TANGERANG, WT – Warga Desa Wonorejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini bisa bernapas lega. Masalah keterbatasan akses air bersih yang telah lama dirasakan perlahan teratasi berkat kolaborasi antara Muslim Volunteers in East Java (MOVE) dan produsen perpipaan terkemuka, ALVApipe.
Melalui program sosial ini, jaringan pipanisasi sepanjang 10,9 kilometer resmi dibangun untuk mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan langsung ke permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum.
Sebelum proyek ini direalisasikan, kondisi di Desa Wonorejo terbilang memprihatinkan. Koordinator MOVE, Denny Kristanto, mengungkapkan bahwa letak sumber air yang jauh dari perkampungan membuat warga kesulitan menyalurkannya secara mandiri. Akibatnya, hanya sekitar 20 hingga 30 rumah saja yang sebelumnya dapat menikmati akses air bersih. Bahkan, sebagian warga di salah satu dusun terpaksa harus memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci sehari-hari.
“Di Desa Wonorejo sangat kekurangan air bersih. Meskipun ada sumber air, lokasinya jauh dari kampung dan warga tidak bisa mengambilnya secara mandiri ke rumah,” ujar Denny.
Jangkau 145 Rumah dan Fasilitas Umum
Inisiatif kemanusiaan ini dirancang secara matang dengan membangun sistem distribusi air dari sumber menuju tandon-tandon penampungan di beberapa titik strategis. Dari tandon tersebut, air bersih disalurkan menggunakan pipa berkualitas tinggi ke 145 rumah warga.
Tidak hanya permukiman warga, jaringan pipanisasi ini juga mencakup fasilitas umum penting di desa setempat. Sebanyak empat rumah ibadah (Musholla Al Falah, Musholla Darussalam, Musholla Al Muhajirin, dan Masjid Baitul Mukmin) serta tiga lembaga pendidikan (SDN 2 Wonorejo, TK Dharma Wanita 2 Wonorejo, dan PAUD Sinar Pagi Wonorejo) kini turut menikmati aliran air bersih yang memadai.
Dukungan Penuh Pipa HDPE ALVApipe
Dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur ini, MOVE mempercayakan material utamanya kepada ALVApipe. Pilihan jatuh pada pipa HDPE (High-Density Polyethylene) karena dinilai memiliki daya tahan yang tinggi, tahan lama, serta sangat praktis dari segi pemasangan maupun perawatannya.
Kolaborasi ini bermula dari inisiatif pihak ALVApipe yang secara proaktif menghubungi MOVE untuk memberikan dukungan terhadap aksi sosial tersebut. Guna meringankan beban penggalangan dana yang dilakukan oleh para relawan dan donatur, ALVApipe pun memberikan harga khusus atau potongan harga untuk pengadaan material pipa.
“Pihak ALVApipe menghubungi kami untuk support kegiatan ini. Bentuk dukungannya berupa pemberian potongan harga yang sangat membantu di tengah proses penggalangan dana, ditambah kualitas pipa HDPE mereka yang sangat baik dan sesuai kebutuhan lapangan,” tutur Denny.
Chief Marketing Officer (CMO) ALVApipe, Christabelle Priscilla, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam proyek sosial ini merupakan wujud nyata komitmen korporasi dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan riil di tengah masyarakat.
“Kami melihat kegiatan ini sebagai inisiatif yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses air bersih. Harapannya, jaringan yang terbangun ini tidak hanya sukses saat pemasangan, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi warga Desa Wonorejo,” ungkap Christabelle.
Harapan Perawatan Jangka Panjang
Proyek pipanisasi yang resmi beroperasi sejak 18 Oktober 2026 ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas hidup masyarakat, baik untuk keperluan rumah tangga maupun kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan beribadah.
Menutup rangkaian program ini, pihak MOVE berpesan kepada seluruh warga penerima manfaat agar bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan susah payah oleh para relawan dan donatur. Dengan perawatan yang baik, jaringan air bersih tersebut diyakini akan terus mengalir dan memberikan keberkahan dalam jangka waktu yang panjang. (RIZ)















Discussion about this post