dari University of Warwick Medical School di Inggris memperkirakan bahwa saat ini ada sekitar 150 juta penduduk dunia yang mengalami masalah tidur.

READ ALSO

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association menyatakan bahwa generasi Y yang memiliki rentang usia 18-33 tahun mengalami stres lebih tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Lebih dari 50 persen subyek penelitian melaporkan terjaga saat malam hari karena rasa cemas yang disebabkan oleh berbagai masalah. Mulai dari ujian, biaya untuk melanjutkan perguruan tinggi, mencari pekerjaan, pindah ke tempat baru, menikah, dan membangun keluarga menjadi beban pikiran yang mengganjal setiap malam dan membuat otak tidak berhenti berputar.

Saat tidur, manusia tetap menerima suara-suara yang diproses di bagian otak yang bernama korteks auditori. Kepekaan seseorang terhadap suara berbeda-beda, tergantung pada gelombang otak yang diproduksi pada saat kita tidur. Beberapa suara dapat ditangkap sebagai suara yang mengganggu dan suara lain mungkin ditangkap sebagai suara yang menenangkan.

Namun, untuk mengetahui apakah suara tertentu dianggap mengganggu ataupun menenangkan bagi seseorang tidak mudah.

Kenapa suara hujan bisa membantu kita tidur lebih nyenyak?

Otak kita mengartikan berbagai jenis suara yang didengar saat terbangun maupun saat tertidur menjadi sesuatu yang berbahaya atau tidak. Beberapa suara seperti teriakan ataupun suara alarm yang sangat kencang tidak dapat diacuhkan, tapi suara tertentu seperti suara angin yang berhembus ataupun suara deburan ombak dapat kita abaikan.

Suara yang memiliki volume tinggi cenderung lebih sulit untuk diabaikan, tetapi yang lebih penting adalah mengenai karakter suara yang kita dengar apakah dapat merangsang otak kita untuk mengaktifkan sensor bahaya sehingga membangunkan kita dari tidur atau tidak.

Suara hujan, walau terkadang terdengar cukup kencang, tergolong dalam jenis suara yang tidak mengancam sehingga suara hujan dapat meredam suara lain yang dapat membuat kita terjaga, misalnya suara kendaraan yang berlalu. Karakteristik suara hujan masuk sebagai salah satu jenis white noise, yaitu suara yang konstan.

Apa itu white noise?

White noise merupakan suara yang dapat didengar dengan frekuensi antara 20 hingga 20.000 Hertz (Hz) serta memiliki amplitudo serta intensitas yang sama. Salah satu jenis white noise murni yang dapat kita temukan adalah suara yang berbunyi seperti gelombang statis radio atau televisi, tapi jenis suara tersebut sangatlah tidak nyaman untuk didengarkan. Beberapa jenis white noise lainnya dapat berupa:

  • Suara alam seperti suara hujan, deburan ombak, suara jangkrik, suara angin yang berhembus di hutan, dan lain-lain.
  • Suara mesin misalnya suara pendingin ruangan (AC) atau kipas angin maupun suara mesin pencuci baju.

Kebanyakan orang lebih memilih untuk mendengarkan suara-suara tersebut dibandingan mendengarkan white noise murni karena terdengar lebih nyaman.

The post Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Apakah Gampang Berkeringat Bisa Jadi Gejala Penyakit HIV?

Next Post

Yin Yoga vs Hatha Yoga, Dua Jenis Yoga Dengan Manfaat yang Berbeda

Related Posts

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Rayakan HUT Ke-40, Santika Indonesia Bertabur Hadiah
Gaya Hidup

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Rabu, 29 April 2026 / 19:57 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Next Post
Yin Yoga vs Hatha Yoga, Dua Jenis Yoga Dengan Manfaat yang Berbeda

Yin Yoga vs Hatha Yoga, Dua Jenis Yoga Dengan Manfaat yang Berbeda

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Senin, 4 Mei 2026 / 22:48 WIB
The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:48 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 / 14:42 WIB
Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:37 WIB
Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Senin, 4 Mei 2026 / 09:19 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:23 WIB
Penyelenggaraan Umrah Kini Bebas Pajak

Update Haji 2026: Dua Jemaah RI Meninggal, Puluhan Masih Dirawat di Saudi

Sabtu, 2 Mei 2026 / 17:14 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang