• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jangan Khawatir Bunda, Asma pada Anak Bisa Disembuhkan Kok!

Oleh: Rizki
Senin, 17 Juli 2023 / 15:23 WIB
Asma pada anak. (NET)

Asma pada anak. (NET)

Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, WT – Permasalahan pada pernapasan anak kerap menjadi kekhawatiran para bunda dan ayah, terutama di cuaca pancaroba yang tak menentu akhir-akhir ini. Namun bagi anak-anak yang memiliki Asma, pasti akan menyebabkan anak kesulitan bernapas dan mengganggu kenyamanan mereka untuk bisa bermain dan melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya. Dalam situasi ini, orangtua pasti akan bertanya apakah asma bisa disembuhkan sehingga tidak lagi mengganggu kesehatan anak saat dewasa nanti?

Dokter Spesialis Anak RSIA Grand Family & RSIA Family menjelaskan, dr. Irene Melinda Louis, Sp.A.
asma merupakan penyakit saluran respiratori kronik yang sering dijumpai baik pada anak maupun dewasa. Prevalens asma pada anak sangat bervariasi di antara negara-negara di dunia, berkisar antara 1-18%. Meski tidak menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian pada anak, asma merupakan masalah kesehatan yang penting. Jika tidak ditangani dengan baik, asma dapat menurunkan kualitas hidup anak, membatasi aktivitas, mengganggu tidur, hingga mempengaruhi kualitas belajar. Bagi keluarga dan sektor pelayanan kesehatan, asma yang tidak terkendali akan meningkatkan pengeluaran biaya.

READ ALSO

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Pemahaman dari keseluruhan proses perkembangan penyakit, respon imun yang berhubungan dengan penyakit, genetika, manifestasi klinis, diagnosis, dan penanganan asma telah mengalami banyak kemajuan. Terjadinya asma dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Akan tetapi, faktor mana yang berperan lebih tidak dapat dipastikan karena kompleksitas hubungan kedua faktor tersebut. Asma terjadi karena inflamasi kronik, hiperresponsif dan perubahan struktur akibat penebalan dinding bronkus (remodelling) saluran respiratori yang berlangsung kronik bahkan sudah ada sebelum munculnya gejala awal asma. Penyempitan dan obstruksi pada saluran respiratori terjadi akibat penebalan dinding bronkus, kontraksi otot polos, edema mukosa, hipersekresi mukus.

Gejala klinis pada asma dapat berupa batuk, wheezing (mengi), sesak napas, dada terasa tertekan yang timbul secara kronik dan atau berulang, reversibel, cenderung memberat pada malam atau dini hari, dan biasanya timbul jika ada pencetus.

Diagnosis Asma Pada Anak

Penegakan diagnosis asma pada anak mengikuti alur klasik diagnosis medis yaitu melalui anamnesis, pemeriksaan fisis, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesis memegang peranan sangat penting mengingat diagnosis asma pada anak sebagian besar ditegakkan secara klinis.

1. Anamnesis
Keluhan wheezing dan atau batuk berulang merupakan gejala klinis yang diterima luas sebagai titik awal diagnosis asma.
Dokter perlu melihat karakteristik dari gejala yang dirasakan oleh anak. Hal ini juga dapat menentukan tingkat keparahan asma yang dirasakan oleh si kecil. Karakteristik tersebut yaitu:

● Gejala timbul secara episodik atau berulang.
● Variabilitas, yaitu intensitas gejala bervariasi dari waktu ke waktu, bahkan dalam 24 jam. Biasanya gejala lebih berat pada malam hari (nokturnal).
● Reversibilitas, yaitu gejala dapat membaik secara spontan atau dengan pemberian obat pereda asma.
● Timbul bila ada faktor pencetus.
○ Iritan: rokok, asap bakaran sampah, asap obat nyamuk, suhu dingin, udara kering, makanan minuman dingin, penyedap rasa, pengawet makanan, pewarna makanan.
○ Alergen: debu, tungau debu rumah, rontokan hewan, serbuk sari.
○ Infeksi respiratori akut karena virus
○ Aktivitas fisis: berlarian, berteriak, menangis, atau tertawa berlebihan.
● Adanya riwayat alergi pada pasien atau keluarganya.

2. Pemeriksaan Fisik
Dalam keadaan stabil tanpa gejala, pada pemeriksaan fisik pasien biasanya tidak ditemukan kelainan. Dalam keadaan sedang bergejala batuk atau sesak, dapat terdengar wheezing, baik yang terdengar langsung (audible wheeze) atau yang terdengar dengan stetoskop. Selain itu, perlu dicari gejala alergi lain pada pasien seperti dermatitis atopi atau rinitis alergi, dan dapat pula dijumpai tanda alergi seperti allergic shiners atau geographic tongue.

3. Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan ini untuk menunjukkan variabilitas gangguan aliran napas akibat obstruksi, hiperaktivitas, dan inflamasi saluran respiratori, atau adanya atopi pada pasien.
● Uji fungsi paru dengan spirometri sekaligus uji reversibilitas dan untuk menilai variabilitas. Pada fasilitas terbatas dapat dilakukan pemeriksaan dengan peak flow meter.
● Uji cukit kulit (skin prick test), eosinofil total darah, pemeriksaan IgE spesifik.
● Uji inflamasi saluran respiratori: FeNO (fractional exhaled nitric oxide), eosinofil sputum.
● Uji provokasi bronkus dengan exercise, metakolin, atau larutan salin hipertonik.

Setelah anak mendapatkan diagnosa pasti, dokter kemudian dapat memulai merencanakan penanganan tepat untuk menangani asma pada anak.

Apa Tujuan dari Penanganan?
Perlu dilakukan penanganan jangka panjang asma pada anak untuk mengendalikan asma dan mengurangi risiko serangan, penyempitan saluran respiratori yang menetap dan efek samping pengobatan, sehingga menjamin tercapainya potensi tumbuh kembang anak secara optimal. Secara lebih rinci, tujuan yang ingin dicapai adalah:

1. Aktivitas pasien berjalan normal, termasuk bermain dan berolahraga.
2. Gejala tidak timbul pada siang maupun malam hari.
3. Kebutuhan obat seminimal mungkin dan tidak ada serangan.
4. Efek samping obat dapat dicegah untuk tidak atau sesedikit mungkin terjadi, terutama yang mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Penanganan Jangka Panjang
Penanganan jangka panjang pada asma anak dibagi menjadi dua: tata laksana nonmedikamentosa (penanganan non obat) dan tata laksana medikamentosa (pengobatan dengan pemberian obat pada pasien).

Dalam pengobatan dengan pemberian obat pada pasien, obat asma dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu obat pereda (reliever) dan obat pengendali (controller). Obat pereda disebut juga sebagai obat pelega atau obat serangan. Obat ini digunakan untuk meredakan serangan atau gejala asma bila sedang timbul. Bila serangan sudah teratasi dan gejala tidak ada lagi, maka pemakaian obat ini dihentikan.

Obat pengendali digunakan untuk mencegah serangan asma. Obat ini untuk mengatasi masalah dasar asma yaitu inflamasi respiratori kronik, sehingga tidak timbul serangan atau gejala asma. Obat ini digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yang relatif lama, bergantung pada kekerapan gejala asma dan respons terhadap pengobatan/ penanggulangan.

Sedangkan, penghindaran pencetus asma merupakan bagian dari penanganan non obat pada asma anak selain tata laksana KIE yaitu Komunikasi, Informasi dan Edukasi, baik pada pasien maupun keluarganya. Serangan asma bisa terjadi akibat dua faktor, yaitu kegagalan dalam farmakoterapi jangka panjang dan kegagalan menghindari faktor pencetus, ketika faktor pencetus ini bisa menyebabkan keadaan yang tidak ada gejala menjadi bergejala atau yang gejalanya ringan menjadi berat.

Telah diketahui banyak faktor risiko terhadap kejadian asma pada anak, tetapi ada dua faktor besar yang dipercaya sangat berperan pada kejadian asma, yaitu faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik hampir tak dapat dimodifikasi lagi dalam tata laksana penghindaran pencetus. Sedangkan faktor lingkungan dalam hal ini diklasifikasikan dalam beberapa kategori, antara lain alergen hirupan (indoor dan outdoor), iritan, kondisi komorbid, dan faktor lain. Kunjungi dokter spesialis anak untuk membantu Moms dalam mendiagnosa dan pengobatan.

Itu beberapa informasi terkait diagnosa hingga penanganan jangka panjang dalam menangani asma pada anak. Asma merupakan alergi pada anak yang bisa menyerang kapanpun, sehingga penting bagi orangtua untuk mulai mengetahui risiko dan potensi tersebut sejak dini demi memulai perencanaan penanganan secepatnya. Namun tidak hanya asma, alergi memiliki banyak jenis dan juga faktor yang sebaiknya para orangtua ketahui.

Maka dari itu, jangan tunggu hingga asma anak sudah semakin parah dan segera bawa mereka ke layanan kesehatan terdekat jika sudah menunjukan gejala-gejala asma. Mari beri mereka masa kecil yang lebih ceria dan jangan biarkan asma menghalangi mereka dari itu semua. (RIZ)

Tags: Asma pada AnakGejala AsmaRSIA Grand Family & RSIA FamilyWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Presiden Jokowi Ajak Menteri Luar Negeri ASEAN dan Mitra Menjadi Pemenang yang Terhormat

Next Post

Pebalap Honda Racing Indonesia Juara di Seri Kedua Kejurnas ISSOM 2023

Related Posts

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi
Kesehatan

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Oleh: Rizki
Senin, 25 Mei 2026 / 22:46 WIB
Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke
Kesehatan

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Oleh: Rizki
Kamis, 21 Mei 2026 / 16:58 WIB
Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri
Kesehatan

Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:11 WIB
ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak

Oleh: Rizki
Rabu, 6 Mei 2026 / 09:27 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Oleh: Rizki
Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong
Kesehatan

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
Next Post
Pebalap Honda Racing Indonesia Juara di Seri Kedua Kejurnas ISSOM 2023

Pebalap Honda Racing Indonesia Juara di Seri Kedua Kejurnas ISSOM 2023

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di GBK: Hubner, Romeny, dan Oratmangoen Menggila!

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di GBK: Hubner, Romeny, dan Oratmangoen Menggila!

Jumat, 5 Juni 2026 / 22:19 WIB
Umpan Nathan Tjoe-A-On Berbuah Gol, Justin Hubner Bobol Gawang Oman di Menit ke-12

Umpan Nathan Tjoe-A-On Berbuah Gol, Justin Hubner Bobol Gawang Oman di Menit ke-12

Jumat, 5 Juni 2026 / 20:29 WIB
12,7 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Cisadane

12,7 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Cisadane

Jumat, 5 Juni 2026 / 20:09 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

LSAK: OTT KPK di Kemenimipas Jadi Kado Ultah Pancasila bagi Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 / 13:26 WIB
Reno Salampessy hingga Arkhan Kaka Cetak Gol, Garuda Muda Bungkam Timor Leste 3-0

Reno Salampessy hingga Arkhan Kaka Cetak Gol, Garuda Muda Bungkam Timor Leste 3-0

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:40 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

KPK Ungkap Dugaan Aliran Dana Rp145 Miliar di Imigrasi, Setoran ke Silmy Karim Mengalir Sejak Menjabat Dirjen

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:34 WIB
Ditemukan 8 Luka Sabetan, Polisi Selidiki Kematian Pedagang Cilok di Cikupa

Ditemukan 8 Luka Sabetan, Polisi Selidiki Kematian Pedagang Cilok di Cikupa

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:24 WIB
Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:20 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang