• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 26 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Oleh: Sofia
Kamis, 3 Desember 2020 / 19:47 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Gigi yang kurang rapi tidak hanya membuat wajah Anda menjadi kurang menarik, namun ternyata juga menyimpan masalah kesehatan mulut. Pasang behel atau kawat gigi merupakan salah satu solusi bagi Anda. Berikut tahapan step-by-step dalam proses pemasangan kawat gigi.

Prosedur pasang behel atau kawat gigi

1. Konsultasi ke dokter gigi

Sebelum Anda memasang kawat gigi, Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan fisik dan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan sinar X untuk melihat kondisi gigi Anda. Dari hasil pemeriksaan tersebut dokter gigi akan menilai apakah Anda memerlukan kawat gigi atau tidak.

READ ALSO

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Dokter gigi akan berdiskusi dengan Anda mengenai pilihan terapi yang tepat dan perkiraan berapa lama terapi akan dilakukan. Setelah itu buatlah janji pertemuan berikutnya untuk pemasangan kawat gigi.

2. Prosedur pemasangan kawat gigi

Sebelum kawat gigi dipasang, permukaan gigi Anda akan dibersihkan, dihaluskan dan dikeringkan  agar kawat gigi dapat melekat dengan baik. Sebuah lem kemudian akan dipasang pada permukaan gigi Anda. Setelah itu kawat gigi akan dipersiapkan.

Pada kawat gigi terdapat bracket yang berfungsi sebagai ‘jangkar’ bagi kawat gigi. Bracket juga akan dipasang lem, lalu dilekatkan ke gigi Anda pada tempat yang telah ditentukan sebelumnya. Kelebihan lem akan dibersihkan. Lem tersebut akan disinari dengan cahaya berkekuatan tinggi agar lem menjadi keras sehingga kawat gigi tidak mudah lepas.

Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 20-30 menit tergantung dari tingkat keparahan kondisi gigi Anda.

3. Yang Anda rasakan selama proses pasang behel

Setelah pemasangan kawat gigi, Anda akan merasa tidak nyaman karena kawat gigi yang menarik gigi Anda akan menimbulkan rasa nyeri terutama 4-6 jam setelah prosedur selesai. Nyeri akan bertahan hingga 3-5 hari dan setelah itu akan mulai berkurang. Dokter akan memberikan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa nyeri. 

Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lunak agar tidak menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan.

4. Kontrol rutin

Kontrol rutin ke dokter gigi perlu dilakukan bagi Anda yang memasang kawat gigi. Seiring dengan berjalannya waktu, kawat gigi dapat menjadi longgar sehingga tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengubah posisi gigi Anda.

Anda dianjurkan kontrol rutin untuk melihat perkembangan gigi Anda sekaligus untuk mengencangkan kembali kawat gigi Anda setiap 3-10 minggu tergantung jenis kawat gigi yang Anda gunakan. Kawat gigi modern memiliki daya tahan yang lebih baik sehingga tidak memerlukan kontrol rutin yang terlalu sering.

5. Pelepasan kawat gigi dan perawatan setelah pelepasan

Setelah dokter gigi memastikan bahwa terapi telah selesai, maka kawat gigi akan dilepas. Secara perlahan lem yang telah keras akan dipecah dengan hati-hati. Sisa lem yang masih melekat pada permukaan gigi akan dibersihkan secara hati-hati.

Setelah pelepasan kawat gigi, Anda diharuskan untuk menggunakan alat yang disebut sebagai retainer. Alat ini digunakan di dalam mulut untuk mencegah gigi Anda kembali ke posisi semula. Retainer harus digunakan selama 6 bulan tanpa dilepas, setelah 6 bulan maka Anda boleh menggunakan retainer pada malam hari saja saat tidur. 

Waktu terbaik untuk memasang behel

Menurut Dr. Thomas J. Salinas, D.D.S, dikutip dari Mayo Clinic, biasanya kawat gigi dapat mulai dipasang pada anak ketika semua gigi susunya sudah tanggal. Anda dapat mulai berkonsultasi ke dokter gigi ketika anak berusia tujuh tahun untuk mendapat evaluasi mengenai penggunaan behel.

Namun konsultasi tersebut bukan berarti anak akan langsung dipasangkan behel. Hal ini dilakukan untuk mengetahui masalah yang menyebabkan gigi berantakan sehingga dokter dapat menentukan jenis perawatan apa yang paling sesuai dan efektif.

Pada umumnya, gigi permanen akan tumbuh sempurna pada usia 8 hingga 14 tahun. Saat inilah pemasangan behel dapat dilakukan. 

Dr. Thomas menambahkan bahwa waktu terbaik untuk memasang behel bergantung pada tingkat keparahan dan penyebab gigi berantakan. Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada waktu atau usia pasti mengenai kapan memasang behel. Sebagian anak bahkan sudah mulai menggunakan behel di usia enam tahun.

Apakah orang dewasa juga bisa pakai behel?

Orang dewasa dapat memasang dan melakukan perawatan menggunakan kawat gigi dengan berbagai alasan. Mulai dari kondisi medis hingga sebagai kosmetik.

Menurut American Association of Orthodontists yang dikutip dari Health.harvard.edu, satu dari lima orang yang memasang behel berusia di atas 18 tahun.

Namun, jika Anda berniat untuk memasang behel, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Gigi orang dewasa sudah tidak akan tumbuh lagi, sehingga sebagian perubahan struktur gigi tidak bisa dicapai tanpa operasi.
  • Proses pembenahan atau perawatan menggunakan kawat gigi dapat berlangsung lebih lama dibandingkan dengan anak-anak. Meski proses pembenahan berbeda-beda bagi setiap orang, rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu selama dua tahun.
  • Jika penggunaan behel disertai perawatan dental lainnya, Anda perlu menemui dokter gigi lebih sering agar tidak terjadi efek samping, contohnya seperti penyakit gusi.

Hal penting yang perlu diketahui sebelum pasang behel

Behel memang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di awal pemasangannya. Akan tetapi, behel gigi bisa membantu Anda mengatasi berbagai masalah gigi dan mulut. Nah, berikut hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum pasang behel gigi. 

1. Rata-rata orang memakai kawat gigi selama dua tahun

Umumnya orang memakai kawat gigi selama dua tahun. Namun, durasi pemakaian behel masing-masing orang bisa berbeda. Ini tergantung kondisi gigi Anda masing-masing.

Ada pilihan metode terapi gigi yang lebih cepat. Akan tetapi, biasanya pilihan tersebut tidak direkomendasikan kecuali gigi Anda benar-benar dalam keadaan sehat dan kuat. Selain itu, biasanya terapi tersebut lebih menyakitkan dibandingkan terapi kawat gigi pada umumnya. 

Pasalnya, metode terapi ini melibatkan operasi kecil pada rahang Anda. Jadi, meskipun terapinya berlangsung hanya sekitar enam bulan, proses penyembuhannya terasa lebih tidak nyaman.

2. Usahakan untuk tidak ganti dokter gigi

Lamanya durasi penggunaan behel menyebabkan Anda berisiko ganti dokter gigi.  Oleh karena itu sebelum pasang behel gigi, sebaiknya pertimbangkan dulu apakah Anda bisa rutin kontrol ke dokter gigi yang sama dalam jangka waktu yang panjang. 

Setelah kontrak lama diputus, Anda harus membuat kontrak perjanjian baru dengan dokter gigi berikutnya. Sekali lagi, sebagian besar dokter gigi tidak keberatan melanjutkan perawatan yang sudah Anda jalani bersama dokter gigi sebelumnya.

Namun, ada pula dokter gigi yang mewajibkan untuk memulai terapi lagi dari awal meskipun Anda sudah pernah pasang behel gigi sebelumnya. Ini tentu akan memakan biaya lagi yang tidak murah.

3. Behel plastik yang transparan belum tentu baik untuk Anda

Banyak pasien, terutama anak-anak dan remaja, menginginkan behel plastik yang transparan atau “invisible”. Memang ada behel khusus dari plastik yang tidak begitu terlihat ketika dipasang. Namun, tidak semua pasien dianjurkan untuk menggunakan behel plastik tersebut. 

Akan lebih baik jika Anda mengikuti saran dari dokter gigi daripada memaksakan pakai behel plastik yang transparan. Jika dipaksakan, kemungkinan hasilnya tidak maksimal. Anda pun harus kembali ke jenis kawat gigi yang sesuai dengan kebutuhan gigi Anda. 

4. Nyeri setelah pasang behel gigi itu wajar

Rasa sakit saat pasang behel gigi mungkin menghantui benak Anda. Bagaimana pun, Anda pasti akan merasa tidak nyaman dengan kawat gigi baru Anda. Proses pemasangan kawat gigi sendiri dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman akibat tekanan dari kawat untuk memperbaiki atau merapikan gigi Anda.

Namun, jangan khawatir. Dokter gigi akan memberikan obat pereda nyeri untuk membantu Anda mengurangi rasa sakit tersebut. Rasa tidak nyaman ini akan hilang dalam waktu beberapa minggu. Anda pun akan mulai merasa nyaman dengan kawat gigi Anda setelahnya.

The post Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi? appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Presiden Bertemu Pegiat Reforma Agraria Bahas Solusi Sengketa Tanah

Next Post

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Related Posts

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi
Kesehatan

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Oleh: Rizki
Senin, 25 Mei 2026 / 22:46 WIB
Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke
Kesehatan

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Oleh: Rizki
Kamis, 21 Mei 2026 / 16:58 WIB
Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri
Kesehatan

Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:11 WIB
ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak

Oleh: Rizki
Rabu, 6 Mei 2026 / 09:27 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Oleh: Rizki
Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong
Kesehatan

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
Next Post
7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Hunian Dekat Alam Tak Sekadar Nyaman, Tapi Juga Menyehatkan Mental

Hunian Dekat Alam Tak Sekadar Nyaman, Tapi Juga Menyehatkan Mental

Selasa, 26 Mei 2026 / 13:30 WIB
Lima Unit Usaha APP Group Sabet Penghargaan Top CSR Awards 2026, Salah Satunya Indah Kiat Tangerang

Lima Unit Usaha APP Group Sabet Penghargaan Top CSR Awards 2026, Salah Satunya Indah Kiat Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026 / 08:20 WIB
Gelandang Dewa United Banten: Musim Ini Tidak Bagus

Gelandang Dewa United Banten: Musim Ini Tidak Bagus

Senin, 25 Mei 2026 / 23:35 WIB
Klub Serie A Milik Pengusaha Indonesia Bakal Tampil di Liga Champions

Klub Serie A Milik Pengusaha Indonesia Bakal Tampil di Liga Champions

Senin, 25 Mei 2026 / 23:07 WIB
Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Senin, 25 Mei 2026 / 22:46 WIB
Rayakan Tahun Baru Bertema Galaksi di Atria Hotel & Residences Gading Serpong

Datang ke Atria Bridal Culinary Showcase: Masuk Gratis, Ada Free Food Tasting!

Senin, 25 Mei 2026 / 22:39 WIB
Berbagi Poin dengan Persija, Persita Muda Semakin Dekat ke Semifinal

Komentar Zaki Iskandar Soal Performa Persita Musim 2025/26

Senin, 25 Mei 2026 / 22:35 WIB
Jaga Jakarta jadi Model Modernisasi Keamanan, Studi Demokrasi Rakyat Puji Kinerja Polda Metro Jaya

Jaga Jakarta jadi Model Modernisasi Keamanan, Studi Demokrasi Rakyat Puji Kinerja Polda Metro Jaya

Senin, 25 Mei 2026 / 15:56 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang