SERANG, WT – Persita Tangerang harus menerima kenyataan pahit saat menjamu Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Berlaga di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang pada Kamis, (23/4/2026) skuad berjuluk Pendekar Cisadane ini dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1.
Pertandingan berjalan sangat alot sejak peluit pertama dibunyikan. Sebagai tuan rumah, Persita berupaya mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Namun, disiplinnya barisan pertahanan Serdadu Tridatu membuat serangan yang dibangun anak-anak Tangerang kerap menemui jalan buntu.
Di sisi lain, Bali United bermain lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik kilat. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata tetap bertahan meski kedua tim sempat saling jual beli serangan.
Petaka Penalti di Babak Kedua
Kebuntuan pecah pada menit ke-61. Bali United mendapatkan hadiah penalti setelah gelandang Persita, Pablo Ganet, dianggap melakukan pelanggaran handball di dalam kotak terlarang.
Diego Campos yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan terukurnya gagal dihalau kiper Igor Rodrigues, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Persita Tangerang meningkatkan intensitas serangan secara agresif. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat usaha menyamakan kedudukan tak kunjung membuahkan hasil hingga laga usai.
Evaluasi Lini Depan
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Bali United untuk terus merangkak naik di papan klasemen. Sementara itu, kekalahan di kandang menjadi sinyal kuning bagi manajemen Persita untuk segera mengevaluasi efektivitas lini serang mereka. Kegagalan mencetak gol di hadapan pendukung sendiri menjadi catatan penting menjelang sisa laga di akhir musim. (RIK)























Discussion about this post