TANGERANG, WT – Paramount Land memastikan pembangunan akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 yang terhubung dengan kawasan Paramount Petals telah mencapai penyelesaian konstruksi 100 persen. Saat ini, proyek strategis tersebut memasuki tahapan Pra Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO) sebelum resmi dibuka untuk masyarakat.
Kehadiran akses tol ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung perkembangan kawasan barat Jakarta yang terus tumbuh sebagai pusat hunian dan aktivitas ekonomi. Fenomena perluasan wilayah perkotaan (urban expansion) mendorong lahirnya konsep kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, fasilitas komersial, pendidikan, kesehatan, hingga ruang publik dalam satu kawasan.
Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield, Tangerang menyumbang sekitar 55 persen pasokan residensial baru di wilayah Jabodetabek dan Karawang pada semester kedua 2025. Kondisi tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat untuk tinggal di kawasan penyangga Jakarta yang menawarkan kualitas hidup lebih baik sekaligus didukung akses transportasi yang memadai.
Direktur Project Management Paramount Land, Cok Putra Tri Utama, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi telah selesai dan kini memasuki proses pengujian bersama para pemangku kepentingan.
“Setelah seluruh sertifikasi diterbitkan, proses akan dilanjutkan dengan uji coba operasional dan evaluasi sebelum akses tol dibuka secara resmi. Kami memastikan seluruh tahapan memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Akses tol langsung tersebut dilengkapi enam gerbang tol. Tiga gerbang melayani arus kendaraan dari Jakarta menuju Paramount Petals dan Jalan Pasir Randu, sementara tiga gerbang lainnya melayani kendaraan dari Paramount Petals menuju Jakarta.
Infrastruktur ini juga terhubung dengan jembatan layang berstruktur baja kotak bentang menerus dengan lengkung ganda yang menjadi salah satu konstruksi pertama di Indonesia. Jalur tersebut akan tersambung dengan Jalan Boulevard Paramount Petals sepanjang sekitar empat kilometer hingga Boulevard Sakura, sehingga mempercepat akses menuju Jakarta maupun Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Menurut Cok Putra, selama proses pembangunan Paramount Land menjaga progres proyek sesuai target. Sejumlah pekerjaan utama seperti pembangunan jembatan, ramp, badan jalan, hingga gerbang tol telah diselesaikan tepat waktu.
Memasuki awal 2026, pekerjaan difokuskan pada penyempurnaan infrastruktur, mulai dari pemasangan marka jalan, rambu lalu lintas, sistem penerangan, perangkat keselamatan, penataan lanskap, hingga fasilitas pendukung lainnya.
“Setelah seluruh tahapan pengujian dinyatakan memenuhi persyaratan, akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 ditargetkan segera beroperasi dan menjadi salah satu akses strategis baru di koridor barat Jakarta, khususnya bagi kawasan Paramount Petals,” tambahnya.
Selain membangun akses tol, Paramount Land juga terus mempercepat pengembangan Paramount Petals sebagai kota mandiri. Pengembangan tersebut meliputi pembangunan kawasan hunian, area komersial, sistem sanitasi, jaringan utilitas, hingga sistem drainase terintegrasi untuk mendukung pengendalian banjir.
Berbagai fasilitas publik juga telah beroperasi di kawasan ini, di antaranya Bethsaida Clinic, Community Club Paramount Petals, pusat kuliner Paramount Petals Taman Rasa, Pasar Modern Paramount Petals, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Dengan semakin lengkapnya infrastruktur dan konektivitas, Paramount Petals diproyeksikan menjadi salah satu kawasan hunian dan investasi yang semakin diminati di koridor barat Jakarta, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien. (RIZ)
















Discussion about this post