TANGERANG, WT – PT Angkasa Pura Indonesia kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui Program InJourney Green. Sebanyak 10.000 pohon mangrove ditanam di kawasan Pantai Api-api, Kampung Cinampak, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan penghijauan kawasan pesisir tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain menjaga kelestarian lingkungan, program ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah kerja Kantor Regional I.
CEO Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia, I Wayan Darma, mengatakan penanaman mangrove merupakan bagian dari upaya perusahaan menjalankan program lingkungan secara konsisten dan berkelanjutan. “Penanaman 10.000 mangrove hari ini merupakan bagian dari Program InJourney Green yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi kelestarian kawasan pesisir dan masyarakat di sekitarnya,” ujar I Wayan.
Total 54.000 Mangrove di Kabupaten Tangerang
Penanaman mangrove yang dilakukan PT Angkasa Pura Indonesia di Kabupaten Tangerang bukan kali pertama. Program tersebut telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah lokasi.
Sebelumnya, perusahaan telah menanam 21.000 pohon mangrove, kemudian menambah 23.000 pohon di lokasi lainnya. Dengan penanaman 10.000 pohon pada kegiatan kali ini, total mangrove yang telah ditanam PT Angkasa Pura Indonesia di wilayah Kabupaten Tangerang mencapai 54.000 pohon.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat ekosistem pesisir sekaligus memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
DLHK Tangerang Apresiasi Kolaborasi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudarajat, menyambut positif kontribusi PT Angkasa Pura Indonesia dalam menjaga lingkungan pesisir.
Menurutnya, upaya menjaga kelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat.
“Pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi kontribusi PT Angkasa Pura Indonesia melalui penanaman mangrove ini,” kata Ujat.
Ia juga berharap tanaman yang telah ditanam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mendapatkan perawatan secara berkelanjutan agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir.
Penanaman 10.000 mangrove di Mauk menjadi bagian dari komitmen PT Angkasa Pura Indonesia untuk memperkuat agenda keberlanjutan, terutama dalam menjaga ekosistem pesisir.
Melalui InJourney Green, perusahaan berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat serta menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. (RIK)
















Discussion about this post