• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 6 November 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Apa Saja Efek Penuaan Terhadap Sistem Saraf?

Oleh: Sofia
Rabu, 17 Juni 2020 / 21:15 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Proses penuaan yang akan dialami akan berpengaruh pada bentuk dan fungsi  tubuh, termasuk sistem saraf. Namun, menua tidak berarti sama dengan sakit.  Untuk itu, ketahui apa saja yang akan terjadi pada tubuh ketika mengalami penuaan agar bisa mengoptimalkan kesehatan. Jadi, apa saja efek penuaan terhadap sistem saraf dan bagaimana cara meminimalkan efeknya? Mari simak paparan berikut ini.

Perubahan bentuk dan fungsi tubuh secara umum

Sebelum memahami efek penuaan terhadap sistem saraf, Anda sebaiknya mengetahui efek penuaan terhadap bentuk dan fungsi tubuh secara umum.

READ ALSO

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur

Berdasarkan data, jika seseorang mencapai usia delapan puluh tahun, maka akan terjadi perubahan bentuk dan fungsi tubuh sebagai berikut.

  • Berat badan pada laki-laki berkurang 12%.
  • Kecepatan metabolisme tubuh menurun 16%.
  • Jumlah alat pengecap (taste buds) pada lidah berkurang 64%.
  • Kekuatan genggaman tangan menurun 45%.
  • Kekuatan pompa jantung menurun 35%.
  • Kemampuan ginjal memflitrasi darah menurun 31%.
  • Berat otak berkurang 10-15%.
  • Aliran darah ke otak menurun 20%.
  • Jumlah serabut saraf berkurang 37%.
  • Kecepatan konduksi saraf menurun 10%.

Apa sajakah efek penuaan terhadap sistem saraf?

Pada suatu tes kognitif yang dilakukan, efek penuaan terhadap sistem saraf perempuan ternyata lebih ringan dibandingkan laki-laki. Beberapa perubahan sistem saraf yang terjadi sebagai efek penuaan yang umum terjadi, seperti:

  • Penurunan ketajaman penglihatan.
  • Penurunan pendengaran hingga ketulian (presbikusis), khususnya pada bunyi dengan nada tinggi. Hal ini juga mengganggu fungsi bicara.
  • Kemampuan menilai aroma dan mengecap berkurang.
  • Berkurangnya kecepatan dan jumlah aktivitas motorik, kecepatan reaksi, keseimbangan, kelincahan, dan kekuatan otot.
  • Perubahan refleks tendon, khususnya pada pergelangan kaki dan lutut.
  • Gangguan merasakan getaran, khususnya pada kaki.
  • Perubahan posisi dan postur tubuh serta cara berjalan yang berakibat mudah terjatuh.
  • Perubahan jadwal tidur dan kesadaran.
  • Sulit menilai rangsangan pada kulit dan rangsangan buang air kecil.

Efek penuaan terhadap daya ingat dan fungsi kognitif

Penurunan daya ingat dan fungsi kognitif lainnya dimulai pada usia tiga puluh tahun dan berlanjut seiring bertambahnya usia. Efek penuaan terhadap sistem saraf ini paling tampak pada kemampuan mengingat, belajar, menerima dan memproses informasi, dan memecahkan masalah. Istilah dari penurunan daya ingat dan fungsi kognitif lainnya disebut Minimal Cognitive Impairment.

Minimal Cognitive Impairment  (MCI), walaupun merupakan faktor risiko Demensia, tentu berbeda dengan penyakit Demensia sendiri. Pada MCI, penurunan daya ingat dan fungsi kognitif tidak memburuk dalam jangka waktu singkat dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga orang yang mengalaminya masih dapat bekerja dan melakukan fungsinya dengan baik.

Berbagai aktivitas yang berkaitan dengan usaha meningkatkan kecerdasan dan bekerja secara teratur dapat membantu mencegah perburukan MCI.

Untuk menilai apakah seseorang mengalami MCI, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga dapat dilakukan suatu tes, yaitu Mini-Mental State Examination (MMSE). Pada MMSE, poin-poin yang akan dinilai adalah orientasi, perhatian, memori, bahasa, dan kemampuan menilai benda dan ruang.

Berbeda dengan MCI, demensia dan delirium bukan hal normal dari penuaan. Demensia merupakan hilangnya fungsi otak disebabkan oleh penyakit yang menyerang otak, misalnya Alzheimer, stroke, dan cedera otak. Delirium merupakan gangguan kesadaran yang terjadi secara tiba-tiba.

Pada delirium, penderita mengalami kebingungan sehingga terjadi perubahan cara berpikir dan tingkah laku. Biasanya, delirium disebabkan oleh penyakit yang tidak berkaitan langsung dengan otak, misalnya infeksi, kadar gula darah yang tidak terkontrol, atau obat.

Efek penuaan sistem saraf pada kepribadian

Efek penuaan terhadap sistem saraf dapat berakibat pada perubahan kepribadian. Tidak seperti fungsi kognitif, perubahan kepribadian ini sulit diukur, namun mengganggu orang tua dan orang-orang sekitarnya. Pernahkan Anda merasakannya?

Orang lanjut usia menjadi sering mengatakan suatu hal berulang-ulang, menjadi lebih egois, kaku, dan sulit menerima pendapat orang lain. Mereka menjadi lebih berhati-hati dan kurang percaya diri.

Bagaimana membantu orang dengan gangguan sistem saraf karena penuaan?

Jika orang tua atau anggota keluarga Anda ada yang mengalami gangguan sistem saraf sebagai efek penuaan, Anda dapat membantunya dengan beberapa hal, seperti:

  • Carilah apa saja yang menjadi kebutuhan pasien dan berikan perhatian pada kebutuhan-kebutuhan itu.
  • Jika dibutuhkan, berikan pertolongan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Mengajak pasien melakukan aktivitas yang bermanfaat, misalnya membaca, berdiskusi atau olahraga untuk lanjut usia.
  • Berkonsultasilah dengan dokter untuk perkembangan kesehatan pasien, terutama jika terjadi perubahan kesadaran secara mendadak.

Tips menjaga kesehatan sistem saraf

Untuk menjaga kualitas hidup pada usia lanjut dan menghindari berbagai efek penuaan terhadap sistem saraf, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan sejak usia muda.

  • Pola tidur teratur.
  • Diet teratur dan mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3.
  • Upayakan tidak mengalami stress berlebihan, seperti beristirahat sejenak, bermeditas, dan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.
  • Olahraga teratur.
  • Rajin membaca.
  • Isi teka-teki silang.
  • Aktif berdiskusi dengan orang lain.

Penuaan memang tidak dapat dicegah, tetapi Anda dapat mengatur proses penuaan tersebut menjadi healthy aging, yaitu menua dan tetap sehat.

The post Apa Saja Efek Penuaan Terhadap Sistem Saraf? appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Automatonophobia, Takut Pada Benda yang Mirip Manusia

Next Post

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Related Posts

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung
Kesehatan

Fibrilasi Atrium Bisa Tak Terasa, Dokter Ungkap 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Oleh: Rizki
Kamis, 1 Oktober 2026 / 09:10 WIB
Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur
Kesehatan

Seraphim Medical Center Hadirkan Brain Wellness & Sleep Center, Fokus pada Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur

Oleh: Rizki
Rabu, 30 September 2026 / 12:47 WIB
Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua
Kesehatan

Alfamart dan Sweety Dorong Tumbuh Kembang Anak Lewat Posyandu dan Edukasi Orang Tua

Oleh: Rizki
Selasa, 15 September 2026 / 11:33 WIB
Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong
Kesehatan

Lebih dari 35 Pasangan Ikuti Couple Prenatal Yoga di Atria Hotel Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 14 September 2026 / 22:34 WIB
Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Next Post
Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Tren Positif Dewa United Bercokol di Papan Atas Klasemen Sementara

Dewa United Banten FC Bidik Poin Penuh di Markas PSIM Yogyakarta

Kamis, 5 November 2026 / 23:23 WIB
Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Kamis, 5 November 2026 / 22:34 WIB
Aksi Akrobatik Alexandre Ramalingom dan Gol Penentu Aleksa Warnai Kemenangan Manis Persita

Jaga Rekor Unbeaten, Persita Tangerang Bidik Tiga Poin Lawan Isenmulang Kalteng FC

Kamis, 5 November 2026 / 22:30 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Persita vs Isenmulang dan Persija vs Persebaya, Ini Jadwal Liga Indonesia Pekan 9

Kamis, 5 November 2026 / 22:22 WIB
Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Rabu, 4 November 2026 / 21:29 WIB
Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 1-2 Lewat Aksi Comeback Spektakuler di Ujung Laga

Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 1-2 Lewat Aksi Comeback Spektakuler di Ujung Laga

Rabu, 4 November 2026 / 16:49 WIB
Yili Indonesia Didapuk TOP Human Capital Award 2026

Yili Indonesia Didapuk TOP Human Capital Award 2026

Rabu, 4 November 2026 / 16:27 WIB
Dewa United Banten Taklukkan Persita Tangerang di I.League Cup 2026/2027

Dewa United Banten Taklukkan Persita Tangerang di I.League Cup 2026/2027

Selasa, 3 November 2026 / 22:43 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang