TANGERANG, WT – Multimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) dan Kompas Gramedia Group, resmi menggelar seremoni topping off Gedung High School di kawasan Gading Serpong, Tangerang.
Prosesi tersebut menjadi penanda rampungnya struktur utama gedung yang diperuntukkan bagi jenjang Junior High School dan Senior High School. Pencapaian ini juga menunjukkan perkembangan pembangunan yang dimulai melalui groundbreaking pada 9 Februari 2026.
Seremoni diawali sambutan Ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Teddy Surianto, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Puncak kegiatan ditandai dengan penuangan semen terakhir di lantai teratas Gedung High School sebagai simbol selesainya pengerjaan struktur utama. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang diikuti jajaran YMN, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP), MNS, serta tim arsitek dan kontraktor.
Teddy Surianto mengatakan pembangunan Gedung High School tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan pencarian jati diri.
“Masa remaja adalah masa keemasan sekaligus fase krusial dalam pencarian jati diri. Anak-anak usia remaja butuh didengar, ditantang, dan diberikan ruang yang aman untuk bereksplorasi,” ujar Teddy. Ia menjelaskan, gedung tersebut dirancang dengan konsep modern dan humanis, dilengkapi Smart Classroom interaktif, laboratorium, fasilitas olahraga, hingga hall yang mendukung proses pembelajaran serta pengembangan kreativitas dan kepemimpinan siswa.
Dari sisi bangunan, Gedung High School MNS dirancang dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan dan efisiensi energi melalui pemanfaatan cahaya alami serta sirkulasi udara yang optimal. Fasilitasnya mencakup area olahraga indoor dan outdoor, laboratorium modern, ruang belajar berbasis teknologi, perpustakaan, student lounge, multipurpose hall, hingga ruang konseling. MNS juga mencatat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, dengan lebih dari 300 orang tua telah mendaftarkan anaknya untuk jenjang Junior dan Senior High School.
Principal High School MNS, Yosua Iskandar, menambahkan bahwa sistem pendidikan di jenjang High School akan mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum internasional Pearson Edexcel. “Melalui integrasi ini, siswa akan lulus dengan memiliki dua ijazah, yaitu nasional dan internasional. Siswa juga dipandu melalui program Talent Mapping agar akurat dalam menentukan jalur pendidikan, serta dipersiapkan menghadapi ujian standar global,” jelasnya. Setelah topping off, pembangunan Gedung High School MNS akan memasuki tahap finishing sebelum digunakan sebagai lingkungan pendidikan yang menggabungkan teknologi, karakter, kreativitas, dan kesiapan menghadapi pendidikan tinggi. (RIZ)















Discussion about this post