• Tentang Kami
  • Contact
Kamis, 29 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Banten

Petani Milenial Baru 21,93 Persen, Seminar Ketahanan Pangan Untirta Ajak Pemuda Terjun ke Pertanian

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 29 Oktober 2026 / 20:11 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Seminar Ketahanan Pangan bertema “Mewujudkan Swasembada Pangan, Kontribusi Pemuda bagi Ketahanan Pangan” di Ruang Student Centre 03, Kampus Utama Sindangsari, Rabu (28/10/2026).

Seminar tersebut menghadirkan akademisi, pelaku usaha lokal, dan tokoh pemuda untuk membahas berbagai tantangan pangan nasional sekaligus peluang pengembangan sektor pangan di Banten.

READ ALSO

Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten, M Azzari Jayabaya Siapkan 10 Program Unggulan

Pendaftaran Ditutup, M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Dosen Teknologi Pangan Untirta, Rifqi Ahmad Riyanto, S.Si., M.Sc., mengawali pemaparannya dengan merujuk pada Global Food Security Index (GFSI) edisi terbaru tahun 2022. Dalam indeks tersebut, Indonesia berada di peringkat ke-63 dari 113 negara dengan skor 60,2.

Dari sejumlah indikator yang dinilai, keterjangkauan pangan Indonesia tergolong kuat dengan menempati peringkat ke-44. Namun, aspek keberlanjutan dan adaptasi masih menjadi kelemahan, dengan posisi Indonesia berada di peringkat ke-83.

Rifqi menegaskan bahwa ketahanan pangan bertumpu pada empat dimensi yang harus terpenuhi secara bersamaan, yaitu ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas. Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Nasional 2026 yang diterbitkan Badan Pangan Nasional, sejumlah wilayah di Banten masih menghadapi kerentanan pangan.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka tersebut meningkat 13,29 persen dibandingkan produksi pada 2024.

“Peningkatan produksi beras perlu diiringi dengan pemerataan distribusi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Selain persoalan distribusi, Rifqi turut mengingatkan masyarakat mengenai risiko perubahan iklim terhadap ketahanan pangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim hujan 2026/2027 mengalami kemunduran di 529 zona musim atau mencakup 61,08 persen luas daratan Indonesia. Kondisi tersebut terjadi di tengah fenomena El Niño yang sangat kuat.

Dari sisi konsumsi, Rifqi mengajak masyarakat untuk mengurangi pemborosan makanan. Berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jumlah makanan yang terbuang diperkirakan mencapai 23–48 juta ton setiap tahun.

“Setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga ketahanan pangan lokal,” kata dia.

Upaya menjaga ketahanan pangan juga dapat dilakukan melalui pengembangan usaha. Ketua Koperasi Anugerah Aren Banten Nusantara (ARENTA), Sarnata, S.P., membagikan pengalamannya dalam mengembangkan produk pangan lokal.

Ia menyoroti potensi produk pangan lokal dari Lebak, Serang, dan Pandeglang yang masih menghadapi kendala distribusi jarak jauh. Salah satu persoalannya adalah karakteristik gula aren yang mudah rusak, pecah, atau meleleh. Selain itu, pemasaran produk tersebut masih bergantung pada pasar tradisional.

Menurut Sarnata, salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah melakukan diversifikasi produk. Pengembangan produk dapat dilakukan melalui berbagai varian, mulai dari gula semut, gula aren koin, dan gula cair hingga produk gula jahe, jahe kunyit, serta jahe temulawak.

Ia menjelaskan bahwa diversifikasi produk tersebut berpotensi meningkatkan nilai jual gula aren hingga empat kali lipat.

Bagi pemuda yang ingin merintis usaha serupa, Sarnata menekankan pentingnya memenuhi persyaratan perizinan, seperti dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta menerapkan model bisnis business-to-business (B2B) untuk menembus pasar di luar Banten.

“Dalam membangun bisnis, diperlukan perencanaan dan struktur yang jelas sejak awal,” ujarnya.

Menurut Sarnata, dua tahun pertama dapat menjadi masa evaluasi untuk menentukan apakah usaha layak dilanjutkan atau memerlukan perubahan strategi. Usaha yang dirintisnya kini telah membina 175 petani aren sebagai penyedia bahan baku.

Jika agribisnis membuka peluang di sisi hilir, regenerasi petani menjadi tantangan penting di sisi hulu sektor pertanian.

Ketua BEM Fakultas Pertanian Untirta 2026, Rafii Rizqi Ramadhan, memaparkan data Sensus Pertanian 2023 BPS yang menunjukkan bahwa jumlah petani milenial berusia 19–39 tahun baru mencapai 6,18 juta orang atau 21,93 persen dari total 28,19 juta petani di Indonesia.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar petani Indonesia masih berasal dari kelompok usia yang lebih tua.

Oleh karena itu, Rafii mendorong mahasiswa untuk melihat peluang yang tersedia di sektor pertanian, tidak merasa gengsi untuk terjun langsung, serta berani mencoba dengan perhitungan yang matang. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah agribisnis yang memiliki potensi ekonomi besar, sebagaimana dicontohkan oleh Sarnata melalui pengembangan usaha gula aren.

Selain regenerasi petani, Rafii membahas peran mahasiswa dalam mendukung penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani.

“Petani di Banten masih membutuhkan pupuk bersubsidi untuk mendukung kegiatan pertanian,” kata Rafii.

Menurutnya, pupuk bersubsidi dapat dimanfaatkan secara optimal apabila petani telah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan memahami tata cara penebusannya.

Rafii juga memaparkan perkembangan penyaluran pupuk bersubsidi di Banten. Mengacu pada data Pupuk Indonesia, hingga akhir Oktober 2026, sekitar 71 ribu ton pupuk bersubsidi telah disalurkan kepada petani di Banten. Sementara itu, stok sekitar 15 ribu ton masih tersedia untuk ditebus oleh petani yang terdaftar menjelang musim tanam Oktober 2026–Maret 2027.

Dalam hal ini, mahasiswa dinilai dapat mengambil peran dengan membantu petani memahami proses pendaftaran e-RDKK. Sistem tersebut diperbarui setiap empat bulan melalui kelompok tani dan penyuluh setempat.

Mahasiswa juga diajak mendukung penyaluran pupuk bersubsidi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Koperasi tersebut kini menjadi salah satu titik penebusan pupuk bersubsidi seiring terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2026, sehingga akses petani terhadap pupuk diharapkan semakin mudah.

Meski demikian, Rafii mengingatkan bahwa keberhasilan panen tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pupuk, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kualitas lahan.

Terkait kondisi cuaca, Rafii memaparkan bahwa pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pasokan air di tengah ancaman kemarau panjang. Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca.

Selain itu, terdapat Program Manunggal Air milik TNI yang berpotensi dimanfaatkan oleh petani di Banten, terutama untuk lahan pertanian tadah hujan. Peluang pemanfaatan program tersebut dapat dijajaki bersama kelompok tani dan pemerintah daerah.

Ketiga narasumber sepakat bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Rifqi menekankan bahwa ketahanan pangan bertumpu pada empat dimensi, yakni ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas. Karena itu, mahasiswa perlu memahami berbagai tantangan yang dihadapi sektor pangan, termasuk risiko iklim.

Sarnata mendorong pemuda untuk melihat pangan lokal, seperti gula aren, sebagai peluang usaha yang menjanjikan apabila dikelola dengan perencanaan yang matang.

Sementara itu, Rafii mengajak mahasiswa untuk mendampingi petani agar bergabung dengan kelompok tani, menggerakkan praktik agribisnis di kalangan pemuda, serta membantu mendorong dan menyosialisasikan program pemerintah di sektor pertanian.

Seminar ini menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, petani, pemuda, dan pelaku usaha, sehingga kemandirian pangan dapat terwujud dari hulu hingga hilir di Banten.

Tags: BantenProvinsi BantenUniversitas Sultan Ageng TirtayasaUntirta

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Related Posts

Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten, M Azzari Jayabaya Siapkan 10 Program Unggulan
Banten

Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten, M Azzari Jayabaya Siapkan 10 Program Unggulan

Oleh: Rizki
Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:41 WIB
Pendaftaran Ditutup, M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten
Banten

Pendaftaran Ditutup, M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Oleh: Rizki
Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:38 WIB
Muprov VII Kadin Banten, Amal Jayabaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2031
Banten

Muprov VII Kadin Banten, Amal Jayabaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2031

Oleh: Rizki
Selasa, 20 Oktober 2026 / 17:03 WIB
Semarak HUT ke-26 Provinsi Banten, 80 Tim Terbaik Tampil di Grand Final Festival Baris
Banten

Semarak HUT ke-26 Provinsi Banten, 80 Tim Terbaik Tampil di Grand Final Festival Baris

Oleh: Rizki
Selasa, 20 Oktober 2026 / 16:59 WIB
KRL Rangkasbitung-Merak Disiapkan, Jalur Ganda dan Elektrifikasi Mulai Dikaji
Banten

KRL Rangkasbitung-Merak Disiapkan, Jalur Ganda dan Elektrifikasi Mulai Dikaji

Oleh: Rizki
Jumat, 2 Oktober 2026 / 22:52 WIB
STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Banten

STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 22 September 2026 / 23:22 WIB

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Petani Milenial Baru 21,93 Persen, Seminar Ketahanan Pangan Untirta Ajak Pemuda Terjun ke Pertanian

Petani Milenial Baru 21,93 Persen, Seminar Ketahanan Pangan Untirta Ajak Pemuda Terjun ke Pertanian

Kamis, 29 Oktober 2026 / 20:11 WIB
Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Wajib Pajak Harus Tahu! Begini Aturan Baru Pembetulan SPT Lewat Sistem Coretax

Kamis, 29 Oktober 2026 / 10:14 WIB
Ratusan Peserta Ikuti Pemeriksaan Mata Gratis JEC dan Syafana Islamic School di Pagedangan

Ratusan Peserta Ikuti Pemeriksaan Mata Gratis JEC dan Syafana Islamic School di Pagedangan

Rabu, 28 Oktober 2026 / 22:01 WIB
Tabligh Akbar Hari Santri di Sepatan, Bupati Tangerang Ajak Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Tabligh Akbar Hari Santri di Sepatan, Bupati Tangerang Ajak Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 / 21:56 WIB
KPK Didesak Tuntaskan Kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo

LSAK Dorong Transparansi dalam Pengangkatan Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah

Rabu, 28 Oktober 2026 / 17:53 WIB
QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina

QUTB GLOBAL Indonesia: Konser Andrea Bocelli Diharapkan Jadi Momentum Perdamaian dan Solidaritas Palestina

Selasa, 27 Oktober 2026 / 22:04 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Waspada Kebakaran! Kabupaten Tangerang Alami 845 Kejadian Sejak Januari hingga 26 Oktober 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 / 21:08 WIB
PSS Sleman Bangkit Diakhir Laga, tetapi Borneo FC Tetap Pulang dengan Tiga Poin

PSS Sleman Bangkit Diakhir Laga, tetapi Borneo FC Tetap Pulang dengan Tiga Poin

Selasa, 27 Oktober 2026 / 21:03 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang