• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 6 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

SGLT-2 Inhibitor Akan Mempercepat Ekpansi Penggunaan Obat Untuk Perawatan Berbagai Penyakit

Oleh: Rizki
Jumat, 13 November 2020 / 18:40 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Jumlah pasien diabetes kian melonjak di seluruh dunia akibat tren pola makan kebarat-baratan, kurangnya aktifitas fisik, dan peningkatan stres SGLT-2 inhibitor akan diperluas tidak hanya untuk perawatan diabetes.

Tetapi juga untuk penyakit jantung dan ginjal Enavogliflozin dari Daewoong Pharmaceutical diharapkan dapat menjadi pengobatan berbasis SGLT-2 inhibitor pertama yang akan diperluas untuk perawatan penyakit lainnya.

READ ALSO

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Diabetes merupakan salah satu penyakit dengan jumlah pasien yang meningkat dengan cepat di seluruh dunia. Menurut data dari International Diabetes Federation, sekitar 463 juta penduduk dunia menderita diabetes dan angka ini diperkirakan akan meningkat hingga 700 juta pada tahun 2045.

Diketahui, diabetes adalah sebuah penyakit dimana kadar gula darah melebihi ambang tertentu karena glukosa dalam darah (gula darah) tidak dapat terkontrol dengan baik. Tubuh kita mengatur gula darah melalui hormon insulin yang dikeluarkan oleh pankreas dan dalam proses tersebut, insulin berperan membantu penyerapan glukosa oleh tubuh. Diabetes selanjutnya dapat dibagi menjadi diabetes tipe 1, di mana pankreas tidak mampu mengeluarkan insulin dengan benar, dan diabetes tipe 2, yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk menyerap glukosa secara efektif pada saat pankreas memproduksi insulin.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis penyakit yang diderita oleh sebagian besar pasien dan disebabkan oleh faktor gaya hidup seperti pola makan kurang sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan stres, dan biasa terjadi setelah usia 40-an. Pasien dengan diabetes tipe 2 berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular dan komplikasi lain serta memerlukan perawatan dan manajemen yang berkelanjutan.

Pasar untuk pengobatan diabetes tipe 2 menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan yang tinggi sebesar 7%. Ukuran pasar dengan nilai sekitar USD40,1 miliar (KRW45 triliun) pada tahun 2016 ini diprediksi akan meningkat hingga USD57,6 miliar (KRW 65 triliun) pada tahun 2021. Secara khusus, tingkat pertumbuhan SGLT-2 inhibitor sangat luar biasa. Ukuran pasar SGLT-2 inhibitor diharapkan akan meningkat sebesar rata-rata 24% secara tahunan dari USD3,7 miliar (KRW4 triliun) pada tahun 2017 menjadi USD11,1 miliar (KRW12 triliun) pada tahun 2022.

SGLT-2 berperan dalam reabsorpsi gula yang keluar dari darah selama produksi urin di ginjal. Oleh karena itu, ketika SGLT-2 dihambat, glukosa dapat dikeluarkan ke dalam urin dengan menghalangi reabsorpsi glukosa di dalam tubulus. Karena pasien diabetes memiliki kadar glukosa dalam darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal, SGLT-2 inhibitor dapat membantu mengontrol gula darah melalui tindakan penghambatan reabsorpsi glukosa ini. Obat SGLT-2 inhibitor dikenal efektif tidak hanya untuk pengobatan diabetes, tetapi juga untuk pengobatan gagal jantung kronis dan gagal ginjal.

SGLT-2 inhibitor yang tersedia di pasar Korea Selatan saat ini adalah Farxiga (AstraZeneca), Jardiance (Boehringer Ingelheim), dan Suglat (Astellas). SGLT-2 inhibitor dari Farxiga cukup menarik perhatian karena obat tersebut terus diperluas penggunaannya untuk perawatan penyakit selain diabetes.

Studi klinis berskala besar mampu membuktikan bahwa bahwa obat tersebut memiliki efek yang manjur untuk perawatan penyakit kardiovaskular dan penyakit ginjal. Hasilnya, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan China mulai memperluas penggunaan obat ini untuk perawatan penyakit kardiovaskular dan ginjal. Baru-baru ini, indikasi gagal jantung telah disetujui oleh Komite Uni Eropa setelah Food and Drug Administration (FDA) AS, dan obat ini telah ditetapkan oleh FDA sebagai ‘perawatan inovatif’ untuk menyembuhkan pasien dengan penyakit ginjal kronis terlepas dari apakah mereka juga mengidap diabetes tipe 2.

Dengan demikian, pasar SGLT-2 inhibitor semakin berkembang pesat, namun belum ada obat SGLT-2 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal Korea Selatan. Akhirnya, pasar dalam negeri Korea Selatan dengan dengan nilai sekitar KRW 100 miliar masih didominasi oleh perusahaan farmasi multinasional. Mengingat situasi saat ini, minat industri terhadap ‘Enavogliflozin,’ yang merupakan kandidat obat SGLT-2 inhibitor yang sedang dikembangkan oleh Daewoong Pharmaceutical, semakin meningkat setiap harinya.

Enavogliflozin telah terbukti memiliki efek penurunan gula darah dan tingkat keamanan yang luar biasa dibandingkan dengan obat lain yang ada di pasaran. Dalam uji klinis fase 2 yang dilakukan pada lebih dari 200 pasien Korea, telah terbukti bahwa hemoglobin terglikasi yang merupakan indikator utama kontrol gula darah dapat menurun lebih dari 30% dibandingkan dengan menggunakan obat SGLT-2 inhibtor lainnya. Selain itu, terdapat maksimal 61% pasien dengan tingkat hemoglobin terglikasi yang menurun pada level ‘7,0% atau lebih rendah (tingkat 7% merupakan target pengendalian diabetes internasional), sedangkan terdapat 72% pasien yang mengalami penurunan tingkat hemoglobin terglikasi lebih dari 0,5% dibandingkan dengan sebelum menerima pengobatan.

Pada September, Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan telah memberikan izin untuk pelaksanaan uji klinis fase 3 terapi kombinasi monoterapi dan metformin. Saat ini, uji klinis fase 3 dilakukan di 30 rumah sakit besar di seluruh negeri. Bulan lalu, Kementerian Keamanan Makanan dan Obat juga telah menunjuk obat ini untuk dilakukan peninjauan jalur cepat pertama di Korea, dan baru-baru ini, uji klinis fase 3 terapi kombinasi 3 obat dengan metformin dan DPP-4 telah disetujui. Peluncuran produk di Korea ditargetkan pada tahun 2023.

Berdasarkan kemanjuran enavogliflozin, Daewoong Pharmaceutical berencana untuk memperluas penggunaan obat tidak hanya untuk diabetes, tetapi juga penyakit yang berkaitan dengan obesitas, jantung, ginjal, dan lainnya. Serta memposisikan obat tersebut sebagai pengobatan terbaik di kelasnya. Daewoong Pharmaceutical menjadi perusahaan pertama di Korea yang mengembangkan obat diabetes baru dengan mekanisme SGLT-2 inhibtor sambil menyelesaikan uji klinis fase 3 dan meluncurkan enavogliflozin di pasar.

“Melalui keberhasilan pengembangan SGLT-2 inhibitor pertama Korea Selatan, Daewoong akan melakukan segala upaya untuk tak hanya meningkatkan status industri farmasi Korea Selatan, tetapi juga memberikan pilihan pengobatan yang sangat baik untuk banyak pasien diabetes di seluruh dunia,” kata CEO Daewoong Pharmaceutical, Seung-ho Jeon. (RLS)

Tags: DaewoongDaewoong PharmaceuticalDiabetesKesehatanWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Butuh Pengantaran Makanan dan Kebutuhan Pokok di Tangerang, Pakai Aplikasi PINTAR

Next Post

Pemkot Tangerang Bagikan 10.000 Face Shield Untuk Pengurus RW

Related Posts

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi
Kesehatan

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Oleh: Rizki
Senin, 25 Mei 2026 / 22:46 WIB
Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke
Kesehatan

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Oleh: Rizki
Kamis, 21 Mei 2026 / 16:58 WIB
Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri
Kesehatan

Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:11 WIB
ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak

Oleh: Rizki
Rabu, 6 Mei 2026 / 09:27 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Oleh: Rizki
Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong
Kesehatan

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
Next Post
Pemkot Tangerang Bagikan 10.000 Face Shield Untuk Pengurus RW

Pemkot Tangerang Bagikan 10.000 Face Shield Untuk Pengurus RW

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di GBK: Hubner, Romeny, dan Oratmangoen Menggila!

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di GBK: Hubner, Romeny, dan Oratmangoen Menggila!

Jumat, 5 Juni 2026 / 22:19 WIB
Umpan Nathan Tjoe-A-On Berbuah Gol, Justin Hubner Bobol Gawang Oman di Menit ke-12

Umpan Nathan Tjoe-A-On Berbuah Gol, Justin Hubner Bobol Gawang Oman di Menit ke-12

Jumat, 5 Juni 2026 / 20:29 WIB
12,7 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Cisadane

12,7 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Cisadane

Jumat, 5 Juni 2026 / 20:09 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

LSAK: OTT KPK di Kemenimipas Jadi Kado Ultah Pancasila bagi Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 / 13:26 WIB
Reno Salampessy hingga Arkhan Kaka Cetak Gol, Garuda Muda Bungkam Timor Leste 3-0

Reno Salampessy hingga Arkhan Kaka Cetak Gol, Garuda Muda Bungkam Timor Leste 3-0

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:40 WIB
Kabar OTT di Tangsel, KPK: Tidak Ada

KPK Ungkap Dugaan Aliran Dana Rp145 Miliar di Imigrasi, Setoran ke Silmy Karim Mengalir Sejak Menjabat Dirjen

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:34 WIB
Ditemukan 8 Luka Sabetan, Polisi Selidiki Kematian Pedagang Cilok di Cikupa

Ditemukan 8 Luka Sabetan, Polisi Selidiki Kematian Pedagang Cilok di Cikupa

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:24 WIB
Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Jumat, 5 Juni 2026 / 09:20 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang