TANGERANG, WT – Kawasan Serpong terus berkembang menjadi salah satu pusat hunian dan gaya hidup yang dinamis di wilayah penyangga ibu kota. Didukung konektivitas yang semakin baik serta fasilitas perkotaan yang lengkap, kawasan seluas sekitar 8.000 hektare ini menghadirkan ekosistem hidup yang terintegrasi, mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit, lapangan golf, hingga institusi pendidikan.
Salah satu pengembang yang berperan dalam perkembangan kawasan tersebut adalah PT Summarecon Agung Tbk melalui proyek Summarecon Serpong. Dikembangkan di atas lahan sekitar 850 hektare, kawasan ini dirancang sebagai kota terpadu yang memadukan hunian, area komersial, pendidikan, serta ruang publik dalam satu lingkungan yang nyaman.
Seiring perkembangannya, Summarecon Serpong telah menghadirkan lebih dari 12.000 unit rumah, sekitar 6.000 unit apartemen, 1.800 kavling perumahan, serta sekitar 2.000 unit ruko. Beberapa kawasan hunian utama seperti Pondok Hijau Golf, The Springs, Scientia Garden, dan Symphonia menawarkan karakter hunian yang berbeda namun tetap terhubung dalam satu kawasan terpadu. Produk hunian terbaru seperti Bellefont, Ardea by Heron, dan Finore juga turut menambah pilihan bagi masyarakat.
Fasilitas kawasan juga terus berkembang dengan hadirnya berbagai pusat lifestyle dan bisnis, seperti Summarecon Mall Serpong sebagai pusat belanja dan hiburan, Plaza Summarecon Serpong yang berfungsi sebagai menara perkantoran, hingga Rumah Sakit Saint Carolus Summarecon Serpong. Selain itu, fasilitas rekreasi keluarga seperti SQP Park dan The Springs Club turut melengkapi kehidupan masyarakat di kawasan ini.
Dari sisi pendidikan, berbagai institusi ternama juga hadir di kawasan tersebut, di antaranya Sekolah Terpadu Pahoa, Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Serpong, serta perguruan tinggi seperti Universitas Multimedia Nusantara dan Pradita University. Sementara itu, sektor akomodasi didukung kehadiran sejumlah hotel berbintang seperti JHL Solitaire, Vivere Hotel, serta HARRIS Hotel & Convention Serpong.
Summarecon Serpong juga tengah mengembangkan kawasan kreatif baru bernama The Hood, sebuah creative retail compound seluas 3,9 hektare yang akan menghadirkan area belanja, restoran fine dining, hingga ruang hiburan. Kawasan ini direncanakan menjadi destinasi lifestyle baru di Serpong dan dijadwalkan mulai diperkenalkan pada pertengahan 2026.
Selain pengembangan fasilitas, pengelolaan kawasan juga diperkuat dengan sistem keamanan terintegrasi melalui Command Center yang beroperasi sejak 2023 di kawasan Symphonia. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat kendali keamanan, pemantauan lalu lintas, serta sistem respons cepat untuk memastikan kenyamanan penghuni dan pengunjung.
Akses menuju kawasan ini juga semakin mudah setelah diresmikannya jalan penghubung antara Gading Serpong dan BSD City pada Januari 2025. Jalan tembus tersebut menghubungkan Jalan Boulevard Gading Serpong dengan kawasan BSD City sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat.
Executive Director Summarecon Serpong, Albert Luhur, mengatakan bahwa pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan properti, tetapi juga menciptakan ruang hidup yang berkelanjutan melalui integrasi fungsi kawasan dan konektivitas yang baik. “Akses yang semakin terbuka akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di kawasan Summarecon Serpong,” katanya. (RIZ)
























Discussion about this post