TANGERANG, WT – Kekalahan kembali harus diterima Dewa United Banten FC saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Indomilk Arena pada Minggu, 1 Maret 2026 malam WIB, tim tuan rumah takluk dengan skor 0-2.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Dewa United yang gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin. Sebaliknya, Bhayangkara FC justru tampil konsisten dan memperpanjang tren positif mereka di kompetisi musim ini.
Dewa United sebenarnya mencoba tampil agresif sejak awal laga. Namun, rapatnya lini pertahanan Bhayangkara FC membuat upaya tuan rumah kerap menemui kebuntuan. Minimnya kreativitas di lini tengah juga membuat serangan Dewa United mudah dipatahkan.
Petaka bagi Dewa United datang menjelang akhir babak pertama. Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-43 yang sukses dieksekusi oleh Moussa Sidibe. Gol tersebut membuat tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Dewa United berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, mereka kembali kebobolan pada menit ke-59 melalui gol Henry Doumbia yang memanfaatkan celah di lini belakang.
Tertinggal dua gol membuat permainan Dewa United semakin tertekan. Upaya untuk memperkecil ketertinggalan tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar bagi Dewa United, terutama dalam hal efektivitas serangan dan koordinasi lini pertahanan. Bermain di kandang sendiri tanpa mampu mencetak gol menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Di sisi lain, Bhayangkara FC justru tampil impresif dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun. Pelatih mereka, Paul Munster, mengapresiasi kerja keras timnya yang mampu tampil disiplin dan menjaga clean sheet.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bhayangkara FC untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Arema FC pada 10 Maret mendatang di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Sementara itu, Dewa United harus segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh agar tidak terus kehilangan poin dalam lanjutan kompetisi.





















Discussion about this post