TANGERANG, WT – Pendekar Cisadane akan menghadapi laga penting saat menjamu Laskar Kalinyamat pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi kesempatan emas bagi Persita untuk mendekati bahkan memecahkan rekor perolehan poin terbanyak klub selama tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Saat ini Persita berada di posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Tim asuhan Carlos Pena hanya membutuhkan tambahan tiga poin lagi untuk menyamai capaian terbaik mereka, yakni 47 poin pada musim 2022/23. Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang Pendekar Cisadane mencatat sejarah baru masih sangat terbuka.
Di sisi lain, Persijap datang ke Tangerang dengan misi berbeda. Tim besutan Marcos Lemos tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi. Persijap kini menempati posisi ke-15 klasemen dengan raihan 31 poin, hanya unggul empat angka dari Persis Solo yang berada di zona merah.
Persijap dipastikan tampil tanpa Borja Herrera yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Sementara Persita juga kehilangan beberapa pemain penting. Rayco Rodriguez tidak bisa dimainkan setelah menerima kartu merah pada laga sebelumnya melawan Borneo FC. Selain itu, Eber Bessa juga dipastikan menepi karena cedera.
Meski demikian, Persita tetap harus mewaspadai lini serang Persijap yang dihuni pemain-pemain berbahaya. Penyerang asal Brasil, Carlos Franca, menjadi ancaman utama di depan gawang. Dukungan dari Alexis Gomez serta Borja Martinez di lini tengah juga dapat merepotkan pertahanan tuan rumah jika tidak diantisipasi dengan baik.
Pada pertandingan sebelumnya kontra Persija, Persijap sempat tampil disiplin dan solid sepanjang babak pertama. Namun konsentrasi mereka menurun di paruh kedua hingga akhirnya kalah 0-2. Catatan itu menjadi evaluasi penting sebelum menghadapi Persita yang tengah berambisi mengamankan poin penuh di kandang.
Persita sendiri memiliki modal positif usai menang 2-1 pada pertemuan pertama musim ini di Jepara, meski kala itu harus bermain dengan 10 pemain. Hasil tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri skuad Pendekar Cisadane jelang laga krusial akhir pekan nanti.
Pelatih Persita diperkirakan akan menekankan pentingnya meminimalkan kesalahan individu yang dalam beberapa pertandingan terakhir kerap berujung gol untuk lawan. Selain itu, efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi agar target meraih kemenangan dan memecahkan rekor poin musim ini dapat tercapai. (RIK)
























Discussion about this post