TANGERANG, WT – Madura United FC bergerak cepat dalam menyusun kekuatan menjelang kompetisi musim 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab ini secara resmi mengumumkan rekrutan legiun asing pertama mereka, yakni Juan Danilo Santacruz Gonzalez, seorang gelandang serang berpengalaman yang pernah mengemban tugas sebagai kapten Timnas Paraguay U-20.
Pengumuman kedatangan pemain berusia 31 tahun tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Madura United, Annisa Zhafarina. Langkah ini diambil manajemen sebagai jawaban atas hasil evaluasi performa tim pada musim lalu.
“Hari ini, kami secara resmi memperkenalkan Juan Danilo Santacruz Gonzalez sebagai bagian dari keluarga baru Madura United,” ujar Annisa dikutip ilegue.id pada Kamis, (2/7/2026).
Nisa—sapaan akrabnya—menjelaskan bahwa lini serang timnya membutuhkan sosok kreator yang andal untuk meningkatkan kreativitas permainan. Danilo dinilai memenuhi kriteria tersebut karena tidak hanya fleksibel dalam bermain di beberapa posisi, tetapi juga memiliki ketajaman dan mentalitas seorang pemenang.
“Kami memboyong Danilo karena kebutuhan tim akan sosok pengatur serangan yang tajam, multiposisi, serta memiliki mentalitas juara,” urai putri dari Achsanul Qosasi tersebut.
Lebih lanjut, Annisa membeberkan rekam jejak mentereng sang pemain di kompetisi Amerika Selatan yang diharapkan mampu menularkan aura positif ke dalam skuad. Danilo tercatat telah mengoleksi empat trofi juara liga di tanah kelahirannya, Paraguay, serta memiliki jam terbang tinggi di ajang bergengsi antarklub se-Amerika Selatan, Copa Libertadores.
Dengan modal pengalaman internasional yang impresif tersebut, manajemen optimistis sang playmaker baru tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan atmosfer sepak bola tanah air.
“Kami sangat percaya perpaduan kemampuan taktis, produktivitas gol dari lini kedua, serta kematangannya di level internasional akan mendongkrak kualitas permainan Madura United. Kehadirannya diproyeksikan membawa pengaruh profesional yang besar agar tim mampu bersaing di kasta tertinggi,” pungkas Annisa. (RIZ)















Discussion about this post