TANGERANG, WT – Petugas gabungan mengevakuasi seorang bayi yang baru berusia tiga hari dari rumah yang terendam banjir di Gang Buntu, RW 09, Perumahan Puri Kartika Baru, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Minggu (8/3/2026).
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ketinggian air di kawasan tersebut mencapai sekitar satu meter. Kondisi itu membuat petugas harus mencari cara aman agar bayi dapat dikeluarkan dari rumah tanpa terkena genangan banjir.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciledug, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa tim gabungan terpaksa melakukan evakuasi melalui jalur alternatif karena akses dari lantai dasar rumah sudah tidak memungkinkan dilalui.
Menurutnya, lantai satu rumah telah terendam air setinggi sekitar 100 sentimeter. Oleh karena itu, proses penyelamatan dilakukan dari lantai dua dengan cara mengeluarkan bayi melalui jendela rumah.
“Lantai satu sudah terendam banjir dengan ketinggian sekitar satu meter sehingga tidak memungkinkan keluar melalui pintu bawah. Bayi dievakuasi dari kamar di lantai dua, keluar lewat jendela, kemudian menjangkau genting rumah untuk menuju perahu evakuasi,” jelas Agung.
Karena usia bayi yang masih sangat muda, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati. Petugas memastikan posisi bayi tetap aman dengan cara memindahkannya secara estafet dari satu orang ke orang lainnya.
Bayi tersebut pertama kali diserahkan oleh orang tuanya kepada petugas Trantib. Selanjutnya, bayi diteruskan kepada anggota Koramil 04 Ciledug yang sudah bersiap di atas perahu evakuasi untuk membawa mereka ke lokasi yang lebih aman.
Keputusan evakuasi dilakukan demi menjaga keselamatan bayi dan keluarganya. Banjir yang datang secara cepat membuat persediaan makanan dan perlengkapan bayi di dalam rumah menjadi sangat terbatas.
Setelah proses evakuasi selesai, bayi bersama anggota keluarga lainnya dibawa menuju rumah sanak saudara yang berada di wilayah yang tidak terdampak banjir. Sementara itu, ayah sang bayi memilih tetap tinggal di lantai dua rumah untuk menjaga barang-barang milik keluarga. (KEY)
























Discussion about this post