TANGERANG, WT – Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang bersama keluarga pasien yang videonya sempat viral di media sosial telah menggelar pertemuan guna meluruskan persoalan terkait pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan kondusif dengan mengedepankan musyawarah.
Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak menyampaikan kronologi kejadian secara menyeluruh. Hasil pertemuan menyepakati bahwa informasi dan video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan kondisi pelayanan secara utuh karena tidak disertai konteks lengkap.
Manajemen rumah sakit menjelaskan bahwa pasien anak telah mendapatkan pelayanan medis sejak pertama kali datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Proses penanganan mencakup pemeriksaan dokter, observasi medis, hingga rekomendasi rawat inap sesuai indikasi. Penjelasan tersebut telah diterima oleh pihak keluarga pasien.
Perwakilan keluarga pasien, Edih Jayadi, mengakui video yang sempat tersebar dipengaruhi kondisi emosional saat kejadian. “Saat itu suasana memang panik dan penuh kekhawatiran. Setelah bertemu langsung dengan manajemen rumah sakit dan mendapat penjelasan yang lengkap, kami memahami tidak ada penolakan pelayanan. Video yang beredar tidak mencerminkan situasi sebenarnya dan ini murni kesalahpahaman,” ujar Edih, Senin (9/2/2025).
Ia menegaskan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak perlu diperpanjang di ruang publik. “Kami sepakat menyelesaikan ini dengan musyawarah. Harapannya ke depan komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien bisa semakin baik,” tambahnya.
Direktur Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang, dr. Maria Dewi Indrawati, menyampaikan apresiasi atas itikad baik keluarga pasien dalam menyelesaikan persoalan secara dialogis. “Klarifikasi ini penting agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Kami menjadikan masukan dari keluarga pasien sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan komunikasi,” jelas dr. Maria.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak memastikan tidak ada sengketa yang berlanjut. Permasalahan dinyatakan selesai dan menjadi pembelajaran bersama demi peningkatan kualitas layanan di masa mendatang.
Sebagai penegasan, Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menyatakan informasi terkait dugaan penolakan pasien BPJS Kesehatan yang sempat beredar adalah tidak benar dan telah diluruskan melalui pertemuan resmi.
Pihak rumah sakit juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan. (RIK)
























Discussion about this post